Cara Kerja Accelerometer Dan Jenis-Jenisnya


Sensor Accelerometer Dan Jenis-Jenisnya – Accelerometer merupakan salah satu alat sensor otomatis yang digunakan di berbagi perangkat elektronik. Beberapa alat sensor lain yang sejenis dengan accelerometer adalah proximity, ambient light, gyroscope dan digital compass.

Masing-masing alat sensor tersebut sudah pasti memiliki cukup banyak perbedaan dengan kelebihan dan kekurangan tersendiri. Namun yang kami bahas pada kesempatan kali ini hanyalah accelerometer sensor.

Spesifikasi Accelerometer copy

Dilihat dari namanya saja sudah bisa Anda tebak bahwa alat sensor yang satu ini berkaitan dengan kecepatan. Istilah ini berasal dari bahasa Inggris yaitu acceleration yang memiliki arti percepatan. Fungsi utamanya memang untuk mengukur percepatan. Untuk lebih jelasnya, silahkan Anda simak pembahasan selengkapnya berikut ini.

Baca juga: Sensor Proximity (Sensor Jarak)

Pengertian Sensor Accelerometer

Pengertian Sensor Accelerometer

Accelerometer Sensor atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan akselerometer sensor merupakan sebuah alat elektromekanis yang memiliki fungsi sebagai pengukuran percepatan objek baik itu percepatan dinamis ataupun statis.

Hal ini berarti bahwa accelerometer bisa digunakan dalam pengukuran percepatan dinamis seperti mengukuran pergerakan, mendeteksi serta mengukur getaran sebuah objek. Seperti misalnya dalam pengukuran getaran pada kendaran mobil, mesin, bangunan dan juga instalasi pengaman.

Percepatan statis yaitu accalerometer yang merupakan sebuah alat yang bisa digunakan dalam mengukur percepatan akibat gravitasi bumi. Biasa digunakan dalam pengukuran aktivitas gempa bumi dan berbagai perangkat elektronik seperti permainan 3 dimensi, mouse, komputer dan juga telepon. Percepatan sendiri merupakan suatu kondisi berubahanya kecapatan terhadap waktu.

Kelebihan dan Kekurangan Accelerometer

accelerometer

Sama dengan alat sensor yang lainnya, penggunaan alat accelerometer ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh accelerometer sensor adalah sebagai berikut ini:

Kelebihan Accelerometer:

  • Mampu memberikan hasil pengukuran pengukur sudut secara tegak lurus yang akurat ketika sistem sedang diam (statis).
  • Memiliki harga yang lebih terjangkau dan murah. Bahkan di pasaran banyak sekali accelerometer yang hanya dijual dengan harga mulai dari Rp 20.000. Hal ini tergolong sangat murah mengingat banyak fitur yang dapat dimanfaatkan.

Kekurangan Accelerometer:

  • Boros baterai sehingga penggunaan accelerometer membutuhkan daya listrik yang sangat besar.
  • Respon yang cukup lamban sehingga terkadang tidak bisa mengikuti pergerakan yang terlalu cepat.
  • Hanya bisa digunakan untuk membaca dalam dua sumbu, yaitu atas dan bawah. Hal ini karena memang prinsip kerja accelerometer dipengaruhi oleh gaya gravitasi.

Pengggunaan dan Fungsi Sensor Accelerometer

Sensor accelerometer mempunyai fungsi berbeda yang tergantung dari pemakaian peralatan atau perangkat yang memanfaatkan accelerometer itu sendiri. Berikut ini adalah penggunaan dan fungsi dari sensor accelerometer yang perlu Anda ketahui:

Fungsi Sensor Acccelerometer

 

  1. Bidang Transportasi

Salah satu contoh penggunaan accelorometer pada kendaran adalah sistem airbag yang ada pada mobil. Accelerometer ini memiliki fungsi sebagai pendeteksiadanya penurunan percepatan yang terlalu besar  yang pada umumnya diakibatkan oleh tabrakan antar kendaraan.

  1. Bidang Medis

Dalam bidang medis adalah penggunaan sport watch (jam tangan olahraga) yang memiliki fungsi untuk menghitung berapa banyak langkah yang sudah dicapai dan bisa menghitung kecepatan serta jarak lari dari pengguna  sport watch itu sendiri.

  1. Teknik dan Sains

Accelorometer banyak digunakan dalam perhitungan percepatan serta penurunan percepatan dari beberapa kendaraan. Accelerometer bisa memudahkan dalam mengevaluasi performance yang dimiliki oleh mesin dan sistem percepatan serta breaking system atau sistem penurunan percepatan. Dengan menggunakan alat ini maka anda bisa melihat dengan mudah  kecepatan kendaraan yang sedang dikemudikan.

Disamping itu, accelerometer juga bisa dimanfaatkan dalam perhitungan vibrasi pada kendaran, bangunan, mesin, dan juga sistem keamanan yang dimiliki oleh kendaraan (safety installation). Bahkan alat ini juga memiliki kemampuan dalam menghitung percepatan yang diakibatkan oleh gravitasi bumi ataupun menghitung gravitasi bumi secara lebih spesifik yang digunakan dalam garvimetry.

  1. Perangkat Elektronik

Dalam sebuah notebook atau laptop juga ada sensor accelerometer yang memiliki fungsi sebagai pendeteksi goncangan atau jatuhnya laptop. Jika Anda sedang menggunakan laptop tapi tiba-tiba laptop tersebut jatuh maka sensor accelerometer akan langsung mematikan hard drive secara otomatis. Dengan demikian akan terhindar dari kerusakan file yang luas.

Sedangkan smartphone dilengkapi dengan sensor accelerometer karena supaya bisa mengubah arah layar secara otomatis seperti misalnya miring maupun terbalik sesuai dengan arah layar tersebut Anda tegakkan apakah potrait atau landscape. Bahkan alat canggih ini juga bisa manfaatkan untuk fungsi shake control, yang dimana hanya dengan menggoyangkan smartphone saja maka lagu yang diputar akan langsung berganti.

Selain itu, camera recorder juga menggunakan accelerometer yang memiliki fungsi untuk dapat menstabilkan gambar (image stabilization), sedangkan pada camera digital digunakan khusus untuk meminimalisir blur ketika menangkap gambar.

Tipe dan Jenis Accelerometer

Sensor akselerometer bisa dibuat dalam berbagai macam bentuk dengan menggunakan berbagai alat dan teknologi. Berikut ini adalah beberapa jenis sensor akselerometer yang perlu Anda ketahui:

  • Capacitive adalah lempengan logam dalam sensor yang berguna untuk memproduksi sejumlah kapasitansi, dimana perubahan kapasitansi dapat memberikan pengaruh terhadap percepatan.
  • Piezoelectric adalah kristal piezoelectric yang ada di dalam sensor accelerometer yang bisa menghasilkan tegangan dan kemudian mengubahnya menjadi percepatan.
  • Piezoresistive adalah lempengan yang mempunyai nilai hambatan atau resistansi yang akan mengalami perubahan sesuai dengan perubahan percepatan.
  • Half Effect adalah perubahan percepatan yang bisa dikonversikan menjadi sinyal listrik, caranya adalah mengukur setiap perubahan gerakan yang telah terjadi di area yang terinduksi magnet.
  • Magnetoresistive adalah perubahan percepatan yang diketahui menurut besarnya nilai hambatan material karena ada area yang sudah terinduksi oleh magnet.
  • Heat Transfer adalah nilai percepatan yang bisa diketahui dari lokasi suatu benda yang dipanaskan serta diukur saat terjadi percepatan dengan sensor temparature.

Spesifikasi Accelerometer

Spesifikasi Accelerometer

1. Spesifikasi Dinamis

  • Sensitivitas
  • Toleransi sensitivitas
  • Noise
  • Amplitude puncak
  • Respon frekuensi
  • Resonansi frekuensi
  • Temperature output dari sensitivitas
  • Range temperature output

2. Spesifikasi Elektrik

  • Tegangan input
  • Arus input
  • Tegangan bias
  • Waktu yang dibutuhkan untuk menghidupkan accelerometer
  • Pelindung

3. Spesifikasi Mekanis

  • Range temperature
  • Berat
  • Material untuk sensor
  • Desain sensor
  • Material pelapis (Casing)

Cara Kerja Accelerometer

Prinsip Kerja Accelerometer

Accelerometer memiliki cara kerja yang berdasarkan hukum fisika, yang dimana jika konduktor digerakkan melalui sebuah medan magnet atau jika medan magnet digerakkan melalui konduktor maka konduktor tersebut akan menghasilkan suatu tegangan induksi.

Accelerometer yang ada di permukaan bumi memiliki kemampuan dalam mendekteksi percepatan hingga sebesar 1g (ukuran gravitasi bumi) di titik vertikalnya. Untuk percepatan yang diakibatkan oleh adanya pergerakan horizontal maka accelerometer nantinya akan melakukan pengukuran pada percepatan secara langsung saat mengalami pergerakan secara horizontal.

Hal tersebut tergantung pada jenis dan tipe sensor yang digunakan oleh accelerometer.  Hal ini karena masing-masing sensor memiliki spesifikasi yang berbeda tergantung dari perusahaan yang telah memproduksinya.

  • Accelerometer digital memiliki cara kerja yang berdasarkan temperature.
  • Accelerometer analog memiliki cara kerja yang berdasarkan sistem mekanik.

Baca juga: Rangkaian Sensor Sentuh

Demikian informasi pada kesempatan kali ini mengenai accelerometer yang sudah kami sampaikan secara lengkap dan jelas. Dengan memahami pembahasan yang sudah kami sampaikan diatas maka diharapkan anda mampu untuk membedakan jenis-jenis accelerometer berdasarkan fungsi dan juga kegunaannya. Terima kasih sudah mengunjungi website kami!

Leave a Comment