Perbedaan Rangkaian Seri Dan Paralel Pada Baterai


Contoh:

Suatu peralatan elektronik yang digunakan membutuhkan 100mAH untuk setiap jamnya. Jika baterai yang digunakan mempunyai kapasitas sebesar 1.000mAh maka baterai tersebut memiliki cadangan energi untuk peralatan elektronik tersebut selama 10 jam. Jika 4 buah baterai sebesar 1.000mAH dihubungkan secara paralel yang bisa menghasilkan 4.000mAH maka gabungan paralel 4 buah baterai ini bisa menyediakan energi untuk peralatan elektronik tersebut hingga 40 jam.



Baca juga: Rangkaian Lampu Paralel Dan Lampu Seri

Rangkaian Seri, Paralel & Seri-Paralel Pada Aki

Selain pada baterai, kami juga akan menjelaskan mengenai rangkaian seri, paralel dan seri – paralel pada aki. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya mengenai berbagai rangkaian tersebut:

  1. Cara Memasang Aki Rangkaian Seri

Pada rangkaian seri, jika dua komponen baterai di jumper menjadi sebuah rangkaian maka tegangannya akan semakin bertambah. Namun untuk arusnya akan tetap atau tidak berubah. Rangkaian seri memang mempunyai tegangan yang lebih besar namun mempunyai kapasitas arus yang sama dengan satu aki atau kapasitas arus listrik yang sama seperti kapasitas arus satu aki.

Berdasarkan prinsipnya, jika accu atau aki dihubungkan dalam bentuk seri maka nilai atau output voltase yang dihasilkan oleh aki juga akan semakin bertambah. Berikut ini adalah cara menghubungkan aku atau accu dalam bentuk seri:

  • Menghubungkan kutub positif (+) aki yang ke 1 dengan kutub negatif (-) aki yang ke 2 dan seterusnya.
  • Menghubungkan kutub negatif (-) aki yang ke 1 dengan kutub negatif (-) aki yang ke 2 dan seterusnya. Lebih jelasnya, silahkan perhatikan gambar berikut ini.

Berdasarkan gambar tersebut bisa dilihat bahwa 2 unit aki dengan voltase dan arus yang sama jika dirangkai dalam bentuk seri maka:



  • Voltase atau tegangan: 12 Volt DC
  • Arus atau current: 60 Ampere

Jika ke 2 aku tersebut dihubungkan dalam bentuk seri maka outputnya adalah sebagai berikut:

  • Voltase atau tegangan: 240 Volt DC
  • Arus atau Current: 60 Ampere

Dalam hal ini yang mengalami perubahan dengan semakin bertambah adalah tegangan atau voltase. Bisa disimpulkan bahwa aku yang dipasang dalam bentuk seri maka berarti:

12 Volt + 12 Volt = 24 Volt

Catatan: Sangat tidak disarankan untuk merangkai aki yang berbeda tegangan pada rangkaian paralel. Ini akan membuat aki yang mempunyai Volt kecil akan menjadi sangat panas karena arus yang berasal dari aki dengan Volt besar akan mengalir ke aki yang mempunyai tegangan kecil.

  1. Cara Memasang Aki Rangkaian Paralel

Penggabungan aku dalam bentuk paralel bisa dilakukan dengan cara menghubungkan terminal aki bagian positif dengan terminal positif aki yang lainnya dan untuk terminal negatif dihubungkan dengan terminal negatif.

Pada rangkaian paralel jika 2 buah aki di gabungkan menjadi satu, maka aki tersebut akan memiliki tegangan (Voltage) yang sama. Tegangan yang dihasilkan pun akan sama seperti tegangan satu aki, namun untuk kapasitas arus listriknya bisa berlipat ganda sesuai dengan jumlah aki yang telah digabung.

Pada dasarnya, jika aki dihubungkan dalam bentuk paralal maka nilai atau output tegangan aki akan mengalami perubahan dan semakin bertambah. Namun untuk nilai yang berubah pada rangkaian paralel tentu tidak sama dengan rangkaian seri. Berikut  ini adalah cara menghubungan aki secara paralel:



  • Menghubungkan kutub positif (+) aki yang ke 1 dengan kutub positif (+) aki yang ke dua dan seterusnya.
  • Menghubungkan kutub negatif (-) aki yang ke 1 dengan kutub negatif (-) aki yang kedua dan seterusnya. Silahkan perhatikan gambar berikut ini.

Berdasarkan gambar di atas bisa dilihat bahwa dua buah aki dengan voltase atau arus yang sama dirangkai dalam bentuk paralel maka:

  • Voltase atau tegangan: 12 Volt DC
  • Arus atau current: 60 Ampere

Jadi, ketika ke 2 aki dihubungkan dalam bentuk paralel maka outputnya berubah menjadi:

  • Voltase atau tegangan: 12 Volt DC
  • Arus atau current: 120 Ampere

Disini yang mengalami perubahan dengan semakin bertambah adalah arus atau current (Ampere) dari aki itu sendiri.

Aki yang dipasang dalam bentuk paralel, besar tegangannya tetap sebesar 12 Volt, hanya besar arus listriknya.

Rangkaian aki dalam bentuk paralel menawarkan kelebihan yang dimana pengguna bisa mendapatkan jumlah kapasitas arus listrik yang lebih banyak. Berikut ini kami akan memberikan sebuah contoh yang mudah untuk dipahami, ketika inverter digunakan sebagai penerangan listrik rumah atau menyalakan lampu.



  • Jika hanya menggunakan satu aki, setrum aki bisa habis dalam waktu 2 jam.
  • Namun jika menggunakan satu lagi aku yang dipasang dalam bentuk paralel maka setrum aki tersebut bisa habis dalam 4 jam, seperti inilah gambaran mudahnya.

Baca juga: Pengertian Dan Cara Kerja Inverter Baterai / Aki

  1. Cara Memasang Aki Rangkaian Seri – Paralel

Pada rangkaian seri – paralel, jika tiga unit baterai digabungkan menjadi satu maka tegangannya akan semakin bertambah, (terakumulasi hanya dua buah baterai) dan arusnya juga akan semakin besar.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai rangkaian seri dan rangkai paralel pada baterai. Kami juga sudah melengkapi pembahasan ini dengan mengulas tentang rangkaian seri dan paralel pada accu atau aki. Semoga website ini bermanfaat!



Leave a Comment