Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di RODABLOG

×

Pengertian Photodioda Dan Prinsip Kerjanya


photodioda

Dioda foto banyak digunakan dalam lingkungan industri terutama pada sistem otomatisasi alat. Pada sistem ini, komponen dioda foto sering digunakan sebagai komponen utama sebuah sensor cahaya. Seperti yang kami singgung diatas bahwa kemampuan dioda foto dalam mendeteksi perbedaan level cahaya akan dikonversi menjadi logika benar dan salah (on/off).

Adapun salah satu jenis komponen sensor yang biasa menggunakan dioda foto adalah photoelectric sensor. Jenis sensor yang satu ini biasa digunakan untuk mendeteksi jarak, ketiadaan, atau kehadiran objek dengan menggunakan pemancar cahaya, seringnya inframerah serta penerima fotoelektrik. Sensor ini pada umumnya banyak digunakan secara luas dalam industri manufaktur.



Baca juga: Pengertian Dan Jenis Jenis Sensor

Karakteristik Dioda Foto

Untuk melengkapi pembahasan mengenai dioda foto, kami juga akan menjelaskan bagaimana karakteristik dari dioda foto. Perlu diketahui bahwa sebuah komponen dioda foto akan terus beroperasi dalam mode bias terbalik. Karakteristik yang dimiliki oleh dioda foto akan ditunjukkan dengan sejelas mungkin pada gambar di bawah ini. Bisa dilihat bahwa arus fotonya hampir tidak bergantung pada tegangan bias balik yang telah ditentukan.

Karakteristik Dioda Foto

Sementara pada pencahayaan nol, arus foto yang hampir nol tidak termasuk sebagai arus gelap kecil. Ini merupakan urutan dari ampere nano. Ketika daya optik mengalami kenaikan, maka arus foto juga akan ikut naik secara linier. Maksimum arus kas foto yang tidak lengkap oleh dispasi daya dioda foto.

Demikian penjelasan mengenai pengertian dioda foto (photodioda), prinsip kerja, fungsi dan juga karakteristiknya. Semoga bermanfaat !