Jenis Jenis Soket Listrik atau Colokan Listrik


Inggris merupakan salah satu negara yang menggunakan jenis colokan listrik ini. Dalam soket Inggris sering dijumpai penutup jendela pada kontak yang hidup serta netral. Dengan begitu maka benda asing tidak akan bisa dimasukkan ke dalamnya.

  1. Colokan Tipe H

Colokan Tipe H



Colokan tipe H merupakan salah satu jenis colokan yang tergolong dalam 16 amp, dimana tipe ini terdiri dari dua pin datar yang memiliki bentuk V dan juga pin landasan (sekarang ini telah dihapus untuk versi yang disematkan). Lubang-lubang pada colokan ini cukup lebar di bagian tengah  sehingga bisa mengakomodasi versi yang disematkan dari colokan tipe H dan colokan tipe C.

  1. Colokan Tipe I

Colokan Tipe I

Colokan  tipe I terdiri dari dua pin datar yang memiliki bentuk V dan dilengkapi dengan sebuah pin arde. Namun ada juga versi plug yang hanya mempunyai dua pin datar. Australia merupakan salah satu negara yang menggunakan colokan tipe I dan mempunyai sistem colokan standar golongan 10 amp, namun juga mempunyai konfigurasi soket golongan 15 amp walapun pin ground-nya jauh lebih lebar. Colokan 10 amp standar bisa masuk ke dalam soket 15 amp namun tidak sebaliknya.

  1. Colokan Tipe J

Colokan Tipe J

Colokan yang merupakan golongan 10 amp ini mempunyai dua pin bulat dan sebuah pin grounding. Meskipun sekilas memiliki tampilan yang sama dengan colokan brasil tipe N, tetapi colokan tipe J bisa dibilang tidak kompatibel dengan colokan tipe N tersebut. Hal ini karena memiliki pin arde yang lebih jauh dari garis tengah dibandingkan dengan tipe N. Akan tetapi untuk colokan tipe C lebih kompatibel dengan colokan tipe J.



  1. Colokan Tipe K

Colokan Tipe K

Colokan tipe K merupakan sebuah colokan yang mempunyai dua pin bulat dan pin arde. Jika dilihat secara sekilas, colokan tipe K hampir sama dengan colokan tipe F. Akan tetapi, colokan tipe F mempunyai klip grounding dengan pin grounding. Adapun contoh negara yang pada umumnya menggunakan colokan listrik tipe K adalah Denmark, Bangladesh, dan Madagaskar.

  1. Colokan Tipe L

Colokan Tipe L

Colokan tipe L merupakan jenis colokan yang mempunyai dua golongan, yaitu golongan 10 amp dan juga golongan 16 amp. Untuk versi 10 amp mempunyai dua pin bundar dengan ketebalan 4 mm dan jaraknya sekitar 5,5mm, dengan pin grounding pada bagian tengah. Sedangkan versi 16 amp mempunyai dua pin bulat dengan ketebalan 5 mm,  dengan jarak terpisah dan sebuah pin grounding.

  1. Colokan Tipe M

Colokan Tipe M

Colokan tipe M mempunyai tiga pin bulat yang ada dalam segitiga dan nampak mirip dengan soket India tipe D, namun memiliki pin yang jauh lebih besar. Colokan tipe M ini seringkali digunakan untuk berbagai peralatan yang lebih besar di berbagai negara yang menggunakan colokan tipe D, sehingga colokan di beberapa negara tersebut terkadang juga memiliki fungsi yang sama dengan colokan tipe M.



  1. Colokan Tipe N

Colokan Tipe N



Leave a Comment