Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di RODABLOG

×

Pengertian SNR (Signal to Noise Ratio)


Dapat diartikan juga tingkat perbedaan yang terdapat pada jalur transmisi antara kekuatan sinyal asli dengan noisenya. Berikut adalah nilai ambang batas dari SNR margin: Nilai SNR Margin (Signal to Noise Margin). Semakin Tinggi Semakin Baik.

  • 29,0 db – Keatas = Outstanding. (Bagus Sekali).
  • 20,0 db – 28,9 db= Excellent. (Bagus) – Koneksi Stabil.
  • 11,0 db – 19,9 db= Good. (Baik) – Sinyal ADSL dapat berlansung lancar.
  • 07,0 db – 10,9 db= Fair. (Cukup) – Rentan terhadap gangguan.
  • 00,0 db – 06,9 db= Bad. (buruk) – Sinkronasi gagal atau tidak lancar.

Dalam melakukan transmisi SNR juga terdapat Line attenuation (LA). LA merupakan nilai yang dapat menunjukkan seberapa baik kualitas dari sinyal yang telah diterima dan merupakan faktor yang berpengaruh pada kualitas sinyal yang diterima juga berpengaruh pada panjang kabel.



Dapat diartikas juga sebagai redapan yang ada saat terjadi transmisi sinyal asli yang ditransmisikan melalui media tembaga, serat optik, dll. Berikut adalah ambang batas dari Line Attenuation: Nilai Line Attenuation Semakin Rendah Semakin Baik.

  • 00,0 db – 19,99 db = Oustanding (Bagus Sekali).
  • 20,0 db – 29,99 db = Exelent (Bagus).
  • 30,0 db – 39,99 db = Very Good (Baik).
  • 40,0 db – 49,99 db = Good (Cukup).
  • 50,0 db – 59,99 db = Poor (Buruk) kemungkinan akan sering terjadi gangguan.
  • 60,0 db – Keatas = Bad (Sangat Buruk) – Internet tidak akan bisa berjalan lancar

Baca juga: Pengertian High Pass Filter Dan Cara Kerjanya

Baca juga: Macam Macam Modulasi Digital Dan Contohnya

Demikian ulasan dari SNR yang membahas tentang transmisi SNR beserta rumus – rumus yang digunakan untuk mengetahui nilai dari SNR tersebut. semobga ilmu yang telah dipaparkan dapat membantu menambah pengetahuan anda tentang salah satu faktor yang mempengaruhi transmisi sinyal pada bidang telekomunikasi