Pengertian Dan Cara Kerja Speaker


Sementara itu, frekuensi sendiri memiliki arti sebagai jumlah getaran yang terjadi dalam jangka waktu satu datu detik. Frekuensi dapat dipengarui oleh kecepatan getaran pada sebuah obyek yang bisa memicu timbulnya suaran. Jika getarannya semakin cepat maka frekuensi yang dimilikinya juga akan semakin tinggi.

Fungsi Speaker Berdasarkan Jenisnya

Speaker sendiri memiliki banyak sekali jenisnya. Setiap jenisnya mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari speaker sesuai dengan jenisnya:



  • Speaker woofer dan subwoofer memiliki fungsi untuk menghasilkan suara yang tinggi dan rendah sehingga biasa disebut sebagai suara bass. Speaker ini seringkali digabungkan dengan speaker tweeter dan midrange supaya bisa menghasilkan suara yang terdengar berbeda dan menarik.
  • Speaker midrange memiiliki fungsi untuk menghasilkan suara yang terdengar lebih fokus dan jelas. Speaker ini hanya digunakan untuk dapat menyempurnakan speaker tweeter dan woofer. Sehingga speaker midrange tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya kedua speaker tersebut.
  • Speaker tweeter memiliki fungsi untuk menghasilkan suara yang berfrekuensi tinggi dan melengking, yang dimana dapat diciptakan karena adanya pukulan pada bagian cymbals drum.
  • Speaker full range memiliki fungsi yang dapat menghasilkan suara tinggi dan rendah secara bersamaan. Namun speaker ini menghasilkan suara yang kurang maksimal jika dibandingkan dengan beberapa jenis speaker yang sebelumnya.

Cara Kerja dan Komponen Speaker

Cara kerja dari speaker adalah mengubah gelombang lisrik (elektrogmagentik) menjadi gelombang suara atau bunyi dengan menggunakan tranduser. Perlu diketahui bahwa komponen-komponen yang ada dalam speaker akan saling berkaitan antara satu sama lain agar bisa menghasilkan suara. Jika ada salah satu bagian atau komponen yang ada dalam speaker bermasalah, maka sudah pasti fungsi speaker tidak bisa berjalan.

Sinyal yang berasal dari gelombang listrik dan sudah masuk dalam speaker akan dikuatkan oleh transduser. Gelombang listrik yang sudah dikuatkan ini akan langsung ditangkap oleh membran speaker yang kemudian diubah menjadi getaran. Getaran yang ada pada membran speaker ini merupakan gelombang suara atau bunyi yang bisa didengar oleh manusia.

Berdasarkan cara kerja tersebut, berikut ini adalah beberapa komponen penting yang ada dalam sebuah speaker.

  1. Magnet

Magnet pada sebuah speaker memiliki fungsi untuk dapat menghasilkan induksi, sehingga nantinya akan tercipta medan magnet dalam speaker. Induksi pada magnet adalah gesekan yang dapat menghasilkan aliran listrik. Aliran listrik inilah yang akan menjadi bagian awal dalam proses audio speaker.

  1. Kumparan

Kumparan dan magnet merupakan komponen penting dalam speaker yang saling berkaitan antar satu sama lain. Komponen ini pada dasarnya memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk mengalirkan arus listrik. Kumparan bisa diartikan sebagai magnet yang bisa menghasilkan arus sesudah proses induksi.

  1. Membran

Membran memiliki fungsi untuk menerima arus atau gaya induksi yang berasal dari magnet. Gaya induksi yang diterima oleh membran ini didapat dari magnet dan kumparan. Kemudian gaya tersebut akan diubah menjadi gelombang getaran sehingga bisa menghasilkan bunyi atau suara.

  1. Conus

Conus memiliki fungsi untuk menangkap arus induksi yang berasal dari kumpuran dan kemudian mengubahnya menjadi gelombang atau yang biasa dikenal sebagai bunyi. Disamping itu, conus juga bisa menghasilkan gelombang dari pergerakan udara yang ada di sekitar komponen.

  1. Casing

Bagian yang tak kalah pentingnya dari perangkat speaker adalah casing. Casing bisa dibuat dari bahan plastik, composite, ataupun logam. Sedangkan fungsinya adalah sebagai pelindung magnet, conus, membran, kumparan, dan semua komponen lain yang ada dalam speaker.

Speaker Aktif dan Pasif



Leave a Comment