Pengertian, Cara Kerja Dan Fungsi Phototransistor


Pada gambar rangkaian diatas dapa dikatakan sensor ini berfungsi sebagai pengatur dari arah putaran motro servo, dimana dapan mengatur resistansi yang masuk ke IC pewaktu 555. IC ini berfunsi sebagai multivibrator astabil. Output yang diciptakan dari multivibrator ini berupa data 0 dan inputnya berupa data 1. Jadi cara kerjanya adalah jika cahaya terkena sensor maka sensor akan semakin terang atau semakin gelap yang nantinya akan mempengaruhi multivibrator, sehingga frekuensi yang ada pada multivibrator astabil akan berubah dan arah putaran motor servo akan berubah juga



Baca juga: Cara Menghitung VPP Dan Membaca Osiloskop

Implementasi Sensor Photo Transistor dengan Motor Stepper

Pada rangkaian ini sensor tersebut berfungsi sebagai pengatur arah putaran dari motor stepper dengan cara mengatur resistansi yang masuk pada IC 555 yang difungsikan sebagai multifibrator astabil. Dimana output dari multivibrator berupa data 0 dan inputnya berupa data 1 yang diperoleh dari driver motor stepper yang berupa dua D flip – flop yang akan mberpengaruh sebagai pengatur putaran motor stepper. Jadi apabila cahaya masuk ke sensor semakin terang atau gelap maka akan berpengaruh terhadap multivibrator astabil yang nantinya akan merubah arah putaran dari motor stepper.

Implementasi Sensor Photo Transistor dengan sistem kendali ON/OFF

Rangkaian diata merupakan rangkaian yang menggunakan kendali analog dimana sensor ini berfungsi untuk menyalan LED. Dimana cara kerjanya yaitu output dari resistansi sensor dan R1 sebagai pembagi tegangan yang akan dimasukkan ke rangakaian non inverting yang digunakan untuk menaikkan output tegangan dari rangkaian pembagi tegangan. Lalu akan terjadi perbandingan dengan menggunakan rangkaian komparator yang berfunsing sebagai pembanding antara output dari rangkaian pembagi tegangan dengan potensiometer (RV1). Jadi jika intensitas cahaya masuk ke sensor tingkatnya semakin tinggi maka LED akan mati dan begitu juga sebaliknya.

Pada gambar selanjutnya sensor ini difungsikan untuk menyalakan LED secara ON/OFF. Dengan prinsip kerjanya output resistansi sensor dan R1 sebagai rangkaian pembagi tegangan yang nantinya dapa dimasukkan ke rangkaian non inverting yang digunakan untuk menaikkan output tegangan dari rangkaian pembagi tegangan. Sedangakan untuk output dari rangkaian penguat non inverting akan dimasukkan ke transistor TIP31 (NPN) yang nantinya difungsikan sebagai saklar yang dihubungkan dengan relay. Jadi jiga intensitas cahaya yang masuk ke sensor semakin tinggi maka LED akan mati begitu juga sebaliknya.

Baca juga: Pengertian Dan Fungsi Solid State Relay

Demikian penjelasan lengkap tentang salah satu komponen sensor yaitu photo transistor yang menyangkut pengertian, struktur, karakteristik, prinsip dan cara kerja sensor, keuntungan dan kekurangan sensor, serta perbedaan denga beberapa komponen, tidak lupa juga dengan beberapa rangkaian yang menggunakan sensor photo transistor ini. Semoga ilmu yang telah dibagikan ini dapat menambah pengetahuan anda tentang salah satu komponen elektronika.



Leave a Comment