Pengertian Dan Jenis Jenis Antena


Antena grid memiliki bentuk fisik yang hampir menyerupai jaring dan termasuk dalam jenis antena directional. Jenis antena ini biasa digunakan Client jarak jauh menggunakan teknologi Point to Point yang dimana antara pemancar dan penerima semuanya menggunakan antena grid.

Fungsi utama antena grid adalah menerima serta mengirimkan sinyal data menggunakan sistem gelombang radio. Ada 2 frekuensi dari sistem gelombang radio yang dimiliki oleh antena grid, yakni 2,4 GHz dan 5,8 Ghz. Grid sendiri mempunyai gain sekitar 27 dBi. Sedangkan untuk sudut pola pancaran pada Grid lebih fokus pada titik yang tertentu sesuai dengan pemasangannya.



  1. Antena Yagi

Antena Yagi

Antena yagi merupakan sebuah antena pemancar yang memiliki bentuk seperti tulang ikan serta ditemukan pertama kali oleh Hidetsugu Yagi. Jenis antena ini sudah dilengkapi dengan pengarah dan pemantul yang mempunyai  bentuk batang. Antena yagi tergolong dalam jaringan PtP (Point to Point) dan sangat jaring digunakan dalam suatu jaringan.

Hampir sama dengan antena grid, jenis antena ini juga mempunyai polarisasi satu arah sehingga perlu diarahkan menuju antena pemancar di tempat lain dan cocok digunakan dalam mode client.  Antena yagi juga terdiri dari 2 frekuensi, yakni 2,4 GHz dan 5,8 GHz serta gain sampai 16 dBi. Sedangkan bagian-bagian dari antena yagi adalah sebagai berikut:

  • Driven, merupakan titik catu dari kabel antena serta panjang fisiknya hanya setengah panjang gelombang dari frekuensi radio yang telah dipancarkan atau didapat.
  • Reflektor, merupakan bagian belakang antena yang memiliki fungsi untuk memantulkan sinyal dan panjang fisiknya lebih panjang daripada Driven.
  • Director, merupakan bagian pengarah antena yang mempunyai ukuran lebih pendek jika dibandingkan dengan driven.
  1. Antena Parabolik (Solid Disk)

Antena Parabolik (Solid Disk)

Antena parabolik atau solid disk ini juga tidak berbeda jauh dengan jenis antena grid, hanya saja mempunyai jangkauan yang lebih fokus. Jenis antena yang satu ini mempunyai gain mulai dari 18 sampai 28 dBi,  yang biasa digunakan pada tipe jaringan PtP (Point to Point) jarak menengah sampai jarak jauh.

  1. Antena Omni

Antena Omni

Antena omni merupakan jenis antena yang bentuknya hampir menyerupai tongkat dan memiliki ukuran kecil. Jenis antena ini mempunyai pola pemancaran sinyal ke berbagai arah namun dengan daya yang sama hingga membentuk seperti lingkaran (360 derajat) untuk bisa menghasilkan cakupan yang lebih luas. Meski cakupan antena ini jauh lebih luas, tetapi untuk masalah jangkauan tetaplah pendek.

Antena ini juga terdiri dari 2 frekuensi, yakni 2,4 GHz dan 5,8 GHz serta mempunyai gain mulai dari 3 sampai 13 dBi. Pada umumnya antena omni biasa digunakan sebagai hotspot di supermarket, sekolahan, perkantoran, warung-warung ataupun caffe yang menyediakan Wifi.

  1. Antena Sectoral

Antena Sectoral



Leave a Comment