Macam Macam Jenis Lampu Dan Simbolnya


Kelebihan Lampu TL:

  • Lampu TL atau neon ini menghasilkan cahaya yang lebih terang dan tidak boros energi jika dibandingkan lampu pijar.
  • Lebih menghemat biaya karena bisa digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama daripada lampu pijar, bahkan 7 kali lipat lebih awet sehingga nantinya tidak perlu mengganti bohlam lampu dalam waktu dekat.
  • Mengeluarkan cahaya warna yang lebih bervariasi.
  • Ramah lingkungan karena hanya dengan satu lampu saja sudah bisa digunakan cukup lama.

Pemakaian:



Lampu TL biasanya di digunakan di beberapa tempat yang membutuhkan cahaya lebih terang tetapi menghemat energi, seperti misalnya di rumah sakit, kantor, industri, dan jalan raya. Jenis lampu ini juga bisa digunakan untuk keperluan rumah tangga, seperti misalnya di ruang dapur dan ruang makan.

Baca juga: Cara Kerja Lampu TL

  1. Lampu Neon Kompak (Compact Fluorescent Light / CFL

Lampu Neon Kompak

Lampu neon kompak dalam bahasa Inggris biasa disebut dengan nama Compact Fluorescent Light (CFL). Karakteristik yang dimiliki oleh lampu neon kompak ini hampir sama dengan lampu pijar, mulai dari bentuk, ukuran, dan pancaran cahayanya.

Bentuk Lampu Neon Kompak:

  • Lampu neon kompak memiliki bentuk spiral dan memutar menyerupai tornado
  • Bohlam biasa.
  • Bentuknya memanjang vertikal dan sudah dilengkapi dengan fitting sama seperti lampu pijar.

Warna Cahaya Lampu Neon Kompak:

  • Kuning (2’700 K sampai 3’000 K)
  • Netral (3’500 K sampai 4’500 K)
  • Putih (5’500 K sampai 6’500 K)

Lampu neon kompak memiliki cara kerja yang sama dengan jenis lampu TL. Hanya saja keduanya memiliki bentuk yang berbeda. Lampu neon kompak sendiri sebenarnya menggantikan fungsi dari lampu pijar yang sebelumnya sudah banyak digunakan. Jika dibandingkan dengan jenis lampu pijar, lampu neon kompak ini lebih menghemat daya listrik.

  1.  Lampu LED (Light Emitting Diode)

Lampu LED

Lampu LED merupakan sebuah lampu yang terdiri dari sirkuit semikonduktor yang dapat memancarkan cahaya ketika dialiri oleh arus listrik. Berbeda dengan dua jenis lampu yang sebelumnya, yaitu lampu pijar dengan filamen yang harus dipanaskan terlebih dahulu dan juga lampu neon yang merupakan pijaran partikel. Maka lampu LED ini bisa menghasilkan cahaya yang berasal dari arus listrik serta tidak menimbulkan panas secara berlebih.

Dengan demikian maka lampu LED akan lebih dingin jika digunakan dalam ruangan karena tidak akan membuat ruangan terasa panas.

Kelebihan Lampu LED:

  • Menghasikan warna cahaya yang bervariasi seperti kuning, putih, biru, merah, dan warna lainnya.
  • Lampu yang lebih hemat energi daripada jenis lampu yang lainnya. Hal ini karena lampu LED bisa memancarkan cahaya dengan tingkat terang yang sama dengan daya yang kecil.
  • Lampu LED memiliki ketahanan yang sangat lama, bahkan bisa mencapai 20 tahun lebih.
  • Memiliki cahaya yang lumayan terang dan bersih.

Meskipun memiliki harga yang jauh lebih mahal, tetapi pemakain lampu LED bisa dibilang tetap lebih hemat. Jika dihitung secara total maka anda akan menghemat lebih banyak biaya karena anda tidak perlu bingung lagi membeli lampu untuk setiap tahunnya dan membutuhkan energi listrik yang tidak terlalu besar.

  1. Lampu Halogen

Lampu Halogen

Lampu halogen merupakan salah satu jenis lampu spotlight terbaik. Lampu ini hanya fokus untuk memancarkan cahaya pada satu area saja. Sumber tenaga lampu elegen juga berasal dari tenaga listrik. Lampu halogen memiliki 3 bagian yang penting, diantaranya:

  • Tabung Lampu.
  • Jenis filamen yang digunakan lampu halogen sama dengan filamen pada lampu pijar, yaitu wolfram (tungsen).
  • Penyokong filamen.

Pemakaian :



Leave a Comment