Pembagian Alokasi Frekuensi Radio Di Indonesia


Pembagian Alokasi Frekuensi Radio Di Indonesia – Frekuensi Merupakan ukuran dari jumlah atau tingkat keseringan dari suatu kejadian. Didalam dunia telekomunikasi frekuensi dapat diartikan sebagai getaran yang didapat dari gelombang listrik dan hasil gelombang tersebut didasarkan atas satuan waktu tertentu.



Frekuensi ini sangat sering disangkutpautkan dengan permasalahan suara atau audio, media penghantar komunikasi, contohnya seperti radio, telepon, televisi dll. Frekuensi ini dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu frekuensi radio dengan frekuensi audio. Dimana frekuensi radio mengacu pada spektrum yang dihasilkan dari elektromagnetik yang diberikan arus bolak – balik menuju antena.

Sedangkan untuk frekuensi audio sering juga disebut dengan frekuensi suara yang berupa fetaran frekuensi yang dapat didengar oleh telinga manusia. Pada frekuensi ini memiliki standar getaran frekuensinya sekitar 20 sampai 20.000 Hz.

Baca juga: Apa Itu Multiplexer Dan Demultiplexer

Pada artikel ini kita akan membahas tentang frekuensi radio. Frekuensi radio memiliki gelombang radio dengan frekuensi yang berbeda – beda sehinggi diperlukan untuk melakukan penyetelan frekuensi tertentu yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan penerima radio atau dapat disebut juga dengan radio receiver agar dapat memperoleh sinyal yang dikirimkan. Frekuensi ini memiliki rentang frekuensi sebesar 3 KHz sampai dengan 300 GHz.

frekuensi ini sering juga disebu dengan RF atau juga dapat disebut dengan unit dari pengukuran frekuensi gelombang yang berpatokan pada satu siklus per – detik. Dengan adanya generator arus bolak – balik yang terjadi karena satelit, maka gelombang yang ada pada daerah cakupan spektrum dapat lakukan transmisi sinyal.



Gelombang yang ada pada frekuensi radio tersebut adalah hasil dari terjadinya radisi dari elektromagnetik dengan panjang gelombang lebih besar tetapi lebih jarang apabila kita membandingkan dengan radiasi yang terjadi oleh infrared.

Contohnya saja seperti gelombang elektromagnetik ini yang dapat bergera dengan menggunakan kecepatan cahaya dan berada diruang hampa maka gelombang tersebut dapa dihasil secara alami karena adanya petir da juga beberapa benda astronomi lainnya.

Gelombang radio ini juga dapat dihasilkan dari suatu penyiaran televisi maupun radio, radio amatir, telepon seluler, radar, komunikasi satelit, haringan komputer, serta beberapa pengaplikasian lainnya. Gelombang elektromagnetik juga dapat disebut dengan gelombang yang memiliki frekuensi radio.

Baca juga: Macam Macam Modulasi Digital Dan Contohnya

Sinyal Radio Frekuensi

Untuk sinyal radio frekuensi atau disebut saja RF merupakan gelombang elektromagnetik yang dapat dipakai pada sistem komunikasi dan digunakan untuk mengirimkan informasi melalui udara dari satu titi menuju pada titik lainnya. Penggunaan sinyal ini sudah bertahun – tahun dan juga dapat memberikan cara mengirim musik pada radio FM dan juga video pada TV. Sinyal ini juga dapat digunakan sebagai sarana umum untuk mengirimkan data informasi melalui jaringan wireless.

Sifat Sinyal Radio Frekuensi

Sifat dari sinya RF ini adalah merambat antara pemancar pengrim sinyal data dan juga pemancar pada penerima sinyal data. Sinyal ini nantinya akan dikirimkan melalui anterna dengan bantuan amplitudo, frekuensi beserta intervalnya. Adanya beberapa sifat tersebut dapat merubah dalam menampilkan atau mempresentasikan suatu informasi yang dikirimkan tersebut.

pada pengiriman sinyal RF ini amplitudo dapat disebut dengan kekuatan sinya dan memiliki ukuran pada umumnya berpa energi yang dapat dianalogikan pada jumlah usaha yang dapat dipakai oleh seseorang saat mengendarai sepeda agar dapat mencapai suatu tujuan titik tertentu.



Dalam melakukan pengiriman sinyal RF ini dibutuhkan energi yang anntinya dibutuhkan untuk mendorong sinyal pada jarak tertentu. Apabila energi yang dibutuhkan saat pengiriman meningkat, maka sinyal tersebut dapat kehilangan amplitudo. Dan jika jarak antara pengirim dan penerima bertambah jauh, maka amplitudo sinyal RF ini fapat menurun secara eksponensial.

Saat melakukan transmisi data pada lingkungan terbukan terdapat beberapa rintangan, oleh karena itu sinyal RF ini dapat mengalami free space loss. Free space loss ini dapat diartikan juga sebgai bentuk pelemahan sinyal, hal ini terjadi karena akibat dari adanya sinyal yang telah dimodulasi, oleh karena itu sinyal akan melemah secara eksponensial ketika sinyal tersebut merambat semakin jauh dari suatu anten.

Oleh karena beberapa hal yang telah disebutkan tadi maka sinya harus memerlukan energi yang cukup besar agar sinyal RF ini dapat mencapai jarak yang memiliki tingkat sinyal yag sama sehingga dapat diterima sesuai dengan sinyal yang diperlukan oleh receiver.

Baca juga: Cara Mencari Frekuensi RCTI Yang Hilang

Pengertian Singkat Radio AM dan FM

Siaran radio yang ada sekarang memiliki dua jenis perangkat penerima radio yaitu radio AM dan radio FM. Radio AM memiliki pengertian yaitu proses modulasi dari sinyal radio AM ini mempunyai freuensi yang rendah dan memiliki gelombang frekuensi yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh amplitudo dari gelombang frekuensi tinggi tersebut tidak merubah frekuensi aslinya.



Sedangkan untuk pengertian dari radio FM adalah pada pengiriman sinyal dilakukan pada frekuensi rendah dan dengan cara modulasi dari gelombangnya menggunakan frekuensi yang tinggi sehingga frekuensi yang tinggi tersebut dapat digunakan sebagai gelomban pembawa.

Perbedaan antara AM dan FM yaitu terjadi pada tahapan dalam memproses suatu sinyal yang dapat digunakan dalam memodulasi frekuensi tinggi sebagai frekuensi pembawanya.

Baca juga: Pengertian SNR (Signal to Noise Ratio)

Pengalokasian Frekuensi Siaran Radio dan Televisi

Untuk frekuensi radio dalam pengaplikasiannya untuk siaran radio dan siaran televisi memiliki pegalokasian yang berbeda. Berikut adalah pengalokasian frekuesi siaran radio dan televisi yaitu:

  • Radio AM (Amplitude Modulation): 535 kHz – 1.7 MHz
  • Short Wave Radio (Radio Gelombang Pendek): 5.9 MHz – 26.1 MHz
  • Radio CB (Citizen Band): 26.96 MHz – 27.41 MHz
  • Stasiun Televisi: 54 MHz – 88 MHz (kanal 2 ~ 6)
  • Radio FM (Frequency Modulation): 88 MHz – 108 MHz
  • Stasiun Televisi: 174 MHz – 220 MHz (kanal 7 ~ 13)

Pada spektrum frekuensi radio memiliki susnan dari pita frekuensi radio yang memiliki frekuensi lebih kecil dari nilai frekuensi sebesar 3000GHz yang dapat digunakan sebagai satuan getaran atau ruang udara dan antariksa.



Leave a Comment