Rumus Panjang Gelombang Dan Contoh Soal


Rumus Panjang Gelombang Dan Contoh Soal – Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai rumus panjang gelombang secara detail. Selain itu, kami juga akan memberikan beberapa contoh soal untuk memudahkan anda  dalam mempelajari materi yang satu ini.

Rumus Panjang Gelombang



Rumus ini penting sekali untuk dipelajari karena pada umumnya bisa digunakan untuk menyelesaikan berbagai macam permasalahan dalam gelombang. Untuk lebih jelasnya mari langsung saja penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Rumus Tegangan Listrik

Pengertian Panjang Gelombang

Pengertian Panjang Gelombang

Panjang gelombang dalam fisika dinyatakan sebagai jarak yang ditempuh oleh suatu gelombang untuk membentuk 1 bukit dan 1 lembah dalam jangka waktu tertentu. Umumnya mempunyai denotasi huruf Yunani lambda (λ). Frekuensi adalah ukuran jumlah putaran ulang dalam satu peristiwa serta dalam satuan detik dengan menggunakan satuan Hertz (Hz).

Frekuensi gelombang adalah jumlah gelombang yang berhasil terbentuk dalam waktu satu detik. Jadi bisa disimpulkan bahwa untuk mencari frekuensi gelombang adalah dengan menjumlahkan gelombang dibagi dengan waktu yang dibutuhkan. Dalam Sistem Internasional atau SI, frekuensi umumnya akan dilambangkan dengan f dan mempunyai satuan Hertz (Hz).

Jenis-Jenis Panjang Gelombang

Perlu diketahui bahwa ada banyak sekali jenis gelombang yang mempunyai panjang berbeda, namun secara umumnya terbagi dalam dua jenis yaitu gelombang transversal dan gelombang longitudinal.



  1. Gelombang Transversal

Gelombang Transversal

Gelombang transversal merupakan gelombang yang memiliki arah rambat secara tegak lurus dengan arah getarannya. Gelombang yang satu ini juga termasuk dalam jenis gelombang mekanik yang membutuhkan medium sebagai media perambatnya.

Ketika sebuah kerikil dilemparkan dalam suatu kolam, maka di dalam air kolam tersebut nantinya akan terjadi gelombang transversal. Arah getaan air yang terlihat seperti naik turun gunung atau lembah secara berurutan, sedangkan untuk arah rambat gelombang tersebut akan menyebar membentuk sebuah lingkaran menuju arah sisi-sisinya.

Berikut ini adalah istilah-istilah yang banyak dijumpai pada gelombang transversal:

  • Puncak gelombang atau gunung adalah titik paling tinggi pada gelombang.
  • Dasar gelombang atau lembah adalah titik dasar atau titik paling rendah yang ada pada suatu gelombang.
  • Bukit gelombang adalah bagian dari gelombang yang memiliki bentuk menyerupai gunung dengan titik paling tinggi atau puncak pada gelombang.
  • Panjang gelombang adalah jarak antara dua puncak atau dua lembah yang ada pada gelombang.
  • Amplitudo (A) adalah simpangan paling jauh dari garis keseimbangan.
  • Periode (T) adalah waktu yang dibutuhkan untuk bisa menempuh jarak dua puncak atau dua buah lembah secara berurutan. Atau bisa dikatakan merupakan waktu yang diperlukan untuk dapat membentuk suatu gelombang.
  1. Gelombang Longitudinal

Gelombang Longitudinal

 



Gelombang longitudinal adalah gelombang yang getarannya memiliki arah yang sama dengan arah perambatannya. Jenis gelombang ini umumnya mempunyai gerakan dari medium gelombang yang searah dengan propagasi gelombang. Contoh dari gelombang longitudinal adalah gelombang bunyi.



Leave a Comment