Pengertian Dan Fungsi Rangkaian Flip Flop


Dalam kondisi J “High” dan K “Low” maka input akan mengubah flip flop secara langsung menjadi keluaran Q = 1 (terkecuali jika flip flop memang dalam kondisi set atau Q dalam kondisi tinggi). Ketika J dan “High” maka flip flop akan berada pada kondisi toggle yang berarti jika pulsa clock dipicu oleh keluaran Q akan langsung berpindah pada kondisi lawan.

  1. RS Flip Flop

RS Flip Flop merupakan dasar dari seluruh flip flop yang mempunyai 2 gerbang inputan atau masukan, yakni R dan S. R memiliki arti “RESET” sedangkan S “SET”. Flip flop ini memiliki 2 keluaran atau output yaitu, Q dan Q. Jika S mendapat logika1 dan R mendapat logika 0, maka output Q akan berada dalam logika 0 sedangkan Q not pada logika 1.



Sementara itu, jika R mendapat logika 1 dan S mendapat logika 0 maka kondisi outputakan mengalami perubahan menjadi Q yang ada pada logika 1 dan Q not pada logika 0. Perlu diketahui bahwa flip flop mempunyai sifat yang bisa menempati salah satu dari kondisi stabil, takni stabil 1 didapat ketika Q = 1 dan Q not = 0, stabil ke II didapat ketika Q = 0 dan Q not.

Adapun symbol dan tabel kebenaran dari RS Flip Flop adalah sebagai berikut:

  1. D Flip Flop

D Flip Flop adalah salah satu jenis flip flop yang dibuat dengan menggunakan flip flopRS. Perbedaan keduanya ada pada inputan R, yang dimana pada D Flip Flop inputan R harus diberi gerbang NOT terlebih dahulu.

Sehingga setiap masukan atau input ke D Flip Flop akan memberikan kondisi yang berbeda dengan input RS. Dengan begitu maka hanya ada dua keadaan saja, yaitu “SET” dan “RESET” S=0 dan R=1 atau S=1 dan R=0, jadi bisa diisi.  Untuk symbol dan data sheet D flip flop bisa dilihat pada gambar di bawah ini.



Leave a Comment