Uji Hipotesis Asosiatif Non Parametrik


Selanjutnya adalah rumus yang dapat digunakan ketika data memiliki nilai skala yang sama pada setiap variabelnya, untuk tingkat ketidak samaannya tidak lebih dari 20%



Dimana

t= banyaknya anggota kembar pada suatu skor

Keterangan:

Re= Rank (urutan kedudukan) yang kita cari

MR= Mean yang kita cari

n= Banyaknya skor yang kembar

1 dan 12= konstan

Adapun Langkah – Langkah dalam Mencari Rank Yaitu:

1) Berikan peringkat pada nilai-nilai variabel x dari 1 sampai n. Jika terdapat angka-angka sama, peringkat yang diberikan adalah peringkat rata-rata dari angkaangka yang sama.

2) Berikan peringkat pada nilai-nilai variabel y dari 1 sampai n. Jika terdapat angka-angka sama, peringkat yang diberikan adalah peringkat rata-rata dari angkaangka yang sama.

3) Hitung di untuk tiap-tiap sampel ( =peringkat-peringkat )

Apabila dalam pengujian untuk memperhitungkan signifikan dari suatu perhitungan makan dapat menggunakan rumus berikut ini:

Berikut Contoh Kasus Perhitungan Korelasi Spearman Rank

Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui korelasi antara Kadar SGOT (Unit Karmen/100ml) dengan Kolesterol HDL (mg/100ml) pada 7 sampel yang diambil secara random. Hasil pengumpulan data dapat dilihat pada Tabel. Bagaimana kesimpulan yang dapat diambil dari data tersebut? α=0.01

Catatan: Hasil uji normalitas, data tidak terdistribusi normal

Prosedur uji

1) Hipotesis

H0: Tidak ada korelasi antara kadar SGOT dengan HDL

Ha: Ada korelasi antara kadar SGOT dengan HDL

2) Rumusan Hipotesis

Ha: ρ ≠ 0

Ho: ρ = 0

3) Tentukan nilai ρ tabel pada n=7 α=0,01 à 0,8571

4) Hitung nilai ρ hitung

Pengujian

1) Buat tabel penolong untuk menghitung ranking

2) Hitung nilai ρhitung

3) Tentukan nilai ρtabel pada n=7 α=0,01 à 0,8571

4) Kesimpulan

Karena nilai ρhitung (0,964) ≥ ρtabel (0,8571), maka:

– Ho ditolak;

– Ha diterima;

berarti Ada korelasi yang sangat kuat dan positif antara Kadar SGOT dengan Kadar HDL.

Contoh Hasil Yang Menggunakan Perhitungan Korelasi Spearman Rank

Apakah terdapat korelasi antara golongan tingkat penerimaan DAU dengan golongan tingkat kemandirian daerah?

(catatan skala interval dibuat ordinal dengan skala tertentu)



Leave a Comment