Simbol MCB Dan Cara Membaca Kodenya


Cara Membaca Kode MCB Dan Simbolnya –  MCB atau Miniature Circuit Breaker merupakan salah satu perangkat yang memiliki peran penting dalam instalasi listrik. Perangkat yang memiliki fungsi utama sebagai pelindung rangkaian listrik ini pada umumnya digunakan untuk mengamankan mesin di pabrik ataupun sebagai pembatas arus di gedung dan rumah.

Disamping itu, MCB juga merupakan alat pemutus atau pemisah suatu sistem arus listrik ke dalam bentuk lebih kecil yang terbagi menjadi beberapa bagian. Mungkin anda pernah melihat suatu instalasi listrik besar yang berisi panel switch. Ini adalah tipe MCB yang memiliki kapasitas lebih besar. Panel ini bisa diatur ON atau OFF sesuai kebutuhan.

Simbol MCB Listrik

Sekarang ini ada banyak sekali jenis MCB listrik yang beredar di pasaran. Namun salah satu tipe yang paling banyak digunakan dan populer di pasaran adalah MCB Schneider. Hal ini karena MCB Schneider memiliki kualitas yang lebih bagus jika dibandingkan dengan tipe MCB lainnya. Namun sebenarnya tipe tidak menjadi masalah penting selama MCB listrik yang dipilih bisa bekerja dengan baik.

Kotak box MCB yang digunakan untuk rumah mempunyai ukuran yang jauh lebih kecil dan mudah untuk dipasang secara langsung. Pada bagian paling luar akan nampak adanya beberapa kode dan panel.

Kode inilah yang akan menunjukkan batas arus, tegangan, dan juga kapasitas. Ketika arus yang masuk telah melampui batas maka bimetal pada MCB listrik akan menjadi melengkung dan akhirnya listrik mati. Jika arus listrik sudah kembali normal, listrik akan berfungsi seperti semula. Sebelum membahas lebih jauh mengenai simbol, dan kode MCB listrik kita akan membahas terlebih dahulu mengenai jenis-jenis MCB.

Baca juga: Pengertian Dan Fungsi MCB

Jenis Jenis MCB Listrik

Berdasarkan ketahanannya, MCB merupakan salah satu komponen yang memiliki banyak jenis dan biasa disebut dengan arus nominal. Beberapa diantaranya adalah 6A, 10A, 13A, 16A, 20A, 25A, 32A, 40A, 50A, 63A, 80A, 100A, dan 125A.

Sementara itu, menurut karakteristik pemutus arus listriknya, MCB listrik merupakan sebuah komponen yang dibagi menjadi 5 jenis, yaitu MCB type B, MCB type C, MCB type D, MCB type K dan MCB type Z. Berikut di bawah ini adalah penjelasan secara singkat mengenai ke lima jenis komponen  MCB listrik tersebut.

  1. MCB Type B

MCB Jenis B

 

 

MCB memiliki ketahanan listrik yang lebih besar, sekitar 3 sampai 5 kali lebih besar dibanding arus maksimum yang tercantum pada fisiknya. Seperti misalnya, jika tercantum bahwa arus maksimumnya 7A maka untuk batas ketahanannya sekitar 21A hingga 35A. Jenis MCB yang satu ini banyak dijumpai di area perumahan, toko maupun industri ringan.

  1. MCB Type C

MCB Jenis C

MCB tipe C merupakan MCB yang memiliki ketahanan listrik yang lebih besar, sekitar 5 sampai 10 kali lebih besar dibanding arus maksimum yang tercantum pada fisiknya. Umumnya jenis ini banyak dijumpai pada gedung yang digunakan sebagai penerangan yang membutuhkan banyak listrik serta motor listrik arus sedang.

  1. MCB Type D

MCB Tipe D

MCB tipe D merupakan MCB listrik yang memiliki ketahanan listrik lebih besar dibandingkan tipe lainnya, sekitar 10 hingga 25 kali lipat dari arus maksimum yang tercantum pada fisiknya.

Jenis MCB ini banyak digunakan pada rangkaian yang membutuhkan lonjakan listrik yang terlalu tinggi saat awal pemakaiannya. Contohnya adalah motor listrik yang membutuhkan daya besar, mesin sinar X-Raya, alat produksi pabrik, dan lain sebagainya.

  1. MCB Type K

MCB Jenis K

MCB Jenis K juga bisa disebut sebagai MCB yang memiliki rating dan breaking capacity kecil. Jenis MCB ini pada umumnya hanya bisa digunakan untuk mengamankan sebuah alat elektronik. Contohnya adalah pada peralatan rumah tangga seperti televisi, kulkas, dispenser, dan lain sebagainya.

  1. MCB Type Z

MCB Tipe Z

Sama dengan MCB tipe K, jenis MCB Z yang satu ini juga biasa disebut sebagai MCB dengan rating dan breaking capacity kecil. MCB tipe Z merupakan jenis MCB yang pada umumnya digunakan sebagai rangkaian semikonduktor dan trafo yang sangat sensitif dengan tegangan listrik. Komponen ini akan memutuskan serta menghubungkan kembali aliran listrik yang telah terjadi pada rangkaiannya.

Simbol MCB Listrik

Simbol MCB Listrik

Simbol MCB Listrik

  1. Kapasitas Breaking

Untuk bisa membaca kode listrik maka anda harus bisa mengenali kapasitas breaking listrik. Sebagai contoh 12 A, maka hal ini berarti bahwa listrik maksimal adalah arus sebesar 12 A. Anda pun bisa mengira sendiri apa saja yang bisa digunakan di rumah supaya listrik tetap dalam keadaan menyala.

  1. Batas Tegangan

Simbol MCB tebaru menggunakan kode dan penamaan yang cukup mudah untuk dipahami oleh masyarakat Awam. Anda bisa melihat daftar kode batas tegangan, contoh 100 sampai 220V yang berarti menunjukkan bahwa tegangan yang paling maksimal adalah 220 Volt.

  1. Kelas Energi

Kode terakhir yang biasa dicantumkan adalah kelas energi. Di rumah, kode yang satu ini sering menggunakan phase 1 dengan ukuran kotak kecil. Ada pula yang menuliskan MCB 3 Phase. Ini adalah tipe instalasi listrik yang memiliki tegangan tinggi.

Cara Setting / Pasang MCB Listrik

Alat dan bahan yang di perlukan haruslah disiapkan sebelum kita memasang MCB

Bahan – Bahan :

MCB (Ukuran Ampere disesuaikan)
Box MCB atau Box Panel
Sekrup
Isolasi (Jika perlu)
Paku Sadel
Kabel NYA/NYM (Minimal dengan ukuran 2,5 mm2)

Alat – alat :

Tang Kombinasi
Tang Potong
Obeng Min-Plus
Tespen
Palu dan lain lain

Step By Step

  1. Sebelum memasang MCB maka hal terpenting yang harus dilakukan adalah menentukan kabel fasa atau netral. Jika pemasangan MCB berupa penambahan maka untuk menentukan kebel fasa atau netral dapat dilakukan dengan mengunakan TESPEN atau kode warna kabel dari kabel yang ada.
  2. Setelah mengetahui polaritas fasa dan netral maka hal selanjutnya adalah menempatkan Box MCB atau box panel pada tempat yang diinginkan yang didalam box Panel tersebut telah berisi MCB
  3. Siapkan kabel yang nantinya akan di hubungkan dengan MCB di dalam Box panel. Sebagai contoh untuk kabel Fasa, Netral maupun Ground lihat skema cara memasang MCB di atas
  4. Dari contoh skema diatas, hubungkan kabel fasa yang berwarna Hitam (L1) atau Coklat (L2) atau Abu-abu (L3) ke terminal MCB sebagai input. Buka dan tutup terminal sekrup tersebut dengan menggunakan Obeng.
  5. Begitu juga Pada bagian output MCB, buka dan tutup terminal sekrup untuk menghubungkan kabel fasa yang nantikan akan melayani bagian beban atau stop kontak. Pada bagian output diharuskan mempunyai warna yang sama dengan Input agar tidak membingungkan.
  6. Jika pemasangan MCB lebih dari satu buah maka ulangi cara tersebut mulai point 4 dan 5. Jika pembagian beban adalah sefasa atau sama fasa maka cukup kopel/jumper kabel input MCB yang awal dengan yang lainnya. Namun jika pembagian beban dengan berbeda fasa antara MCB satu dengan yang lainnya maka warna kabel juga harus dibedakan.
  7. Untuk kabel Netral dan Ground silakan dihubungkan ke masing-masing netral dan terminal ground untuk kabel Ground (lihat contoh diatas). Terminal netral atau terminal ground tersebut berfungsi sebagai titik penyambungan sebelum menuju beban.

Cara Membaca Kode MCB Listrik

Cara Membaca Kode MCB Listrik

Kode MCB Listrik

Silahkan anda perhatikan gambar diatas! Seperti yang kita ketahui bersama bahwa MCB merupakan perangkat listrik yang memiliki beragam kode identitas. Untuk memudahkan anda dalam memahaminya, berikut ini kami akan menjelaskan bagaimana cara untuk membaca kode MCB listrik.

1. Range Tegangan

Berdasarkan keterangan yang tercantum pada gambar diatas, pada umumnya sebuah MCB listrik memiliki range tegangan mulai dari 230 sampai dengan 400 Volt.

2. Kelas Energi

Untuk kelas energi yang tercantung dalam MCB listrik umumnya dihitung menggunakan satuan Joule. Kelas energi sendiri mempunyai tiga varian kelas, yaitu kelas 1, kelas 2, dan kelas 3. Dalam hal ini angka yang paling tinggi merupakan varian terbaik.

3. Arus Maksimal

Pada gambar diatas sudah sangat jelas bahwa arus maksimal yang dimiliki adalah sebesar 60 Ampere. Anda harus melihat arus maksimal ini sebelum melakukan pembelian MCB listrik supaya bisa sesuai dengan kebutuhan rumah anda.

4. Kapasitas Breaking

Sesuai namanya, kapasitas breaking adalah kapasitas atau kekuatan yang dimiliki oleh sebuah komponen MCB untuk bisa mendapat arus listrik. Sebaiknya  untuk arus listrik yang melalui MCB jangan sampai melampui 6000 Ampere.

5. MCB 3 Phase

mcb 3 fase

Cara Kerja MCB

MCB bekerja dengan cara memutuskan hubungan listrik yaitu dengan memanfaatkan panas yang dihasilkan dari aliran listrik sesuai dengan beban listrik yang digunakan.

Karena pada bagian kontak MCB terdapat bimetal yang akan terputus kontaknya jika panasnya cukup untuk memuaikan bimetal atau dengan kata lain arus nya melebihi kapasitas MCB itu sendiri.

MCB adalah komponen yang umumnya dipasang pada setiap KWH Meter yang berfungsi sebagai pengaman jika terjadi korsleting listrik dan juga tentunya sebagai pembatas arus atau batas pemakaian daya sesuai dengan daya terpasang di rumah kita. Sehingga tentunya nilai kapasitas MCB akan berbeda beda tergantung kapasitas daya terpasang dari PLN.

Terdapat banyak pilihan daya jenis ukuran MCB mulai dari 1A, 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A bahkan 60A seperti contoh gambar diatas.
Untuk menghitung kapasitas arus maximal yang bisa dialirkan MCB mudah saja yaitu dengan cara mengalikan kapasitas arus MCB dengan tegangan PLN yaitu 220 V.

Misalnya :

Untuk MCB 6A :

6A x 220V = 1320 VA

Untuk MCB 10A :

10A x 220V = 2200 VA

Jadi untuk MCB 10A bisa dialirkan arus listrik maximal sebesar daya reaktif sebesar 2200VA yang secara kasarnya konsumen sering menyebutnya Watt, walaupun secara perhitungan sebenarnya berbeda.

Baca juga: Rumus Watt, Volt, Ampere

Dari rumus diatas juga tentunya diketahui tidak sembarangan dalam menentukan ukuran MCB yang akan dipasang di sebuah instalasi listrik, tentunya jika diketahui daya maksimal keseluruhan di sebuah rumah adalah 1300 VA maka MCB yang dipasang bukanlah yang 6A tetapi dipasang ukuran MCB yang lebih besar.

Alasannya adalah supaya ketika semua alat listrik di rumah dinyalakan bersamaan MCB tidak turun / trip / jepret. Selain itu harus diperhatikan bahwa penggunaan MCB yang tidak sesuai bisa menyebabkan kebakaran.

Leave a Comment