Pengertian Dan Fungsi Piezoelectric Buzzer


Pengertian Dan Fungsi Piezoelectric Buzzer – Salah satu komponen elektronika yang dapat digunakan dibidang audio adalah buzzer. Buzzer yaitu komponen elektronika yang dapat menghasilkan suatu suara dan getaran dalam bentuk gelombang bunyi.  yang penggunaannya dapat ditemukan paa meteran listrik yang menggunakan pulsa, oven, sepeda motor, jam, dll.



Prinsip kerja dari buzzer yaitu apabila terdapat suatu aliran listrik yang mengalir ke buzzer, maka akan terjadi pergerakan mekanis yang terjadi pada buzzer tersebut. oleh karena itu terjadilah perubahan energi listrik menjadi energi suara yang dapat didengar oleh manusia.

Buzzer memiliki dua jenis yaitu active buzzer yang sudah memiliki suaranya sendiri saat diberikan teganan listrik dan passive buzzer yang tidak memiliki suara sendiri. Dan untuk komponen ini memeiliki 3 spesifikasi yaitu buzzer piezoelectric, buzzer kaki pin negatif, buzzer kaki pin positif. Dimana piezoelectric bagian berbentuk tabung yang berwarna hitam yang digunakan sebagai sumber suara.

Pada artikel ini akan dibahas tentang buzzer piezoelectric yang memiliki pengertian yaitu suatu komponen elektronika yang dapat memanfaat efek dari piezoeletrik dengan mengubahnya menjadi energi mekanik yang berupa tekanan men jadi energi listrik

Jenis buzzer yang sering digunaka pada perangkat audio salah satunya adalah buze piezoelectric. Buzzer jenis ini dikenal denan harganya yang lebih murah dan relatif ringan dan mudah saar digabungkan dengan rangkaian elektronika lainnya. Jenis spesifikasi ini termasuk dalam buzzer dari keluarga tranduser yang sering juga disebut dengan beeper.

Pada komponen ini terdapat efek piezoelectri yang awal ditemukan oleh dua fisikawan prancis pada tahun 1880 yang bernama pierre curie dan jacques curie. Hadil dari penemuan tersebut lalu dikembangkan oleh perusahaan jepang menjadi piezo electric buzzer dan komonen ini mulai populer digunakan di berbagai negara pada tahun 1970 – an.



Baca juga: Pengertian, Rumus Dan Bunyi Hukum Coulomb

Baca juga: Pengertian Dan Fungsi Transduser

Simbol dan Bentuk Buzzer Piezoelectric

Berikut adalah gambar simbol dan gambar contoh bentuk dari buzzzer piezoelectric yaitu:

Simbol Buzzer Piezoelectric

Bentuk Buzzer Piezoeletric

Baca juga: Jenis-Jenis Smoke Detector Dan Fungsinya

Baca juga: Pengertian Dan Cara Kerja Speaker

Struktur Buzzer Piezoelectric

Untuk komponen salah satu jenis buzzer ini memiliki strutur yang terdiri dari bahan piezoelectric yang diapit oleh dua lempengan yang keduanya terbuat dari besi. Antara kedua lempengan tersebut nantinya akan menciptakan suatu dipole yang akan terinduksi oleh molekul yang yang berasal dari berbagai struktur kristal yang sesuai dengan bahan apa yang digunakan.

Karakteristik Dasar Piezoelectric

Komponen ini merupakan komponen yang terdiri dari bahan yang memiliki sifat sensitif terhadap suatu tekanan tertentu (mekanik). Ketika komponen ini diberikan tekanan maka akan dapat menghasilkan listrik pada kedua ujung pelat yang nilainya sesuai dari besarnya tekanan awal yang diberikan.

Sebaliknya apabila komponen ini diberikan arus listrik dengan nilai sinyal tertentu maka dapat menghasilkan frekuensi nada (beep tone) yang sesuai dengan nilai sinyal yang diberikan. Berdasarkan penjelasan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa piezoelectric memiliki dua karakteristik dimana mengubah energi mekanik menjadi listri dan juga sebaliknya, oleh karena itu komponen ini dapat digunakan sebagai kommponen input maupun komponen output.



Prinsip dan Cara Kerja Buzzer Piezoelectric

Buzzer piezoelectric memiliki prinsip kerja dan cara kerja seperti penjelasan dibawah ini

Prinsip Kerja Piezoelectric

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa piezoelectrik terjadi karena adanya efek piezoelectric yang terjadi pada bahan atau material tertentu. Pemberian tekanan pada komponen ini pada bagian piezo akan menghasilkan gaya listrik yang nantinya akan menghasilkan tegangan listrik pada kedua bagian tersebut sesuai dengan besarnya tekanan yang telah diberikan.

Hal tersebut akan terjadi karena terdapat perubahan dimensi bahan dari piezoelectric. Komponen ini memiliki keunikan aitu jika diberikan arus listrik dengan nilai sinyal tertentu maka komponen ini akan menghasilkan nilai frekuensi nada (beep tone) yang sesuai dengan nilai sinyal yang diberikan tadi. Hal ini baisanya dapat digunakan untuk memperkuat sinya yang diberikan.



Sinyal tersebut dihasil dari sebuah driver yang ditambahkan pada rangkaian dimana driver tersebut berupa transistor. Oleh karena itu umunya buzzer jenis ini banyak beredar karena sudah dilengkapi dengan driver yang ada didalamnya. Sehingga siap dipakai tignggal menmbahkan aliran arus dan buzzer akan menghasilkan suara

Cara Kerja Piezoelectric

Cara kerja dari buzzer jenis ini yaitu apabila komponen ini dialiri oleh arus listrik pada bidan nanti akan menciptakan atau menghasilkan sebuah gerakan mekanis yang dapat berupa getaran suara. Tetapi sebaliknya apabila bidang piezo tidak diberikan tekanan (contohnya seperti dipencet atau diketuk) maka tekanan yang telah diberikan tadi akan diubah menjadi energi listrik.

Komponen ini dapat menghasilkan frekuensi direntang kisaran 1 – 5 kHz sampai dengan 100 kHz untuk aplikasi ultrasound. Tegangan untuk mengoperasikan komponen ini biasanya berkisar antara 3 volt sampai 12 volt.

Baca juga: Pengertian Katup Solenoid Dan Cara Kerjanya

Kekurangan dan Kelebihan Piezoelectric

Berikut adalah kekurangan dan kelebihan dari salah satu komponen elektronika yaitu buzzer piezoelectric adalah sebagai berikut:

Kekurangan Piezoelectric

Piezo electric memiliki beberapa kekurangan sebagai berikut:

  • Sinyal output relatif rendah. Komponen ini menghasilkan sinyal output yang relatif rendah, oleh karena itu sering juga ditambahkan pre – amp sebagai penguat sinyal atau dapat membuat sinyal keluaran lebih tinggi agar dapat sesuai dengan kebutuhan dalam melakukan drive sinyal ke rangkaian yang berikutnya
  • Impedansi piezoelectric tinggi. Kelemahan ini bukan merupakan kelemahan sepenuhya dari komponen tersebut. tetapi karena komponen ini memiliki kondisi yang mengharuskan untuk menmbahkan rangkaian agar dapat membuat impedasi dari komponen ini sesuai. Kondisi ini dapat digunakan ketika komponen tersebut berfungsi sebagai output (buzzer) ataupun sebagai input

Kelebihan Piezoelectric

Selain memiliki kekurangan komponen ini juga memiliki kelebihan yang dapat digunakan sebagai perbandingan dalam menggunakan komponen ini pada suatu rnagkaian elektronika audio dengan komponen lainnya yaitu:

  • Frekuensi operasional yang tinggi. Komponen ini dapat bekerja pada tingkat frekuensi yang terbilang tinggi, bahkan dapat merespon frekuensi audio 20 kHz dengan sangat baik.
  • Respon transien yang tinggi. Piezoelectic dapat menghasilkan output yang linear dan ideal bagi sebuah komponen jenis tranduser ini. Oleh karena itu komponen ini dapat mendeteksi dengan waktu sampai mikrodetik.
  • Konsumsi daya rendah. Komponen ini dapat mengeluarkan output yang tinggi tetapi dalam konsumsi daya dari komponen ini rendah.
  • Ukuran yang kecil. Salah satu kelebihan dari komponen ini adalah memiliki ukuran yang relatif kecil bagi keluarga tranduser. Sehingga komponen ini cocok untuk digunakan pada perangkat – perangkat elektronik yang kecil.

Baca juga: Perbedaan Rangkaian Thyristor, SCR, Triac, Diac

Aplikasi Buzzer Piezoelectric



Leave a Comment