Uji Hipotesis Satu Sampel Dan Dua Sampel


5) Masukkan variabel Durian pada Test Variable(s).



6) Grouping Variable, pengelompokan ada pada variabel Salesman, maka masukkan variabel Salesman.

7) Klik pada Define Group, seperti gambar

Untuk Group 1 isi dengan 1, yang berarti berisi tanda 1 atau ”salesman-sarjana”.

Untuk Group 1 isi dengan 2, yang berarti grup berisi tanda 2 atau “salesman-akademi”.

8) Setelah selesai, pilih Continue > OK maka keluarannya sebagai berikut:

Setelah dilakukan pengujian diatas dapat ditarik kesimpulan dengan 0,05 diketahui bahwa nilai t – tabel adalah -1.812. H0 dapat diterima karena t – hitung+-1.430>t- tabel = -1.812, sehingga dapat diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan prestasi penjualan dari masing – masing salesman jika dilihat dari tingkat pendidikannya.

Catatan : karena output dari SPSS tidak menampilkan nilai P – value makan kesimpulan dibuat dengan mengunakan pengujian dari statistic uji T.

Baca juga: Cara Menghitung Statistik Deskriptif Dengan SPSS

Uji Dua Sampel Saling Berpasangan Dengan Menggunakan SPSS

Suatu produsen suplemen pelangsing ingin mengetahui apakah suplemen tersebut dapat memiliki efek untuk menurunkan berat badan. Sampel yang digunakan ada 10 orang yang ditimbang berat badanya sebelum dan sesudah mengkonsumsi suplemen tersebut. untuk taraf nyata yang ditetapkan adalah 10%.

1) Masukkan data dalam cell.

2) Dari menu utama, pilih Analyze > Compare-means > Paired-Samples T test.



Leave a Comment