Cara Menghitung Uji Validitas Kuesioner Dengan Excel


Y= skor seluruh item responden uji coba

Kemudian, untuk menguji signifikan hasil korelasi kita gunakan uji-t. Adapun kriteria untuk menentukan signifikan dengan membandingkan nilai t-hitung dan t-tabel. Jika t-hitung > t-tabel, maka dapat kita simpulkan bahwa butir item tersebut valid.



Rumus T Hitung

Kriteria Pengujian Validitas

Berikut adalah kriteria – kriteria yang perlu diperhatikan dalam melakukan uji validitas. Uji validitas perlu mengkorelasikan antar masing – masing skor item indikator dengan total skor konstruk. Berikut kriteria pengujian validitas:

  • Kriteria pengujiannya yaitu:

H0 diterima apabila r hitung > r tabel, (alat ukur yang digunakan valid atau sahih)

H0 ditolak apabila r statistik ≤ r tabel, (alat ukur yang digunakan tidak valid atau sahih)

  • Cara menentukan besar nilai R tabel

R tabel = df (N-2), tingkat signifikansi uji dua arah. Misalnya R tabel = df (13-2, 0,05). Untuk mendapatkan nilai R tabel kita harus melihat ditebal R.

Baca juga: Rumus Regresi Linear Sederhana

Langkah-langkah Pengujian Validitas Data

Berikut adalah langkah – langkah dalam melakukan pengujian validitas data:

1) Uji Kredibilitas (Validitas Internal)

Uji ini dimaksudkan dimana seorang peneliti dapat diperccaya dalam mengumpulkan data yang real dan dapat mengintepretasikan data autentuk secara akurat. Adapun beberapa point penting dalam pengujian ini adalah:

Triangulasi. Berikut beberapa penjelasan dari masing – masing triagulasi:

  • Triangulasi teknik pengumpulan data digunakan untuk mengecek atau mencari tahu mengenai keabsahan data dengan berbagai teknik pengumpulan data yang sesuai, misalnya adalah wawancara, FGDs, dan observasi.
  • Triangulasi sumber data digunakan untuk mengecek atau mencari tahu mengenai keabsahan sumber-sumber yang digunakan untuk penelitian
  • Triangulasi teori digunakan untuk mengecek atau mencari tahu keabsahan dari teori-teori yang digunakan dalam suatu penelitian
  • Triangulasi peneliti digunakan untuk mengecek atau mencari tahu keabsahan data berdasarkan pandangan para peneliti-peneliti (ahli) yang sesuai dengan penelitian tersebut.

Feedback. Poin ini dapat dugunakan untuk mengurangi bias dari personal peneliti, oleh karena itu peneliti diharapkan mendapatkan masukan dari orang – orang yang berpengalaman atau familiar dengan masalah yang diteliti dan orang – orang lain yang asing dnga penelitan tersebut.

Member check. Dalam penelitan kulitatif diperlukan masukan dari orang – orang yang telh diteliti untuk mengukur apakah analisis dapat sesuai dengan kenyataan dan harapan yang telah mereka alami.

Perbandingan hasil penelitian. Adanya studi – studi yang telah didapatkan dari lingkungan yang berbeda dan kasus – kasus yang banya sehingga dapat dilakukan perbandingan untul melihat tingkat validitas keutuhan dari studi tersebut. kasus yang didapat juga perlu dibandingkan dengan studi orang lainyang berbeda konteks sehingga peneliti dapat memberianinformasi dan hasil analisis data penelitian yang sesua dengan kasus yang telah dialami.

Pernyataan kesediaan informasi. Peneliti diharapkan dapat menyertakan kesepakan yang berkaitan dengan peran dari partisipan dalam suatu penelitian berupa pernyataan seperti keikutsertaan partisipan bersifat sukarela dan berhak mengundurkan diri tanpa paksaan selaa proses pengumpulan data.



Leave a Comment