Cara Mengolah Data Statistik Dengan Excel


Cara Mengolah Data Statistik Dengan Excel Statistic descriptive atau yang biasa disebut dengan statistik deskriptive merupakan cabang ilmu statistika yang mempelajari tentang cara pengumpulan dan penyederhanaan data-data yang didapat kemudian disajikan dalam bentuk informasi yang bermanfaat, menarik dan mudah dimengerti.



Adapun untuk informasi yang bisa didapat dari analisis statistik deskriptif adalah pemusatan data (mean, median, modus), penyebaran data (standar deviasi, varian, range) dan kecenderungan sekelompok data). Sedangkan beberapa contoh statistik deskriptif yang biasa dijumpai dalam  produksi adalah rata-rata jumlah cacat produksi, rata-rati hasil produksi dalam setiap harinya, produk dengan penjualan paling tinggi, variasi output per hari, dan lain sebagainya.

Cara menghitung data-data yang sudah dikumpulkan adalah secara manual dengan menggunakan rumus-rumus yang tersedia. Namun selain perhitungan secara manual, Anda juga bisa menggunakan Microsoft Excel untuk melakukan perhitungan sehingga sudah pasti akan jauh lebih praktis dan menghemat waktu.

Baca Juga: Cara Menghitung Statistik Deskriptif Dengan SPSS

Persiapan Menggunakan Analisis Deskriptif Dengan Excel

Selanjutnya kami akan menjelaskan bagaimana persiapan cara menggunakan analisis deskriptif dengan excel. Dalam hal ini Anda harus membuka Microsoft Excel terlebih dahulu. Jika sudah maka ikuti tahapan berikut ini.

  1. Pertama aktifkan data analisis toolpak, buka “File” pilih “Options”.
  2. Pilih “Add Ins” dan klik “Analysis Toolpak”.
  3. Lalu pilih Ok

Sekarang Anda sudah memiliki fitur Data Analysis yang akan membuat pekerjaan menjadi lebih mudah dan cepat. Penggunaan toolpak ini memang akan sangat memudahkan karena Anda tidak perlu lagi memasukkan setiap formula statistik yang diperlukan.



Baca Juga: Uji Hipotesis Statistik Dalam Penelitian

Analisis Deskriptif Menggunakan Microsoft Excel

Untuk memudahkan Anda dalam memahami cara mengolah data statistik deskriptif dengan menggunakan Microsoft Excel. Kami disini akan memberikan contoh kasus beserta langkah-langkah dalam penyelesaiannya. Lebih jelasnya silahkan simak contoh kasus berikut ini.

Contoh Kasus Statistik Deskriptif

Seorang Manager Engineering yang bertanggung jawab atas produksi mesin ingin mengetahui bagaimana kondisi  kerusakan dari 15 mesin produksi yang sedang ditangani. Manager Engineering tersebut lalu mengumpulkan berbagai data berdasarkan total waktu kerusakan dalam jangka waktu satu bulan. Adapun data-datanya adalah sebagai berikut:

Nama Mesin  Jumlah waktu kerusakan (menit)
Mesin 1 80
Mesin 2 100
Mesin 3 80
Mesin 4 98
Mesin 5 110
Mesin 6 180
Mesin 7 55
Mesin 8 40
Mesin 9 200
Mesin 10 60
Mesin 11 65
Mesin 12 95
Mesin 13 99
Mesin 14 120
Mesin 15 70

Langkah-Langkah Penyelesaian

Untuk penyelesaian contoh kasus diatas caranya cukup mudah dan Anda bisa menggunakan analysis toolpak microsoft excel. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama buka terlebih dahulu program Microsoft Excel.
  2. Masukkan data yang sudah dikumpulkan kedalam Worksheet Excel.
  3. Pada menu bar silahkan klik “Data”.
  4. Klik “Data Analysis” pada menu bar data sehingga akan tampil window “Data Analysis” seperti berikut ini:
  5. Kemudian pilih “Descriptive Statistics”.
  6. Klik OK sehingga akan tampil Window “Descriptive Statistic”.
  7. Klik tombol “selection” pada kota input range untuk seleksi atau blok daerah data yang ingin dianalisis (B3:B18) atau bisa juga ketik secara langsung dalam $B$3:$B$18 kotak input range.
  8. Pada opsi Grouped by, bisa dipilih coloumn atau line. Namun disini silahkan klik coloumn karena data tersebut menurun atau dalam kolom.
  9. Centang Label in First law supaya keterangan pada data yang sudah dianalisis bisa tampil.
  10. Pada output options, silahkan pilih New Worksheet Ply kemudian ketikkan “Hasil Analisis Deskriptif”. Langkah ini dilakukan karena bertujuan untuk menempatkan hasil analisis pada worksheet yang baru namun masih berada pada workbook atau file yang sama. Sebagai info tambahan, penamaan worksheet tidak boleh lebih dari 31 karakter dan tidak diperbolehkan menggunakan simbol “-, +, /,” dan simbol-simbol yang lainnya.
  11. Kemudian centang “Summary Statistics”.
  12. Centang “Confidience Level for Mean” lalu ketikan “95%”.
  13. Centang “Kth Largest” dan ketikan 2 untuk dapat menampilkan data paling tinggi yang kedua.
  14. Centang “Kth Smallest” dan ketikan 2 untuk dapat menampilan data paling rendah yang kedua.
  15. Lalu klik OK.
  16. Selanjutnya Hasil Analisis Statistik Deskriptif akan tampil pada worksheet baru dengan judul “Hasil Analisis Deksriptif”.

Baca Juga: Cara Menghitung Statistik Dasar Matematika

Interpretasi Statistik Deskriptif dalam Excel

  • Mean merupakan rata-rata jumlah waktu kerusakan mesin dalam satu bulan yaitu 96.8, dengan nilai standar error 11.323.
  • Median merupakan nilai tengah dari jumlah waktu kerusakan yakni 95 menit.
  • Mode (modus) merupakan nilai yang paling seirng muncul yakni 80 menit.
  • Standar Deviation (standar deviasi) yaitu 43.85 menit.
  • Sample Variance merupakan varian waktu kerusakan mesin yakni 1923.314 yang juga termasuk dalam kuadrat dari standar deviasi.
  • Kurtosis waktu kerusakan yaitu 1,53.
  • Skewness waktu kerusakan yaitu 1,29.
  • Range waktu kerusakan yaitu 160 (selisih dari waktu kerusakan paling tinggi dengan waktu kerusakan paling rendah).
  • Minimum merupakan data waktu kerusakan mesin yang paling rendah, yakni 40 menit.
  • Maximum merupakan data waktu kerusakan mesin yang paling tinggi, yakni 200 menit.
  • Sum merupakan jumlah waktu kerusakan dari seluruh mesin yang ingin diteliliti, yakni 1.452 menit.
  • Count merupakan jumlah mesin yang ingin diteliti yakni 15 mesin.
  • Largest (2) merupakan waktu kerusakan yang paling tinggi nomor dua dari seluruh mesin yang diteliti, yakni 180 menit.
  • Smallest (2) merupakan waktu kerusakan yang paling rendah nomor dua dari seluruh mesin yang ingin diteliti, yakni 55 menit.

Baca Juga: Mengolah Data Uji Hipotesis T-Test Dengan Excel

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara mengolah data statistik dengan excel secara lengkap dan jelas. Kami juga sudah melengkapi pembahasan ini dengan memberikan contoh kasus beserta perhitungannya sehingga memudahkan Anda dalam memahaminya.



Leave a Comment