Cara Memperbaiki Lampu Led Mati atau Berkedip


Cara Memperbaiki Lampu Led Mati atau Berkedip – Light Emitting Diode atau pada umumnya disebut dengan LED merupakan sebuah komponen semikonduktor yang berfungsi sebagai sumber atau penghasil cahaya.

Pada saat ini LED merupakan teknologi yang menghasilkan cahaya paling hemat energi yang disediakan untuk kebutuhan komersial dan bisnis. Hal itu dapat disebabkan oleh LED yang memiliki sifat solid – rate, jadi apabila sebuah semikonduktor tersebut dapat mengubah listrik menjadi cahaya tanpa menghasilkan panas yang dapat meminimalisie energi yang terbuang.



Salah satu fungsi dan penerapan LED ini adalah untuk pencahayaan atau seperti lampu LED. Lampu ini secara signifikan memiliki kelebihan dalam penghematan energi daripada lampu pijar yang setara dan bahkan jauh lebih efisien daripada kebanyan lampu neon. Lampu LED ini komersial dengan tersedia efisiensi 200 lumen per watt (Lm/W).

Baca juga: Cara Merangkai Lampu Led Seri Dan Paralel

Lampu LED ini memiliki masa hidup yang lebih lama dibandingkan dengan bohlam biasa. Umur lampu ini yang diharapkan adalah 100.000 jam dimana LED dapat bertahan selama 11 tahun, bahkan jika lamput telah dihunakan secara terus menerus. Akan tetapi output cahaya lampu ini akan berkurang secara bertahap selama masa pakai LED tersebut. Berikut ini adalah kelebihan – kelebihan dari lampu LED yaitu:

  • Lebih efisien karena hemat daya
  • Lebih terang jika dibandingkan dengan daya yang sama
  • Lebih aman karena tidak mengandung merkuri
  • Lifetime yang lebih panjang
  • Lampu tidak mudah panas

Akan tetapi terdapat kelebihan lainnya yaitu adalah lampu LED ini dapat diperbaiki apabila mengalami kerusakan. Tidak seperti kerusakan pada lampu bohlam apabila dilamn putus maka harus dibuang. Terdapat bebarapa cara untuk memperbaiki lampu LED pada beberapa kerusakan – kerusakannya.

Baca juga: Pengertian SCR (Silicon Controlled Rectifier)

Cara Kerja Lampu LED

Komponen – komponen pada lampu LED ini merupakan komponen yang kecil berupa komponen dioda yang sering disebut dengan Light Emitting Diode (LED) yang dapat memancarkan cahaya apabila dilalui oleh arus listrik DC (arus searah). Oleh sebab itu didalam lampu LED ini terdapat sirkuti yang digunakan untuk mengubah tegangan PLN yang merupakan sinyal AC menjadi sinyal DC.



Gambar dibawah ini adalah gambaran dari cara kerja lampu LED:

Untuk rangkaian penyearah dapat digunakan untuk mengubah sinyal AC menjadi sinyal DC seperti gambar rangkaian dibawah ini dimana rangkauan tersebut merupakan rangkaian dasar dan untuk beberapa merk tertentu mungkinterdapat komponen tambahan untuk fungsi – fungsi tertentu pula:

Apabila dijelaskan secara teori semakin besarnya daya lampu LED maka akan semakin besar juga ukuran dari lampu LED SMD dan akan semakin besar juga arus listrik yang menuju komponen lampu LED.

Baca juga: Perbedaan Rangkaian Lampu Paralel Dan Seri

Cara Memperbaiki Lampu LED Mati

Salah satu kerusakan dari lampu LED ini adalah mati dan tidak dapat dinyalakan. Menurut dari teori yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa semakin besar daya LED akan semakin besar juga ukuran lampunya hel tersebut dapat mempengaruhi besar arus yang menuju pada komponen lampu LED tersebut, sehingga sewaktu – waktu koneksi ke lampu dapat terputus karena jalur PCB retak. Hal tersebut dapat menyebabkan lampu mati



Jadi dalam memperbaiki lampu LED ini hal pertama yang harus dilakukan adala melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap jalur solderan atau kabel yang kemungkinan dapat putus. Apabila tidak ada jalur PCB dan kabel yang putus mala dapat dilakukan pengecekan pada komponen lainnya, terutapa untuk pengukuran 3 bagian ini:

Kerusakan pada Lampu LED (SMD)

Komponen utama dari lampu LED ini berupa susunan lampu LED SMD yang memiliki ukuran sangat kecil dan disusun (dirangkai) secara seri. Oleh karena penyusunan yang seri tersebut apabila satu lampu terputus maka semua lampu LED tidak akan mendapatkan tegangan dan lampu akan mati.

Pengecekan pada bagian ini dapat menggunakan multimeter yang posisi selektornya diletakkan pada buzzer (pengukuran dioda). Pengecekean dilakukan secara bolak – balik poosisi probe dari multimeter, seharusnya salah satu posisi bisa menyala. Apabila lampu tetap tidak menyala makan dipastikan bahwa kondisi ari LED tersebut telah mati dan harus diganti. Berikut ini adalah perbedaan pengecekan pada lampu yang dapat menyala (kondisi baik) dengan lampu yang sudah mati (kondisi rusak).



Akan tetapi beberapa toko elektronik munggkin akan sulit untuk menemukan komponen terlebih lagi bila tidak mengetahui spesifikasinya, berikut adalah trik dalam mengakalinya yaitu dengan menjumper titik solder yang mati langsung dengan timah solder.

Hal tersebut dapat menyebabkan tegangan yang mengalir ke setiap LED akan menjadi terlalu besar, tapi harusnya kenaikan nilai tegangan tersebut masih dalam tingkat toleransi kerja LED. Untuk kerugian dari metode ini yaitu apabila tidak mengetahui spesifikasinya LED kemungkinan saat pengetersan dengan multimeter lampu LED sama sekali tidak menyala.

Hal tersebut dapat dikarenakan spesifikasi tegangan yang cukup tinggi karena jenis dari LED menggunakan tegangan 3 volt, 6 volt, dan 9 volt. Cara lainnya yang dapat digunakan untuk megetahui LED tersebut rusak adalah dengan melihat fisik lampu karena terkadang untuk lampu yang terbakar memiliki bekas hitam seperti gambar berikut:

Baca juga: Pengertian, Cara Kerja Dan Fungsi LED

Kerusakan pada Kapasitor Penurun Tegangan

Penggunaan kapasitor pada lampu LED ini berfungsi sebagai penurun tegangan dari AC 220 V ketegangan sekitar 20 Volt. Kapasitor yang digunakan pada lampu LED ini biasanya adalah polyester atau milar.



Leave a Comment