Pengertian Dan Jenis Jenis Baterai


Saat ada arus listrik mengalir melewati kabel, maka yang terjadi adalah elektron berpindah melalui kabel, yang merupakan penghantar listrik.



Baterai terdiri dari beberapa bagian, ada dua zat penghantar listrik berbeda, yang disebut ELEKTRODA,dan cairan penghantar listrik yang disebut, ELEKTROLIT.

Baterai yang biasa kita pakai terdiri dari seng dan batang karbon. Kedua penghantar ini memiliki sifat yang berbeda dalam hal melepas dan menerima elektron. Seng adalah zat yang lebih mudah melepas elektron daripada batang karbon.

Akibatnya, saat baterai terhubung dengan rangkaian listrik, elektron dari karbon akan mengalir ke rangkaian melalui kabel/kawat hingga akhirnya kembali ke baterai dan mencapai batang karbon. Batang karbon sangat sulit bereaksi, elektron yang berada di permukaan batang karbon akan digunakan oleh elektrolit untuk menjalankan reaksi kimia.



Jenis-Jenis Baterai

Pada umumnya baterai digolongkan menjadi dua jenis utama,  yaitu baterai primer yang hanya bisa sekali pakai (single use battery) dan baterai sekunder yang bisa diisi ulang (rechargeable battery).  Dari kedua jenis baterai ini mempunyai jenis turunan sebagai berikut:

  1. Baterai Primer (Baterai Sekali Pakai atau Single Use)

Baterai primer atau baterai sekali pakai merupakan jenis baterai yang paling umum dijumpai dipasaran, hampir semua supermarket dan toko menjual jenis baterai ini. Hal ini karena pemakaian baterai primer yang luas dan dijual dengan harga yang lebih murah.

Jenis baterai ini umumnya memberikan tegangan sebesar 1,5 volt dan tersedia dalam berbagai jenis ukuran seperti AAA (sangat kecil), AA (kecil), C (medium), dan D (besar). Selain itu, ada pula baterai primer (sekali pakai) yang memiliki bentuk kotak dengan tegangan sebesar 6 volt dan 9 volt. Berikut ini adalah beberapa jenis baterai yang termasuk dalam kategori baterai primer (sekali pakai atau single use):

  • Baterai Alkaline (Alkali)

Baterai Alkaline

Baterai alkaline atau alkali merupakan baterai yang mempunyai daya tahan lebih lama dan harga yang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan baterai zinc-carbon. Eletrolit yang digunakan oleh baterai alkaline adalah pottasium hydroxide yang termasuk zat alkali atau alkaline. Inilah yang menjadi alasan mengapa baterai ini disebut sebagai baterai alkaline.

Berbagai jenis baterai sekarang ini sudah banyak sekali yang menggunakan alkaline sebagai elektrolit, namun kebanyakan menggunakan bahan aktif yang lainnya sebagai elektrodanya.



  • Baterai Zinc-Carbon (Seng-Karbon)

 Baterai Zinc-Carbon

Jenis baterai primer yang kedua adalah zinc-carbon atau seng-karbon, dimana jenis baterai ini juga banyak dijumpai di berbagai toko dan supermarket.  Baterai yang disebut sebagai heavy duty ini mengandung bahan zinc yang memiliki fungsi sebagai terminal negatif dan pembungkus baterainya.

Sementara itu, terminal positifnya dibuat dari bahan karbon yang memiliki bentuk batang (rod). Baterai zinc-carbon ini merupakan salah satu jenis baterai yang memiliki harga jauh lebih murah jika dibandingkan dengan jenis yang lainnya.

  • Baterai Lithium

Baterai Lithium



Leave a Comment