Pengertian SNR (Signal to Noise Ratio)


Pengertian SNR (Signal to Noise Ratio) – Sekarang era yang semuanya serba digita, bahkan untuk melakukan komunikasi atau bertukar informasi dapat dilakukan dengan cara digital. Diera ini dalam bidang komunikasi kita mengenal kata sinyal. Sedangkan pengertian sinyal sendiri adalah sebuah data (informasi) yang telah diproses sedemikian rupa menjadi data yang siap untuk dikirimkan dari pihak pertama ke pikhak kedua melalui suatu saluran yaitu saluran transmisi.



Sinyal tersebut akan mengalami proses yang disebut dengan proses signaling, proses ini merupakan suatu proses pertukaran sinyal yang terjadi pada beberapa komponen jaringan telekomunikasi dan mengalami pembentukan, pemeliharaan, sampai pemutusan koneksi. Sinyal sendiri memiliki dua macam yaitu sinyal analog dan sinyal digital.

Sinyal analog adalah jenis sinyal yang ditransmisikan secara kontinyu dan memiliki parameter berupa amplitudo dan frekuensi. Untuk sinyal digital adalah jenis sinyal yang datanya diubat menjadi beberapa bit (menjadi bilangan biner), sinyal ini merupakan sampling dari sinyal analog.

Baca juga: Gambar Bagian Bagian Osiloskop

Baca juga: Cara Menghitung VPP Dan Membaca Osiloskop

Sinyal Analog



Sinyal Digital

Dalam proses transmisi dari suat pertukaran data (sinyal) terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhinya yaitu jarak, bandwith, noise (derau), redaman, dll. Noise memiliki pengertian yaitu adanya beberapa sinyal yang tidak diperlukan dan berada pada suatu sistem transmisi.

Noise meberikan efek pada transmisi sinyal adalah penerima dapat mengganngu kualitas dari sinyal asli, dapat juga menyebabkan kegagalan dalam sistem penerimaan sinyal, dan sistem pengiriman sinyal menjadi tidak efisien. Oleh karena itu apabila suatu transmisi sinyal memiliki noise maka kemungkinan terjadi adanya perubahan informasi (data) yang disebabkan sinyal tercampur dengan noise tersebut saat sedang ditransmisikan.

Disini kita akan membahas tentang Signal to Noise Ratio atau biasa disebut dengan SNR atau S/N. SNR memiliki pengertian yaitu suauatu ukuran yang dapat digunakan sebagai perbandingan dari tingkat sinyal yang diinginkan (informasi asli yang akn di transmisi) dengna tingkat kebisingan atau dapat disebut dengan noise yang tidak diperlukan dan didapatkan dari latar belakang. SNR ini juga dapat dijelaskan dengan suatu hubungan antara rasio daya sinyal terhadap daya noise yang nantinya akan dinyatakan dalam satuan decibel (dB).

Contohnya dari pernyata diatas adalah semisal sinyal yang diinginkan itu berupa suara nyanyian manusia yang akan direkam oleh mikrofon, sedangkan noise yang terdapat pada situasi itu contohnya seperti suar kipas angin, AC dll.



Baca juga: Pembagian Alokasi Frekuensi Radio Di Indonesia

Rumus Perhitungan SNR

Dalam pengukuran SNR kita terlebih dahulu melakukan pengukuran terhadap faktor – faktor yang digunakan sebagai dasar perhitungan SNR seperti halnya pengukuran sinyal utama (S) dan noise (N). pengukuran kedua faktor tersebut biasanya menggunakan alat ukur sinyal (signal analyzer) yang dappat menampilkan grafik pada layarnya contohnya saja seperti osiloskop yang analog maupun digital.



Leave a Comment