Jenis Jenis Konektor Dan Fungsinya


Kelebihan utama yang dimiliki oleh banana connector adalah mampu melewatkan arus listrik yang sangat tinggi dan bahkan mencapai 10A. Maka tak heran jika konektor ini banyak digunakan sebagai penghubung antara speaker dengan amplifier. Selain itu, juga banyak digunakan pada peralatan tes equipment (alat-alat ukur atau uji) seperti multimeter dan osiloskop. Konektor banana ini ditemukan pertama kali pada tahun 1924 oleh seorang ilmuwan yang bernama Richard Hirschmann.

Berikut ini adalah gambar atau bentuk dari konektor banana atau banana connectordan socketnya:



  1. USB Connector (Konektor USB) dan Socket

USB adalah singkatan dari Universal Serial Bus yang merupakan salah satu jenis konektor paling populer dalam hal yang berhubungan dengan power supply (catu daya), komonukasi dan koneksi antara komputer dengan suatu peralatan elektronika seperti handphone, harddisk, digital kamera dan lain sebagainya.

Seiring dengan berkembangnya peralatan portable, konektor USB sekarang ini sudah tersedia dalam berbagai macam jenis ukuran, yaitu ukuran standar type, mini, dan micro. Jenis konektor yang satu ini dikembangkan oleh beberapa perusahaan besar dunia, seperti Compaq, DEC, IBM, Intel, Microsoft, NEC dan Nortel pada tahun 1994.

  1. Coaxial Connector (Konektor Koaksial) dan Socket

Coaxial connector atau konektor koaksial merupakan salah satu jenis konektor yang digunakan sebagai penghubung kabel koaksial yang membawa frekuensi tinggi seperti pada kabel antena TV. Kelebihan yang dimiliki oleh coaxial connector yaitu dapat mengurangi noise dalam frekuensi tinggi.



  1. BNC Connector (Konektor BNC) dan Socket

BNC connector atau konetor BNC merupakan jenis konektor yang dirancang secara khusus untuk kabel koaksial (coaxial) yang membawa signal frekuensi tinggi, dimana untuk tingkat kejerniah signal terbebas dari distorsi dan noise menjadi hal yang paling utama. Jenis konektor ini banyak digunakan pada test equipment frekuensi seperti osiloskop, signal generator, dan audio analyzer.

Konektor ini dibuat secara khusus oleh Paul Neill, Carl Concelman dan Octavio M.Salati yang kemudian dipatenkan pada tahun 1951. BNC sendiri merupakan singkatan dari Bayone Neill-Concelman. Berikut ini adalah gambar atau bentuk konekto BNC (BNC connector) dan socketnya:

  1. RCA Connector (Konektor RCA) dan Socket

RCA connector juga biasa disebut sebagai phono connector atau A/V jack. RCA connector adalah singkatan dari Radio Corporation of Amerika. Jenis konektor ini ditemukan pertama kali pada tahun 1940-an. Fungsi konektor RCA adalah sebagai kabel pembawa signal audio dan video.

Untuk dapat membedakan antara signal yang dibawanya, konektor RCA (RCA Connector) biasanya akan diberi warna yang berbeda-beda seperti misalnya kuning untuk signal video, dan merah atau putih untuk signal stereo (audio kiri dan kanan).



Baca juga: Rangkaian Power Supply

  1. D Connector (Konektor D) dan Socket

D connector atau D-subminiature (D-Sub) adalah jenis konektor yang biasa ditemukan dalam komputer. Pemakaian “D” sesuai namanya karena memiliki bentuk konektor seperti huruf “D” yang sebenarnya memiliki fungsi agar terhindar dari kesalahan dalam pemasangan.



Leave a Comment