Pengertian, Fungsi Dan Jenis Memori Semikonduktor


Memori ini memiliki tujuan untuk melakukan pengolahan proses data yang sedang dieksekusi, data yang dimaksud adalah data sementara yang sedang diproses oleh CPU. Oleh karena itu memori ini tidak menyimpan data secara permanen.

Jenis – Jenis RAM



Berdasarkan dari teknologi dan pengaplikasiannya, memori semiknduktor jenis RAM ini dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut adalah jeni – jenisnya:

  • SRAM (Static Random Access Memory). Kata static dalam jenis ini menunjukkan bahwa memori dapat ememgang isi selama dialiri listrik. RAM jenis ini tidak diperlukan untuk melakukan disegarkan (refreshed) secara periodik. Hal tersebut dikarenakan jenis ini didesain dengan menggunakan transistor tanpa menggunakan kapasitor. SRAM ini memiliki kecepatan dengan kapasitas 500 Mhz.

SRAM

  • DRAM (Dynamic Random Access Memory). RAM jenis ini memiliki kepadatan penyimpanan data yang cukup tinggi. Frekuensi yang terdapat pada memori inipun bervariasi dari 4,7 Mhz sampai dengan 40 Mhz. juga dapat diakses secara random dan merupakan standar penggunaan RAM skala lebih lanjut.

DRAM

  • SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memory). Jenis ini mulai digunakan sebagai memori sejak tahun 1996 sampai tahun 2003. Memori ini memili dua lubang yang berada pada bagian pin dan digunaka sebagai penanda pin memori agar tidak terbalik saat pemasangan. Kecepatan memori ini antara 100 samapai 133 Mhz.
  • RDRAM (Rambus Dynamic Random Access Memory). Untuj jenis ini biasa digunakan pada perangkat komputer gaming, dan juga memiliki jalur data sempit yaitu 8 bit. Kecepatan memoi ini lebih tinggi meskipun memiliki kekuatan 16 sampai 32 bit. Memori ini membutuhkan slot khusus yang mahal dan menjadikannya gagal bertarung dengan jenis lainnya dipasaran.
  • DDR SDRAM. Jenis ini merupakan pengembangan dari SDRAM. Memori jenis ini juga dibuat dengan beberapa versi yaitu DDR1,2,3,4 dan DDR5. Dan juga dibuat versi lain untuk kebutuhan memori graphic card seperti graphical DDR (GDDR).
  • EDORAM (Extended Data Out Random Access Memory). Jenis ini memiliki slot memori sebanyak 72 pin dan cocok dipasang pada komputer berbagai pentium.

Baca juga: Apa Itu Multiplexer Dan Demultiplexer

ROM (Read Only Memory)

ROM merupakan salah satu memori semikonduktor dimana memori ini tidak dapat melakukan perubahan data sama sekali. Keuntungan dari memori ini adalah data tidak hilang meskipun perangkat tidak dialiri arus listrik.

ROM ini digunakan untuk aplikasi yang memiliki sifat tetap dan konstan, contoh pengaplikasiannya pada mesin kalkulator, nada ringtone piano, dll. Kekurangan dari ROM adalah tidak memiliki sifat yang fleksibel dan tidak bisa diubah serta tidak cocok apabila digunakan untuk kepentingan R&D dimana mengharuskan melakukan pengubahan data.



Leave a Comment