Pengertian, Fungsi Dan Contoh Mikroprosesor


Selain itu, proses produksi mikrontroler juga dilakukan secara masal. Bahkan untuk harga mikrokontroler di pasaran juga jauh lebih murah dan ekonomis jika dibandingkan dengan mikroprosesor.

Jenis-Jenis Mikrontroler

Secara teknis, mikrokontroler terbagi dalam dua jenis. Pembagian tersebut berdasarkan kompleksitas instruksi-instruksi yang diterapkan pada mikrokontroler. Adapun pembagian yang dimaksud dalam hal ini adalah RISC dan CISC.



  1. RISC adalah singkatan dari Reduced Instruction Set Computer. Instruksi yang dimiliki oleh jenis mikrontroler ini sangat terbatas, namun mempunyai fasilitas yang jauh lebih banyak.
  2. CISC adalah singkatan dari Complex Instruction Set Computer. Instruksi yang dimiliki jauh lebih lengkap dari RISC, namun dengan fasilitas secukupnya.

Baca juga: Komponen Komponen Elektronika Dan Fungsinya

Perbedaan Antara Mikroprosesor dengan Mikrontroler

  1. Mikroprosesor

Dalam perkembangan komputer digital, mikroprosesor disebut dengan CPU (Central Processing Unit) yang memiliki cara kerja sebagai pusatpengolah dan pengendalian dalam sebuah sistem komputer mikro. Sebelumnya sudah dibahas bahwa sebuah mikroprosesor terdiri dari 3 bagian penting yaitu ALU (Arithmetic Logic Unit), RU (Register Unit) dan CU (Control Unit) seperti yang bisa dilihat pada gambar berikut ini.

  1. Mikrontroler

Mikrokontroler merupakan komputer mikro dalam satu chip tunggal. Mikrokontroler mengkombinasikan CPU, ROM, RWM,  I/O paralel, I/O seri, counter-timer, dan juga rangkaian clock pada satu chip tunggal seperti pada gambar berikut ini.

Mikrokontroler tidak berbeda jauh dengan mikroprosesor, yang dimana merupakan suatu piranti yang dirancang secara khusus untuk kebutuhan umum. Mikrokontroler biasa digunakan sebagai pengontrol kerja mesin atau sistem dengan menggunakan program yang sudah disimpan dalam suatu ROM.



Untuk mengetahui perbedaan antara mikroprosesor dengan mikrokontroler secara lebih jelas, berikut ini kami akan memberikan tabel perbandingan konfigurasi, arsitektur, dan set instruksi diantara mikroprosesor Z-80 CPU dengan mikrokontroler 8051.

Konfigurasi PIN Mikroprosesor Z-80 CPU Mikrokontroler 801
Jumlah PIN 40 40
Jumlah PIN Alamat 16 16
Jumlah PIN Data 8 8
Jumlah PIN Interrupt align=”center”2 2
PIN I/O 32
Register 8 bit 20 34
Register 16 bit 4 2
Ukuran Stack 64 K 128 K
ROM Internal 4 Kbyte
RAM Internal 128 byte
Memory Eksternal 64 Kbyte 128 Kbyte
Flag 6 4
Timer 0 2
Port Paralel 0 4 x 8 bit
Port Serial 0 1

Baca juga: Pengertian Dan Cara Kerja USB

Mikroprosesor mengalami perkembangan secara pesat sejak pertama kali dipertemukan. Tanpad adanya mikroprosesor, maka sebuah komputer tidak akan bisa bekerja dengan baik. Demikian pembahasan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini tentang mikroprosesor dan mikrokontroler secara lengkap. Semoga bermanfaat.



Leave a Comment