Mengenal Ukuran Baterai Jam Tangan (Baterai Kancing)


Mengenal Ukuran Baterai Jam Tangan (Baterai Kancing) – Jam sangat berguna bagi manusia untuk melihat waktu. Jam dapat dibagi menjadi beberapa macam salah satunya adalah jam tangan yang mudah untuk dibawa kemana – mana. Jam tangan membutuhkan baterai sebagai sumber daya agar jam tersebut dapat digunakan untuk melihat waktu.



Baterai sendiri memiliki pengertian yaitu suatu benda yang dapat merubah energi kimia yang berada disekitarnya menjadi energi listrik yang dapat digunakan oleh suatu perangkat elektronik. Beberapa peralatan elektronika portabel seperti handphone, laptop, senter, ataupun remot kontrol dapat menggunakan baterai sebagai sumber listriknya.

Baca juga: Menghitung Ampere Hour Baterai Powerbank Dan Aki

Dengan adanya baterai tersebut maka kita tidak memerlukan kabel untuk menyambungkan perangkat elektronik tersebut pada sumber listrik agar alat tersebut dapat bekerja. Dapat diketahui untuk sekarang ini baterai dibagi menjadi dua yait baterai yang hanya sekali pakai (single user) atau baterai yang dapat diisi ulang (rechargeable).

Kedua jenis tersebut juga dapat dikenal sebagai baterai primer dan baterai sekunder. Untuk baterai jenis primer memiliki tegangan 1,5volt dan terdapat berbagai macam ukuran seperti AAA (sangat kecil), AA (kecil), medium (C), dan besar (D). terdapat juga untuk jenis ini baterai kotak dengan tegangan 6volt sampai 9volt.

Pada baterai primer di bedakan lagi menjadi 4 berdasarkan dari bahan untuk membuat baterai tersebut. beberapa jenis tersebut diantaranya adalah baterai zinc – carbon (seng karbon), baterai alkaline (alkali), baterai lithium, baterai oxide.



Baca juga: Perbedaan Rangkaian Seri Dan Paralel Pada Baterai

Untuk artikel kali ini kita membahas baterai kancing. Baterai jenis ini termasuk pada salah satu baterai primer yaitu baterai lithium. Baterai lithium memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan jenis – jenis baterai primer lainnya. Baterai ini memiliki daya simpan sampai 10 tahun dan dapat digunakan pada suhu yang sangat rendah.

Beterai jenis ini biasanya banyak digunakan untuk aplikasi memory backup pada mikrokomputer ataupun jam tangan. Jenis ini biasanya dibuat dengan bentuk yang seperti uang logam atau dapat disebut dengan baterai koin (coin battery) dan juga ada yang menyebutnya sebagai baterai kancing atau button cell.

Baterai kancing atau sering disebut dengan baterai jam tangan ini memiliki bentuk silinder tipis yang umumnya memiliki ukuran 5mm dampai dengan 20mm dan untuk ketebalannya antara 1mm atau 6mm. baterai ini dapat dikatakan sebagai baterai kancing karena bentuknya yang kecil sehingga dapat menyerupai dengan kancing baju. Dapat juga dipanggil sebagai baterai koin karena seperti uang logam (uang koin).

Baterai jenis ini dapat digunakan pada alat elektronik portable yang membutuhkan baterai dengan bentuk yang kecil seperti jam tangan, kalkulator saku, remote control mobil, dan juga terdapat pada alat pendengaran (hearing aids), dll.

Baca juga: Pengertian Dan Jenis Jenis Baterai

Jenis -Jenis Baterai Kancing

Baterai kancing ini termasuk pada jenis baterai primer dimana baterai hanya digunakan untuk sekali pakai saja (singel user). Dapat juga diartikan baetai ini tiak dapat dilakukan pengisian ulang daya baterai atau non – chargeable. Terkadang baterai ini juga ada yang dapat diisi ulang tetapi sangat jarang untuk ditemukan dipasaran.



Terdapat beberapa jenis dari baterai kancing ini yang dibedakan berdasarkan dari bahan dasar untuk membuat baterai tersebut. berikut jenis – jenisnya yaitu baterai kancing silver, baterai kancing alkaline, baterai kancing lithium, baterai kancing zinc – air, dan baterai kancing mercury.

Karena adanya kepedulian dan juga kesadaran terhadap kesehatan dan lingkungan, seiring berjalannya waktu untuk jenis baterai kancing berbahan merkuri ini telah dilarang oleh parlemen euro (EP) pada tahun 2013 lalu. Untuk saat ini jenis baterai berbahan merkuri sudah sangat jarang ada dan perusahaan yang memproduksi baterai tersebutpun sudah tidak ada.

Baca juga: Pengertian Tespen Dan Cara Menggunakannya

Cara Membaca Kode Baterai Kancing

Untuk melakukan penamaan pada baterai ini maka dapat mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh lembaga IEC (International Elektrotechnical Commission) yaitu penamaan yang terdiri dari gabungan anatara beberapa huruf dan angka – angka.

Untuk penamaan huruf memiliki pengertian bahwa bahan kimia pembua baterai ini dan untuk angka – angka merupakan nilai ukuran dari baterai tersebut. berikut untuk tabel dari huruf – huruf yang telah disesuaikan dengan standar dari IEC yaitu:



Dapat dilihat pada tabel diatas untuk kolom huruf merupakan bahan kimia yang sering dipakai pada nama umum. Dan untuk kolom elektroda positif atau negatif dapat menunjukkan bahan kimia yang akan digunakan pada masing – masing elektroda. Untuk kolom tegangan nominal adalah kolom yang menunjukkan bahwa tegangan yang terdapat pada baterai tersebut dan siap untuk digunakan. sedangkan untuk kolm dari batas tegangan akhir merupakan batasan tegangan yang tidak dapat digunakan. jadi tegangan pada baterai ini sudah mencapai titik batas dan akan melakukan stro tegangan.

Baca juga: Gambar Dan Fungsi Avometer Digital Analog

Apabila melihat dari angka – angka yang terdapat paa penamaan baterai dapat digunakan untuk menunjukkan bentuk fisik dari baterai tersebu. Sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh IEC angka yang terdapat pada penamaan terdiri dari 3 sampai 4 angka.

Apabila penamaan terdiri dari 3 angka maka untuk angka pertama dapat menunjukkan diameter dari baterai dan untuk dua angka terakhir pada penamaan dapan menunjukkan tebal dari baterai tersebut. dan untuk penamaan 4 angka, pada dua angka pertama dapat menunjukkan diameter dari baterai tersebut, sedangkan dua angka belakang atau terakhir dapat menunjukkan ukuran dari tebal baterai tersebut. berikut adalah tabel angka yang sesuai dengan standar penamaan oleh IEC yaitu:



Leave a Comment