Pengertian Dan Fungsi MCB Listrik


Sebagai misalnya, MCB pada rumah kita memiliki batas sebesar 7A, maka listrik yang mengalir tidak seharusnya melampui hingga lebih dari 7A. Saat kita menggunakan berbagai peralatan elektronik dan penggunaan arus listrik mengalami kenaikan hingga melebihi 7A, maka untuk elemen bimetalnya nanti akan menjadi melengkung. Sebab, elemen bimetal yang ada MCB sudah terkena panas yang melampui batas, sehingga ia bisa menghentikan arus litrik yang telah mengalir melalui kontaknya.

  1. Proteksi Konsleting

Konsleting merupakan hubungan singkat arus listrik yang bisa menjadi penyebab terjadinya kebakaran pada suatu bangunan. Akan tetapi, dengan menggunakan komponen MCB maka masalah terjadinya konsleting bisa ditangani dan dicegah.



Komponen yang memiliki fungsi sebagai pendeteksi konsleting listrik yaitu magnetic trip yang berupa solenoid. Magnetic nantinya akan bereaksi dengan lebih cepat dan bahkan melebihi komponen.

Komponen ini akan bereaksi akibat panas yang telah diterima, jika terjadi hubungan singkat aliran listrik yang masuk terlalu tinggi. Besarnya panas ini kemudian akan memicu timbulnya gaya magnet pada solenoid dan secara tidak langsung akan menarik switch sehingga membuat aliran listriknya menjadi terputus.

Konstruksi dan Komponen MCB Listrik

Kontruksi dan Komponen MCB Listrik

Untuk melengkapi pembahas ini, kami juga akan menjelaskan mengenai beberapa bagian yang dimiliki oleh sebuah komponen MCB (Miniature Circuit Breaker), diantaranya:

  • External Casing, adalah bagian yang menahan seluruh komponen internal dan melindunginya dari debu sehingga akan aman. Bagin ini dibuat dari bahan isolasi seperti plastik dan keramik.
  • Contact, dalam sebuah komponen MCB akan ditemukan sepasang kontak. Salah satu contoh sepasang kontak tersebut adalah Fixed Contact & Moving Contact.
  • Knob, komponen MCB listrik dapat dinyalakan atau dimatikan dengan menggunakan bagian knob.
  • Mechanical Latch, pengaturan kait atau latch juga dibuat dalam sebuah komponen MCB yang bisa digunakan sebagai penahan kontak di bawah tegangan spring agar pada posisi ON.
  • Bimetallic strip, memiliki perlindungan secara berlebih beban yang tertunda dengan merasakan aliran arus yang berkepanjangan jauh lebih tinggi dibandingkan nilai arus sekarang ini.
  • Solenoid, Solenoid memberikan perlindungan lebih ketika sedang terjadi konsleting listrik dengan cara melepaskan kait mekanis. Komponen ini akan diaktifkan saaat arus melalui koil yang melampui nilai tertentu, pada umumnya memiliki nilai 3 kali lebih jika dibandingkan dengan nilai arus yang dimilikinya.
  • Arc Chutes, memiliki fungsi untuk membelah dan memadamkan arc.

Prinsip Kerja MCB

Untuk cara kerjanya, MCB listrik merupakan komponen yang bisa dioperasikan secara manual hanya dengan menekan toogle switch untuk mematikan ataupun menghubungkannya. Komponen MCB juga memiliki dua prinsip kerja untuk bisa berfungsi, yaitu thermal tripping dan magneting tripping.

  1. Thermal Tripping

Cara Kerja MCB



Leave a Comment