Cara Merangkai Resistor Seri Dan Paralel


1/Rtotal = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3
1/Rtotal = 1/100 + 1/200 + 1/47
1/Rtotal = 94/9400 + 47/9400 + 200/9400
1/Rtotal = 341 x Rtotal = 1 x 9400 (→ Hasil kali silang)
Rtotal = 9400/341
Rtotal = 27,56

Jadi Nilai Hambatan Resistor pengganti untuk ketiga Resistor tersebut adalah 27,56 Ohm.



Sebagai informasi penting, nilai hambatan resistor (Ohm) bisa bertambah jika Anda menggunakan rangkaian seri resistor. Sementara itu, jika Anda menggunakan rangkaian paralel resistor maka  nilai hambatan resistor (Ohm) akan menjadi berkurang.

Pada kondisi tertentu, Anda tidak hanya bisa menggunakan kedua rangkaian tersebut. Namun Anda juga bisa menggunakan rangkaian campuran yang merupakan gabungan antara rangkaian seri dengan rangkaian paralel resistor.

Rangkaian Campuran (Rangkaian Seri dan Paralel Resistor)

Rangkaian seri dan paralel resistor merupakan campuran dari rangkaian seri resistor dengan rangkaian paralel resistor.  Untuk melakukan perhitungan pada nilai hambatan totalnya maka Anda bisa menggabungkan dua rumus, yaitu rumus rangkaian seri dan rumus rangkaian paralel resistor.

Rangkaian Seri - Paralel Resistor

Untuk dapat menghitung berapakah nilai hambatan total (Rtotal)  dari rangkaian gabungan seperti gambar diatas, maka cara pertama yang harus dilakukan adalah menghitung nilai hambatan pada rangkaian pararelnya lebih dahulu yaitu (R1 dan R2). Setelah itu, Anda bisa mulai perhitungan pada rangkaian serinya (Rp dan R3).

Biasanya untuk memudahkan penulisan rangkaian akan dibuat notasi simbol atau lambang. Lambang pada rangkaian seri umumnya dinyatakan dengan simbol plus (+). Sebagai contoh, R1 diseri dengan R2  maka bisa ditulis R+ R2.

Sementara itu, lambang pada rangkaian paralel biasanya dinyatakan dengan simbol dua garis miring (//).  Sebagai contoh, R1 diparalel dengan R2 maka bisa ditulis maka dapat ditulis R// R2.  Untuk lebih jelasnya mari simak beberapa contoh berikut ini;

  • Contoh 1
Berapakah nilai R total dari sebuah rangkaian campuran (R// R2) + R?
Diketahui R1 = 10 ohm,  R2 = 10 ohm dan  R3 = 20 ohm
rangkaian campuran
Rtotal =(R// R2) + R3
 Þ Rtotal = Rparalel + R3
Pertama kita hitung R paralelnya (R// R2);
1/Rparalel = 1/R1 + 1/R2
 Þ 1/Rparalel = 1/10Ω + 1/10Ω
 Þ 1/Rparalel = 2/10Ω
 Þ Rparalel/1 = 10/2Ω
 Þ Rparalel/1 = 5Ω
 Þ Rparalel = 5Ω
Kemudian kita hitung R serinya (Rparalel + R3);
Rtotal = Rparalel + R3
 Þ Rtotal = 5Ω = 20Ω
 Þ Rtotal = 25Ω
Jadi nilai hambatan total dari rangkaian campuran diatas adalah 25 ohm.
  • Contoh 2
Berapakah nilai R total dari sebuah rangkaian campuran ((R1+R2)//R3) + R?
Diketahui R1 = 10 ohm,  R2 = 10 ohm,  R3 = 30 ohm dan  R4 = 50 ohm
rangkaian campuran
Rtotal = ((R1+R2)//R3) + R4
 Þ Rtotal = (Rseri//R3) + R4
 Þ Rtotal = (Rparalel) + R4
Pertama kita hitung R serinya (R1+R2);
Rseri = R1 + R2
 Þ Rseri = 10Ω + 10Ω
 Þ Rseri = 20Ω
Kemudian kita hitung R paralelnya (Rseri//R3);
1/Rparalel = 1/Rseri + 1/R3
 Þ 1/Rparalel = 1/20Ω + 1/30Ω
 Þ 1/Rparalel = 3/60Ω + 2/30Ω (disamakan penyebutnya)
 Þ 1/Rparalel = (3+2)/60Ω = 5/60Ω = 1/12Ω
 Þ 1/Rparalel = 1/12Ω
 Þ Rparalel/1 = 12/1Ω
 Þ Rparalel = 12Ω
Terakhir barulah kita hitung R totalnya (Rparalel + R4);
Rtotal = Rparalel + R4
 Þ Rtotal = 12Ω + 50Ω
 Þ Rtotal = 62Ω
Jadi nilai hambatan total dari rangkaian campuran diatas adalah 62 ohm.

Baca juga: Jenis Jenis Resistor

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara menghitung rangkaian resistor seri dan resistor paralel.

Semoga apa yang sudah kami sampaikan kali ini bisa memberikan manfaat atau setidaknya menambah wawasan pembaca semua.

Terima kasih sudah mengunjungi website kami. Sampai jumpa di pembahasan menarik berikutnya.



Leave a Comment