Pengertian Dan Contoh Perhitungan Reaktansi Kapasitif


Reaktansi Kapasitor 330nF pada Frekuensi 10kHz

Diketahui :



C = 330nF (330 x 10-9 Farad)

f = 10kHz

Xc = ?

Jawaban :

Xc = 1 / 2πfC

Xc = 1 / (2 x 3,142 x 10000 x (330 x 10-9))

Xc = 48,22 Ohm

Dari contoh Perhitungan diatas, dapat dilihat bahwa ketika frekuensi yang diaplikasikan pada kapasitor bernilai 330nF meningkat dari 500Hz ke 10kHz, nilai Reaktansinya akan menjadi lebih rendah yaitu dari 964,45 Ohm menjadi 48,22 Ohm. Reaktansi Kapasitif atau Xc akan selalu berbanding terbalik dengan Frekuensi (f).

Contoh 2 : Menghitung Frekuensi (f)

Sebuah Kapasitor bernilai 4,7uF dengan nilai Reaktansi Kapasitif sebesar 120 Ohm, berapakah Frekuensi yang diaplikasikannya ?

Diketahui :

C = 4,7uF (4,7 x 10-6 Farad)

Xc = 120 Ohm

f = ?

Jawaban :

f = 1 / 2πCXc

f = 1 / 2 x 3,142 x (4,7 x 10-6) x 120

f = 282,13 Hz

Contoh 3 : Menghitung nilai Kapasitor (C)

Sebuah Kapasitor memiliki nilai Reaktansi Kapasitif sebesar 120 Ohm pada Frekuensi 50Hz, berapakah nilai Kapasitor tersebut ?



Leave a Comment