Pengertian Dan Prinsip Kerja Motor DC


Pada prinsipnya motor listrik DC biasa menggunakan fenomena elektromagnet untuk bisa bergerak, jika arus listrik diberikan pada kumparan, maka bagian permukaan kumparan yang bersifat utara akan mengalami pergerakan menghadap ke arah magnet yang berkutub dan kumparan yang bersifat selatan akan mengalami pergerakan menghadap ke utara magnet.

Sekarang ini, karena bagian kutub utara kumparan telah bertemu dengan kutub selatan magnet maupun kutup selatan kumparan bertemu dengan kutub utara magnet maka bisa memicu terjadinya saling tarik menarik yang akan membuat pegerakan kumparan menjadi berhenti.



Prinsip Kerja Motor DC

Untuk dapat menggerakannya kembali, tepat ketika kutub kumparan berhadapan dengan kutub magnet, arah arus pada kumparan akan dibalik. Jadi kutub utara kumparan akan mengalami perubahan menjadi kutub selatan. Sedangkan untuk kutub selatannya akan mengalami perubahan menjadi kutub utara.

Ketika sedang terjadi perubahan kutub seperti ini, kutub selatan kumparan akan menghadap kutub selatan magnet sedangkan kutub utara kumparan akan menghadap kutub utara magnet. Karena kutubnya sama, maka nantinya akan terjadi tolak menolak sehingga kumparan akan mengalami pegerakan memutar. Sampai pada akhirnya utara kumparan akan menghadap selatan magnet sedangkan selatan kumparan akan menghadap utara magnet.

Pada saat ini, arus yang mengalir menuju kumparan akan dibalik lagi dan kumparan akan mengalami perputaran kembali dikarenakan adanya perubahan kutub. Siklus seperti ini akan terjadi hingga berulang-ulang sampai arus listrik yang ada pada kumparan dapat diputuskan.

Fungsi dan Manfaat Motor DC Secara Umum

Manfaat Motor DC



Perangkat motor DC ini mempunyai banyak fungsi dan juga manfaat secara luas. Adapun fungsi dan manfaat dari komponen motor DC adalah sebagai berikut ini:

  1. Motor DC biasa digunakan menjadi komponen rangkaian robot yang sederhana. Dalam dunia robotika, perangkat motor DC seringkali dirangkai bersama dengan komponen penting lainnya seperti resistor, relay, dan juga transistor.
  2. Memiliki fungsi sebagai penggerak berbagai alat elektronik. Seperti misalnya untuk menggerakkan baling-baling pada kipas, vibrator ponsel, mata bor, dan masih banyak yang lainnya.
  3. Memiliki fungsi pada penggerak pintu sehingga bisa bergerak secara otomatis.

Cara Kerja Motor DC Brushless

Prinsip kerja motor DC brushless yaitu dengan menghilangkan komponen sikat pada motor magnet permanen. Motor DC brushless, menggunakan sistem servo yang mengganti kontak komutator mekanis.

Sensor elektronik pada komponen, kemudian akan mendeteksi sudut rotor. Selain itu, juga akan mengontrol saklar semikonduktor seperti transistor yang dapat mengalihkan arus melalui belitan. Setelah itu, kemudian elektromagnet menciptakan torsi dalam satu arah.

Prinsip Kerja motor DC brushless memiliki umur yang lebih lama karena kontak geser yang mengakibatkan gesekan menjadi lebih sedikit. Umumnya, motor DC tanpa sikat memiliki jenis magnet yang permanen. Magnet tersebut dapat berputar di sekitar angker tetap.

Cara Kerja Motor DC Seri

Pada dasarnya, motor DC seri ini sangat mirip dengan motor DC yang lainnya.  Karena, fungsi dari motor DC seri ini yaitu mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Cara kerja motor DC seri bergantung pada prinsip elektromagnetik.



Leave a Comment