Pengertian, Fungsi Dan Jenis Memori Semikonduktor


Jenis Jenis ROM

Berdasarkan dari perkembangan teknologi dan cara pengaplikasiannya, ROM dapat dibagi menjadi beberpa jenis yaitu:



  • PROM (Programmable Read Only Memory). Apabila pada ROM terbuat dari data yang sudah ditetapkan, berbeda dengan PROM yang dibuat dari chip kosong sehingga dapat diisi dengan cara menambahkan tegangan tinggi kedalam ROM agar dapat mengubah susunan semikonduktor yang ada didalamnya.
  • EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory). Jenis ini merupakan pengembangan dari ROM yang diciptakan untuk melengkapi kekurangan dari PROM. Untuk jenis tersebut dibuat agar data dapat dihapus dengan menggunakan sinar ultraviolet. UVPROM dibuat dengan sebuah lubang transparan yang berada ditengah chipnya agar bisa dimasukkan cahaya ultraviolet. Chipset utama dari memori ini dilindungi oleh gel yang berwarna gelap agar dapat terlindungu dari cahaya ultraviolet yang memiliki kemungkinan untuk mengenainya.

EPROM

  • EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory). Merupakan tipe dari ROM yang dapat dituls ulang dengan media elektrik dan tidak menggunakan ultraviolet sebagai alat untuk mereset data. Memori ini dapat digunakan untuk menyimpan konfigurasi program dan data yang memiliki sifat permanen. Electrical Alterable PROM (EAPROM/EAROM) adalah jenis EEPROM yang penulisannya hanya bisa 1bit dalam 1 waktu, dikarenakan sifatnya yang lambat EAPROM digunakan untuk memori yang jarang/ sesekali diubah.

EEPROM

  • Flash Memory. Untuk ROM jenis ini menggunakan kilatan cahaya sebagai operasi baca dan tulis dari memori ini. Saat ini flash memori dapat juga disebut dengan NAND yang terbuat dari mekanisme gerbang logika dalam proses baca dan tulis datanya. Penggunaannya dapat merekuksi ukuran dari ROM, dan dapat melakukan penulisan dan penghapusan data secara cepat dan juga hanya membutuhkan daya yang kecil.

Baca juga: Pengertian Dan Jenis USB

Perbedaan Antara ROM dan RAM

ROM memiliki beberapa perbedaan dengan RAM yaitu:

  • Pada ROM tidak dapat diisi atau dilakukan penulisan data sewaktu – waktu, tidak seperti RAM yang dapat melakukannya kapanpun. Hal ini disebabkan karena ROM harus melakukan proses khusus yang tidak mudah dan fleksibel seperti RAM. Pada ROM biasanya data diisikan oleh pabrik pembuatnya.
  • Data yang disimpan pada ROM bersifat permanen dan tidak hilang apabila komputer mati. Sedangkan data pada RAM akan hilang apabila komputer mati (tidak dialiri arus listrik).
  • ROM dapat menyimpan data tanpa membutuhkan daya (arus listrik), sedangkan untuk RAM memerlukan daya (arus listrik) dalam melakukan penulisan data.
  • Kode yang terdapat pada IC ROM dan RAM berbeda.

Kelebihan dan Kekurangan Memori Semikonduktor

Memori semikonduktor memiliki kelebihan dan kekurangan tertentu, berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari memori semikonduktor.

Kelebihan

Berikut adalah kelebihan dari memori semikonduktor yaitu:

  • Dapat menyimpan data dengan mudah dan praktis.
  • Bentuk, jenis, kapasitas dan ukuran beragam sesuai dengan yang kita butuhkan.
  • Membuat penyimpanan data tidak memerlukan banyak tempat.
  • Ukurang memori yang kecil dapat menampung data yang sangat besar sesuai kapasitas memori.
  • Memori seperti flashdisk mudah dibawa kemana-mana.

Kekurangan



Leave a Comment