Pengertian Dan Prinsip Kerja Motor DC


Pada saat ini, arus yang mengalir menuju kumparan akan dibalik lagi dan kumparan akan mengalami perputaran kembali dikarenakan adanya perubahan kutub. Siklus seperti ini akan terjadi hingga berulang-ulang sampai arus listrik yang ada pada kumparan dapat diputuskan.

Fungsi dan Manfaat Motor DC Secara Umum

Manfaat Motor DC



Perangkat motor DC ini mempunyai banyak fungsi dan juga manfaat secara luas. Adapun fungsi dan manfaat dari komponen motor DC adalah sebagai berikut ini:

  1. Motor DC biasa digunakan menjadi komponen rangkaian robot yang sederhana. Dalam dunia robotika, perangkat motor DC seringkali dirangkai bersama dengan komponen penting lainnya seperti resistor, relay, dan juga transistor.
  2. Memiliki fungsi sebagai penggerak berbagai alat elektronik. Seperti misalnya untuk menggerakkan baling-baling pada kipas, vibrator ponsel, mata bor, dan masih banyak yang lainnya.
  3. Memiliki fungsi pada penggerak pintu sehingga bisa bergerak secara otomatis.

Cara Kerja Motor DC Brushless

Prinsip kerja motor DC brushless yaitu dengan menghilangkan komponen sikat pada motor magnet permanen. Motor DC brushless, menggunakan sistem servo yang mengganti kontak komutator mekanis.

Sensor elektronik pada komponen, kemudian akan mendeteksi sudut rotor. Selain itu, juga akan mengontrol saklar semikonduktor seperti transistor yang dapat mengalihkan arus melalui belitan. Setelah itu, kemudian elektromagnet menciptakan torsi dalam satu arah.

Prinsip Kerja motor DC brushless memiliki umur yang lebih lama karena kontak geser yang mengakibatkan gesekan menjadi lebih sedikit. Umumnya, motor DC tanpa sikat memiliki jenis magnet yang permanen. Magnet tersebut dapat berputar di sekitar angker tetap.

Cara Kerja Motor DC Seri

Pada dasarnya, motor DC seri ini sangat mirip dengan motor DC yang lainnya.  Karena, fungsi dari motor DC seri ini yaitu mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Cara kerja motor DC seri bergantung pada prinsip elektromagnetik.

Pada saat medan magnet terbentuk, konduktor pembawa arus akan bekerja sama dengan medan magnet luar. Setelah itu, gerakan berputar pun bisa dihasilkan.

Komponen utama pada motor DC seri meliputi:

  1. Angker dinamo (rotor)
  2. Gandar
  3. Belitan medan (Field winding)
  4. Stator
  5. Sikat (brush)
  6. Memiliki dua bagian kutub elektromagnet yang lebih banyak

Motor DC seri memiliki arus angker dan medan yang setara. Pasalnya, dalam komponen ini, bidang dan belitan stator digabungkan secara seri oleh satu sama lain. Itulah yang sedikit membedakannya dari jenis motor DC yang lain.

Perangkat ini akan menghubungkan gulungan medan atau medan shunt secara seri dengan gulungan dinamo. Itulah kenapa, arus medannya sama dengan arus dinamo.

Penggunaan motor DC seri ini sangat cocok untuk penggunaan yang membutuhkan torque penyelaan awal yang tinggi. Misalnya seperti derek dan alat pengangkat hoist.



Leave a Comment