Simbol MCB Dan Cara Membaca Kodenya


Tang Kombinasi
Tang Potong
Obeng Min-Plus
Tespen
Palu dan lain lain

Step By Step



  1. Sebelum memasang MCB maka hal terpenting yang harus dilakukan adalah menentukan kabel fasa atau netral. Jika pemasangan MCB berupa penambahan maka untuk menentukan kebel fasa atau netral dapat dilakukan dengan mengunakan TESPEN atau kode warna kabel dari kabel yang ada.
  2. Setelah mengetahui polaritas fasa dan netral maka hal selanjutnya adalah menempatkan Box MCB atau box panel pada tempat yang diinginkan yang didalam box Panel tersebut telah berisi MCB
  3. Siapkan kabel yang nantinya akan di hubungkan dengan MCB di dalam Box panel. Sebagai contoh untuk kabel Fasa, Netral maupun Ground lihat skema cara memasang MCB di atas
  4. Dari contoh skema diatas, hubungkan kabel fasa yang berwarna Hitam (L1) atau Coklat (L2) atau Abu-abu (L3) ke terminal MCB sebagai input. Buka dan tutup terminal sekrup tersebut dengan menggunakan Obeng.
  5. Begitu juga Pada bagian output MCB, buka dan tutup terminal sekrup untuk menghubungkan kabel fasa yang nantikan akan melayani bagian beban atau stop kontak. Pada bagian output diharuskan mempunyai warna yang sama dengan Input agar tidak membingungkan.
  6. Jika pemasangan MCB lebih dari satu buah maka ulangi cara tersebut mulai point 4 dan 5. Jika pembagian beban adalah sefasa atau sama fasa maka cukup kopel/jumper kabel input MCB yang awal dengan yang lainnya. Namun jika pembagian beban dengan berbeda fasa antara MCB satu dengan yang lainnya maka warna kabel juga harus dibedakan.
  7. Untuk kabel Netral dan Ground silakan dihubungkan ke masing-masing netral dan terminal ground untuk kabel Ground (lihat contoh diatas). Terminal netral atau terminal ground tersebut berfungsi sebagai titik penyambungan sebelum menuju beban.

Cara Membaca Kode MCB Listrik

Cara Membaca Kode MCB Listrik

Kode MCB Listrik

Silahkan anda perhatikan gambar diatas! Seperti yang kita ketahui bersama bahwa MCB merupakan perangkat listrik yang memiliki beragam kode identitas. Untuk memudahkan anda dalam memahaminya, berikut ini kami akan menjelaskan bagaimana cara untuk membaca kode MCB listrik.

1. Range Tegangan

Berdasarkan keterangan yang tercantum pada gambar diatas, pada umumnya sebuah MCB listrik memiliki range tegangan mulai dari 230 sampai dengan 400 Volt.

2. Kelas Energi

Untuk kelas energi yang tercantung dalam MCB listrik umumnya dihitung menggunakan satuan Joule. Kelas energi sendiri mempunyai tiga varian kelas, yaitu kelas 1, kelas 2, dan kelas 3. Dalam hal ini angka yang paling tinggi merupakan varian terbaik.

3. Arus Maksimal

Pada gambar diatas sudah sangat jelas bahwa arus maksimal yang dimiliki adalah sebesar 60 Ampere. Anda harus melihat arus maksimal ini sebelum melakukan pembelian MCB listrik supaya bisa sesuai dengan kebutuhan rumah anda.

4. Kapasitas Breaking

Sesuai namanya, kapasitas breaking adalah kapasitas atau kekuatan yang dimiliki oleh sebuah komponen MCB untuk bisa mendapat arus listrik. Sebaiknya  untuk arus listrik yang melalui MCB jangan sampai melampui 6000 Ampere.



Leave a Comment