Mengenal Ukuran Baterai Jam Tangan (Baterai Kancing)


Karena adanya kepedulian dan juga kesadaran terhadap kesehatan dan lingkungan, seiring berjalannya waktu untuk jenis baterai kancing berbahan merkuri ini telah dilarang oleh parlemen euro (EP) pada tahun 2013 lalu. Untuk saat ini jenis baterai berbahan merkuri sudah sangat jarang ada dan perusahaan yang memproduksi baterai tersebutpun sudah tidak ada.

Baca juga: Pengertian Tespen Dan Cara Menggunakannya

Cara Membaca Kode Baterai Kancing

Untuk melakukan penamaan pada baterai ini maka dapat mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh lembaga IEC (International Elektrotechnical Commission) yaitu penamaan yang terdiri dari gabungan anatara beberapa huruf dan angka – angka.



Untuk penamaan huruf memiliki pengertian bahwa bahan kimia pembua baterai ini dan untuk angka – angka merupakan nilai ukuran dari baterai tersebut. berikut untuk tabel dari huruf – huruf yang telah disesuaikan dengan standar dari IEC yaitu:

Dapat dilihat pada tabel diatas untuk kolom huruf merupakan bahan kimia yang sering dipakai pada nama umum. Dan untuk kolom elektroda positif atau negatif dapat menunjukkan bahan kimia yang akan digunakan pada masing – masing elektroda. Untuk kolom tegangan nominal adalah kolom yang menunjukkan bahwa tegangan yang terdapat pada baterai tersebut dan siap untuk digunakan. sedangkan untuk kolm dari batas tegangan akhir merupakan batasan tegangan yang tidak dapat digunakan. jadi tegangan pada baterai ini sudah mencapai titik batas dan akan melakukan stro tegangan.

Baca juga: Gambar Dan Fungsi Avometer Digital Analog

Apabila melihat dari angka – angka yang terdapat paa penamaan baterai dapat digunakan untuk menunjukkan bentuk fisik dari baterai tersebu. Sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh IEC angka yang terdapat pada penamaan terdiri dari 3 sampai 4 angka.

Apabila penamaan terdiri dari 3 angka maka untuk angka pertama dapat menunjukkan diameter dari baterai dan untuk dua angka terakhir pada penamaan dapan menunjukkan tebal dari baterai tersebut. dan untuk penamaan 4 angka, pada dua angka pertama dapat menunjukkan diameter dari baterai tersebut, sedangkan dua angka belakang atau terakhir dapat menunjukkan ukuran dari tebal baterai tersebut. berikut adalah tabel angka yang sesuai dengan standar penamaan oleh IEC yaitu:

Jika suatu penamaan baterai hanya terdiri dari 3 angka saja tanpa adanya huruf maka kombinasi dari ketiga angka tesebut dapat hanya menjelaskan jenis bahan pada baterai dan ukuran fisik seperti yang ada pada kode standar penamaan oleh IEC.

Agar dapat mengetahui hal tersebut kita diharuskan untuk mencari terlebih dahulu datasheet dari produk tersebut dari produsennya. Atau kita dapat menggunakan tabel konversi yang dapat digunakan untuk mencari persamaan dari produk merk tersebut yang berasal dari produsen yang berbeda.

Baca juga: Mengenal Ferrite Bead Dan Kegunaannya

Selain kode standar yang telah ditetapkan oleh lembaga IEC, beberapa dari produsen baterai ini juga menggunakan kode lain untuk beterai buatannya sendiri. Berikut beberapa kode tersebut:

Untuk kode huruf yaitu:

  • AG sebagai bahan baterai yang terbuat dari alkaline
  • SG sebagai bahan baterai yang terbuat dari silver

Dan beeikut untuk kode angkanya yaitu:

  • 1 sebagai kode 621
  • 2 sebagai kode 726
  • 3 sebagai kode 736
  • 4 sebagai kode 626
  • 5 sebagai kode 754
  • 6 sebagai kode 920 atau dapat juga sebagai kode 921
  • 7 sebagai kode 926 atau sebagai kode 927
  • 8 sebagai kode 1120 atau juga sebagai kode 1121
  • 9 sebaga kode 936
  • 10 sebagai kode 1130 atau sebagai kode 1131
  • 11 sebagai kode 721
  • 12 sebagai kode 1142
  • 13 sebagai kode 1154

Baca juga: Pengertian Dan Fungsi Piezoelectric Buzzer

Contoh Cara Membaca

Contoh 1

Dari gambar baterai diatas memiliki kode penamaan yaitu CR2016 yang dapat diartikan yaitu untuk huruf C menandakan bahwa baterai berjenis lithium dan angka 20 merupakan diameter baterai sebesar 20mm dan angka 16 merupakan ketebalan baterai yaitu 1,6mm



Leave a Comment