Pengertian, Fungsi Dan Jenis Memori Semikonduktor


Pengertian, Fungsi Dan Jenis Memori Semikonduktor – Pada dunia elektronika maupun dunia kelistrikan kita sering mendengar kata semikonduktor. Semikonduktor ini memiliki arti yaitu suatu bahan yang dapat digunakan untuk penghantar listrik tetapi tidak sebaik konduktor tetpi juga tidak seburuk isolator.



Pada perangkat digital seperti handphone, PC atau laptop kita juga sering mengenal adanya sebuah memori dimana memori tersebut dapat diartikan sebagai sesuatu tempat penyimpanan dari suatu informasi. Pada perangkat komputer atau PC kita pasti memiliki memori utama. Pengertian dari memori utama adalah suatu memori yang bekerja apabila CPU dapat mengambil beberapa instruksi selama program dieksekusi. Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai memori semikonduktor.

Baca juga: Pengertian, Jenis Dan Fungsi Semikonduktor

Baca juga: Pengertian, Fungsi Dan Contoh Mikroprosesor

Pengertian Memori Semikonduktor

Sebuah memori yag terbuat dari bahan semikonduktor yang dapat digunakan sebagai media atau perangkat penyimpanan data elektronik dan dapat diimplementasikan kesebuah semikonduktor yang memiliki basis sirkuit terpadu (IC).

Seiring dengan perkembangan jaman memori jenis ini dapat digunkana sebagai komponen – komponen seperti memori komputer, memori yang terdapat paa smartphone, USB drive bahkan memori ini juga terdapat pada beberapa televisi – televisi pintar (Smart TV) atau bahkan pada jam tangan pintar (Smart Watch).

Dalam melakukan menahan data memori ini dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu non – volatile dan volatile. Untuk jenis non – volatile ini penyimpanan dapat dilakukan saat tidak adanya tegangan, memori ini ini dapat digunakan untuk penyimpanan komputer yang tidak dialiri oleh aliran listrik atau dapat disebut komputer dalam keadaan mati. Sedangkan untuk jenis volatile memori tidak dapat menahan data saat komputer dimatikan (data akan hilang)



Memori semikonduktor memiliki sifat akses yang acak (random access) dimana data yang disimpan dapat diakses pada waktu yang tetap tetapi tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Dengan adanya sifat ini makan akan sangat efisien dalam mengakses data baik dalam penyimpanan maupun pencarian data.

Berbeda dengan penggunaan memori yang memiliki sifat urut seperti compact disk (SC atau tape magnetik. Memori dengan sifat ini terdapat beberapa batasan gerakan mekanikal karena tersusun secara berurutan, sehingga diharuskan untuk mengakses data secara urut yang menyebabkan akases dengan waktu lebih lama daripada memori yang bersifa random access.

Memori semikonduktor dapat digunakan sebagai memori utama karena waktu akses satu byte hanya dalam hitungan nanodetik sedangkan untuk akses satu byte harddisk hanya dalam beberapa milidetik saja. Didalam chip memori semikonduktor terdapat data yang disimpan dalam sirkuti kecil. Sirkuit tersebut dapat disebut dengan sel memori. Terdapat beberapa transistor didalam satu sel memori.



Leave a Comment