Pengujian Hipotesis Komparatif, Penjelasan Dan Contoh


c.JK dalam kelompok (JKdal)

  • Analisis varians klasifikasi Ganda

Menggunakan rangkuman dari beberapa metode statistik yang akan digunakan untuk pengujian dan sampel diuji secara bersamaan dan terdiri dari dua kategori atau lebih



Statistik Non – Parametrik

Chi Kuadrat K Sampel

Data berupa diskrit atau nominal. Apabila pengujian dinyatakan diterima maka tidak ada perbedaan. Ketika H0 dinyatakan ditolak terjadi antara dua sampek yang berbeda, karena kelompok yang lainnya tidak.

Test Cochran

Datanya berbentuk nominal atau frekuensi dikotomi. Pengujian ini melakukan penilaian dari sebuah jawaban, jadi suatu pernyataan dapat dikatakan benar apabila bernilai 1 dan akan salah apabila bernilai 0.

Test Friedman

Untuk pengujian ini data berbentuk ordinal. Apabila data berbentuk interval atau rasio maka harus dirubah terlebih dahili dalam bentuk ordinal

Sampel Indepenen (Terpisah)

Statistik Parametrik

  • Anova Satu Jalan (Klasifikasi Tunggal)

Langkah langkah pengujian hipotesis pada anova untuk data berpasangan yaitu:

1)Menghitung JK Total.

2)Menghitung JK Antar.

3)Menghitung MK Antar.

4)Menghitung MK Dalam.

5)Menghitung F hitung dengan cara membagi MK antar dengan MK dalam.

6)Membandingkan F hitung dengan F tabel.

7)Membuat keputusan hipotesis Ho ditolak atau diterima.

  • Anova Dua Jalan (Klasifkasi Ganda)

Langkah langkah dalam penggunaan anova dua jalan yaitu:

1)Menghitung JK Total.

2)Menghitung jumlah kuadrat kolom (kolom arah ke bawah).

3)Menghitung jumlah kuadrat baris (baris arah ke kanan).

4)Menghitung jumlah kuadrat interaksi.

5)Menghitung jumlah kuadrat dalam.

6)Menghitung dk.

7)Menghitung mean kuadrat (MK),masing masing JK dibagi dengan dknya.

8)Memasukkan hasil perhitungan ke tabel ringkasan anova dua jalan.

9)Menghitung harga Fhkot,Fhbar dan Fhint.

Statistik Non – Parametris

  • Chi Kuadrat. Digunakan untuk menguji rata – rata dua sampel independen dan memiliki beberapa kategori atau kelas
  • Median Extention (Perluasan Median). data yang digunakan berbentuk ordinal dan independen. Untuk ukuran sampelnya tidak harus sama.
  • Analisis Varians Satu Jalan Kruskal-Walls. Digunakan untuk menguji hipotesis k dengan sampel independen dan berbentuk ordinal.

Baca juga: Uji Hipotesis Statistik Dalam Penelitian

Contoh Kasus

Suatu penelitian dilakukan untuk melihat tingkat produktifitas mahasiswa dalam mengerjakan skripsi untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan pada mahasiswa sesudah diberikan bimbingan oleh dosen pembimbing. Untuk sampek menggunakan 25 mahasiswa yang telah dipilih secara random

Dengan hipotesis seperti berikut:

H0: tidak adanya perbedaan tingkat produktifitas mahasiswa dalam mengerjakan skripsi antara sebelum dan setelah mendapatkan bimbingan dari dosen pembimbing

Ha: adanya perbedaan tingkat produktifitas mahasiswa dalam mengerjakan skripsi antara sebelum dan sesudah mendapatkan bimbingan dari dosen pembimbing

Berikut tabel tingkat produktifias mahasiswa

No. Responden

Tingkat Produktifitas Mahasiswa

Sebelum (X1) Sesudah (X2)
1 75 85
2 80 90
3 65 75
4 70 75
5 75 75
6 80 90
7 65 70
8 80 85
9 90 95
10 75 70
11 60 65
12 70 75
13 75 85
14 70 65
15 80 95
16 65 65
17 75 80
18 70 80
19 80 90
20 65 60
21 75 75
22 80 85
23 70 80
24 90 95
25 75 75
Rata – rata X1 = 74 X2 = 79,20
Simpangan Baku S1 = 7,5 S2 = 10,17
Varians S12 = 56,26 S22 = 103,5

Baca juga: Mengolah Data Uji Hipotesis T-Test Dengan Excel

Baca juga: Cara Memunculkan Data Analysis Excel 2016

Dari data tersebut telah dapat dihitung rata-rata nilai produktivitas sebelum melakukan bimbingan x1 = 74, simpangan baku s1 = 7,5, dan varians s12 = 56,25. Dan rata-rata nilai produktivitas setelah dilakukan bimbingan x2 = 79,20, simpangan baku S2 = 10,17, dan varian ss22 = 103,5.

Demikian ulasan tentang pengujian hipotesis komparatif yang telah mencakup penjelasan beserta dengan jenis – jenis dari hipotesi komparatif dan juga tidak lupa untuk contoh kasus beserta pengujiannya. Semoga ilmu yang disampaikan dapat menambah pengetahuan anda.



Leave a Comment