Kode Dioda Dan Voltase Dioda


Kode Dioda Dan Voltase Dioda – Dioda zener merupakan salah satu jenis dari dioda. Komponen ini merupakan salah satu komponen yang terdapat pada rangkaian elektronika yang digunakan sebagai penstabil tegangan dan rangkaian penstabil tegangan tersebut sering diaplikasikan pada rangkaian output power supply.



Komponen ini terbuat dari bahan semikonduktor dan memiliki harga yang murah. Dioda zener ini memiliki beberapa variasi tegangan sehingga tidak sulit untuk meemukan pengganti apabila terjadi kerusakan. Ukuran dari komponen inipun juga relatif kecil jadi sangat mudah dalam pengaplikasiannya ke rangkaian. Dioda jenis ini memiliki tegangan jenis breakdown tertentu yang dapat disesuaikan pada seri yang digunakan. sebetulnya semua jenis dioda berbahan dasar sama yaitu bahan semikonduktor.

Baca juga: Cara Pemasangan Dioda Yang Benar

Pengertian Dioda Zener

Dioda zener ini merupakan salah satu komponen elektronik yang dibuat menggunakan bahan semikonduktor dan termasuk dalam jenis dioda yang telah dirancang khusus untuk dapat beroperasi didalam rangkaian reverse bias atau bias balik.

Umumnya dioda zener ini digunakan sebagai penstabil tegangan arus listrik. Hal tersebut dikarenakan arus listrik akan lebih baik dalam keadaan stabil. Akan tetapi juga banyak skema rangkaian dioda zener yang digunakan sebagai pembagi tegangan.

Diketahui bahwa dioda dengan jenis lainnya difungsikan sebagai penyearah arus, akan tetapi berbeda dengan jenis dioda zener ini. Hal tersebut terjadi karena dioda ini telah dirancang khusus agar dapat bekerja dalam rangkaian arus listrik bias balik. Sehingga dioda ini akan dipasangkan dalam sebuah rangkaian elektronik bias masju (forward) yang dapat berguna seperti dioda pada umumnya yaitu penyearah arus.

Akan tetapi jika dioda zener ini dihunakan didalam suatu rangkaian arus listrik dengan bias balik (reverse bias), maka dioda tersebut akan mencapai tegangan breakdown dan juga tegangan dapat menjadi tegangan referensi.



Baca juga: Cara Mengukur Dioda Zener Dengan Multimeter

Cara Kerja Dioda Zener

Doda zener ini bekerja secara terbalik (reverse), berbeda dengan jenis dioda lainnya yang bekerja maju (forward). Apabila digunakan pada rangkaian menjadi dioda biasa, maka dioda zene memiliki aturan layaknya dioda biasa yaitu tegangan maju kurang lebih 0,7V.

Baca juga: Pengertian Dan Prinsip Kerja Dioda Tunnel

Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa dioda zener memiliki besar tegangan breakdown tertentu serta sifatnya tetap. Besar tegangan breakdown ini dapat diukur diantara kaki katoda dan anoda. Hal tersebut katoda akan lebih menjadi positif apabila dibandingkan dengan anoda yang dikarenakan penggunaan dalam rangakaian terbalik. Tegangan katoda dan anoda selalu sama. Berikut ini adalah penjelasan pada masing – masing cara kerja dari dioda zener apabila diletakkan pada rangkaian paralel dan pada rangkaian seri yaitu:

Cara Kerja Dioda Zener Dalam Rangkaian Paralel

Dioda ini aan dirangkai secara parelel untuk jalur masuknya tegangan DC. Untuk tegangan input didalam rangkaian ini adalah sebesar tegangan dioda zener contohnya apabila dioda zener paralel 5V6 maka tegangan output akan sama besar yaitu 5,6V sedangkan untuk cara kerja dari dioda ini akan mengubah – ubah nilai tegangan input contohnya dinaikkan 12V atau diturunkan menjadi 8V.

Apabila dioda tersebut bekerja dengan baik maka tegangan keluarnya akan slalu stabil 5,6V walau besar tegangan input yang berubah – ubah. Jadi kesimpulannya adalah besar tegangan outpt pada rangkaian akan sama besar dengan teganan dari dioda zener. Dan pada dasarnya tegangan output prinsip kerja dioda zener pada rangkaian paralel adalah Vout = Vzener.

Baca juga: Mengenal Kode Kode Transistor

Cara Kerja Dioda Zener Dalam Rangkaian Seri

Dioda zener akan dirangkai secara seri terhadap jalur masuk tegangan IC. Pada umumnya tegangan output dalam rangkaian ini adalah tegangan input yang dikurangani dengan tegangan dioda zener mialnya saja menggunakan dioda zener dengan seri 5V6 dan tegangan inputnya sebesar 10V maka tegangan outputnya menjadi 4,4V.



Apabila doda zener dapat bekerja secara normal, maka untuk jumlah besarnya tegangan output juga akan mengalami naik turun yang sama seperti tegangan masuk. Hal itu dapat disebabkan karena besar tegangan pada dioda zener akan selalu sama atau tetap.

Jadi dapat disimpulkan, besar tegangan output dalam rangkaian tersebut akan tetap sama dengan tegangan masuk yang dikurangi dengan tegangan dioda zener. Maka rumus tegangan output prinsip kerja dioda zener dalam rangkaian seri adalah Vout = Vin – Vzener.

Baca juga: Jenis Jenis Dioda Dan Gambarnya

Fungsi Dioda Zener

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari dioda zener yaitu:

  • Menjadi penyetabil level tegangan.
  • Dapat mendeteksi tegangan tertentu.
  • Menjadi pembatas sinyal input.
  • Dapat dipakai menjadi pengaman Elco Static Discharge (ESD).

Baca juga: Pengertian, Jenis Dan Fungsi Triac

Cara Membaca Kode Dioda Zener

Pada jenis dioda zener ini terdapat kode yang memiliki spesifitkasi dari dioda ini. Dalam melakukan pembacaan kode ini tidak memiliki standar atau aturan khusus. Hal tersebut dikarenakan memang berbeda – beda dan tergantung pada manufaktur pembuatnya, pada umumnya badan dari komponen ini tertulis tegangan kerjanya.

Seperti contohya dioda tersebut menunjukkan angka 5V6 yang memiliki arti bahwa dioda tersebut dapat menstabilkan teganga output 5,6 VDC, begitu pula pada dioda zener 12V dengan kodenya adalah 12V saja.



Akan tetap juga terdapat beberapa manufaktur yang memiliki pengkodean tersendiri seperti dalam kode 1NXXX, hal tersebut membutuhkan tabel pembacaan. Beikut ini aalah kode untuk 1N yaitu:



Leave a Comment