Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di RODABLOG

×

Pengertian Mikrokontroler Dan Jenis-Jenisnya


mikrokontroler

      Tipe Mikrokontoler AVR

Keterangan :



  • Flash merupakan jenis ROM (Read Only Memory) yang diisi dengan sebuah program hasil buatan manusia dan harus dijalankan oleh mikrokontroler.
  • RAM (Random Acces Memory) merupakan memori yang berfungsi sebagai penyimpanan data sementara dan pengolahan data ketika program sedang dijalankan.
  • EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) merupakan memori yang bekerja sebagai penyimpanan data secara permanen oleh program yang sedang dijalankan.
  • Port I/O merupakan pin atau kaki untuk jalur input dan output sinyal sebagai hasil keluaran atau masukan bagi program.
  • Timer merupakan sebuah modul dalam hardware yang bekerja untuk menghitung waktu atau pulsa.
  • UART (Universal Asynchronus Receive Transmit) merupakan sebuah jalur komunikasi data khusus secara serial Asynchronus.
  • PWM (Pulse Width Modulation) merupakan sebuah fitur untuk membuat modulasi pulsa
  • ADC (Analog to Digital Converter) merupakan sebuah fitur yang mampu menerima sinyal analog dalam range tertentu untuk kemudian dikonversi menjadi suatu nilai digital dalam range tertentu.
  • SPI (Serial Peripheral Interface) merupakan sebuah jalur komunikasi data khusus secara serial Asynchronus.
  • ISP (In System Programming) merupakan kemampuan khusus mikrokontroler untuk dapat diprogram secara langsung dalam sistem rangkaiannya dengan memerlukan jumlah pin minimal.

Arsitektur MicroController AVR

MicroController AVR telah menggunakan konsep arsitektur Harvard yang menjadi pemisah antara memori dengan bus untuk data dan program serta menggunakan single level pipelining. Selain itu, AVR juga menggunakan RISC sehingga instruksi bisa dijalankan dengan cepat dan lebih efisien.

  1. MicroController MSC 51

Mikrokontroler MCS 51

MicroController MSC 51 termasuk dalam keluarga CISC yang dimana hampir seluruh instruksinya akan dijalankan pada 12 siklus clock. Jenis MicroController menggunakan arsitektur Harvard dan awal mulanya didesain secara khusus untuk aplikasi MicroController chip tunggal. Namun untuk mode perluasan mengizinkan suatu ROM luar 64 kb dan juga RAM luar 64 kb diberikan alamat dengan cara jalur pemilihan chip secara terpisah sebagai akses program dan memori data.

Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh MicroController 8051 yaitu pemasukan suatu mesin pemroses boolean yang dimana mengijinkan operasi logikan boolean tingkat bit bisa dilakukan langsung dan sangat efisien dalam register Internal dan RAM.  Maka dari itu, MCS51 sering digunakan pada desain awal suatu PLC.

MCS51 yang merupakan produksi Atmel dibedakan menjadi 2 versi, yakni versi 20 kaki dan versi 40 kaki. Hampir semua jenis MicroController MCS51 ini sudah dilengkapi dengan flash PEROM (Programmable Eraseable Read Only Memory) sebagai media memori program dan juga susunan kaki IC-IC ini sampa pada masing-masing versinya.

Perbedaan antara kedua versi MicroController ini berada pada kapasitas memori-progam, memori data dan juga jumlah pewaktu 16 bit.

Mikrokontroler MCS 51

  1. MicroController PIC

Mikrokontroler PIC