Pengertian, Jenis Dan Fungsi Semikonduktor


Pengertian Semikonduktor – Jika membahas tentang ilmu elektronika, tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah konduktor, isolator, dan semikonduktor. Ketiga hal ini terutama semikonduktor, merupakan bahan yang paling penting untuk digunakan dalam berbagai peralatan elektronika seperti HP, TV, komputer, dan lainnya.



Mengingat pentingnya bahan semikonduktor dalam teknologi elektronika, maka kami disini akan membahas mengenai beberapa hal terkait semikonduktor, mulai dari pengertian, jenis, fungsi dan lain sebagainya.

Baca juga: Pengertian Dan Fungsi Optocoupler

Apa Itu Semikonduktor

Semikonduktor merupakan salah satu bahan yang sifat kelistrikannya berada diantara sifat konduktor dengan isolator. Sifat-sifat kelistrikan yang dimiliki oleh konduktor ataupun isolator tidak akan bisa dipengaruhi oleh temperature, cahaya ataupun medan magnet. Sedanhkan pada semikonduktor sendiri, sifat-sifat tersebut sangat sensitive.

Secara umum, mungkin yang biasa Anda ketahui hanyalah isolator dan konduktor. Isolator adalah bahan yang tidak bisa menghantarkan arus listrik dengan baik. Sebaliknya, konduktor adalah bahan yang mampu menghantarkan arus listrik dengan baik. Dalam hal ini, semikonduktor berada di pertengahan keduanya, sehingga bisa dikatakan sebagai bahan dengan konduktivitas listrik yang ada diantara isolator (insulator) dengan konduktor.

Selain itu, semikonduktor juga bisa diartikan sebagai bahan setengan penghantar listrik (Wikipedia). Semikonduktor mempunyai hambatan jenis kurang lebih sekitar 10⁻⁶ – 10⁴ Ωm.



Baca juga: Pengertian Dan Fungsi DIAC

Fungsi Semikonduktor

Fungsi semikonduktor dalam perangkat suatu elektronika memang sangat penting. Adapun fungsi-fungsi semikonduktor secara umum adalah sebagai berikut:

  • Switching atau saklar
  • Converting, melakukan perubahan pada tipe sumber, seperti dari AC ke DC, DC ke AC, AC ke AC, dan DC ke DC.
  • Controlling, melakukan pengaturan pada tegangan, arus, daya listrik, dan lain sebagainya.

Proses Doping pada Semikondutor

Sebenarnya ada banyak sekali bahan dasar yang termasuk dalam bahan semikonduktor, namun yang paling digunakan sebagai bahan dasar komponen elektronika hanya dari jenis-jenis yang tertentu saja. Berbagai bahan semikonduktor tersebut adalah silicon, selenium, germanium, dan metal oxides.

Untuk memproses berbagai bahan tersebut menjadi suatu komponen elektronika, maka harus melalui proses doping terlebih dahulu. Proses doping adalah sebuah proses yang dilakukan untuk menambah ketidakmurnian (impurity) pada semikonduktor yang murni (semikonduktor intrinsik) sampai bisa merubah sifat atau karakter listriknya.

Adapun bahan-bahan yang biasanya digunakan untuk menambah ketidakmurnian semikonduktor adalah Arsenic, Indium, dan Antimony. Bahan-bahan ini juga lebih dikenal dengan sebutan “Dopant”, sementara untuk semikonduktor yang sudah melalui proses “Doping” dinamakan dengan semikonduktor ekstrinsik.

Baca juga: Pengertian Dan Fungsi Triac

Jenis-Jenis Semikonduktor

Semikonduktor pada umumnya terbagi dalam 2 jenis, yaitu semikonduktor intrinsik dan semikonduktor ekstrinsik. Untuk semikonduktor ekstrinsik dibedakan lagi menjadi dua bagian, yaitu semikonduktor tipe P dan semikonduktor tipe N. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya mengenai jenis-jenis semikonduktor tersebut:

  1. Semikonduktor Intrinsik (Murni)

Semikonduktor intrinsik atau yang biasa disebut semikonduktor murni merupakan bahan yang masih belum mendapat campuran doping sehingga struktur atomnya selalu netral. Semikonduktor intrinsik pada intinya adalah isolator karena mempunyai struktur atom yang sangat kuat. Sehingga semikonduktor ini mempunyai elektron valensi, yang dimana biasanya memiliki elektron valensi 4. Salah satu contoh dari semikonduktor intrinsi (murni) yang paling banyak dijumpai adalah silicon dan germanium.



  1. Semikonduktor Ekstrinsik (Campuran)

Semikonduktor ini sudah mendapat campuran doping sehingga akan mengubah struktur atomnya. Dengan mencampur semikonduktor murni, maka bisa menghasilkan 2 jenis semikonduktor ekstrinsik yaitu semikonduktor tipe P dan semikonduktor tipe N.



Leave a Comment