Jenis Jenis Konektor Dan Fungsinya


Jenis Konektor Dan Fungsinya – Bagi Anda yang bekerja dalam bidang elektronika tentu sudah tidak asing dengan yang namanya konektor. Namun bagi orang yang masih awam pastinya asing dengan komponen yang satu ini. Komponen ini memiliki peran yang sangat penting untuk menghubungkan suatu rangkaian ke rangkaian elektronika yang lainnya.



Oleh karena itu, pada kesempatan kali kami akan membahas tentang konektor secara lengkap dari pengertian, fungsi, dan jenis-jenisnya. Jenis konektor ini sangat penting untuk diketahui supaya kita tidak salah dalam memilih atau penggunaannya. Lebih jelasnya, mari langsung saja simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Baca juga: Cara Kerja Dan Jenis Jenis USB

Pengertian Konektor

Pengertian konektor atau connector dalam teknik elektronika merupakan sebuah komponen elektro-mekanikal yang memiliki fungsi sebagai penghubung antara satu rangkaian dengan rangkaian elektronika yang lainnya atau bisa juga sebagai penghubung sebuah perangkat dengan perangkat yang lainnya. Konektor (connector) pada umumnya terdiri dari konektor plug (male) dan konektor socket (female).

Sekarang ini ada banyak sekali jenis konektor yang memiliki nama berbeda-beda, tentunya untuk keperluan yang berbeda-beda juga. Berdasarkan penggunaannya, konektor terbagi dalam dua jenis yaitu konektor standar dan konektor khusus. Konektor standar merupakan konektor yang palaing banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Sifat penggunaan konektor standar ini adalah umum, yang dimana biasa digunakan di berbagai perangkat seperti konektor USB, konektor BNC, dan konektor PCB. Sedangkan konektor khusus merupakan sebuah konektor yang dirancang secara khusus untuk dipasangkan pada PCB sebagai penghubung satu rangkaian PCB dengan rangkaian PCB yang lainnya. Konektor ini juga biasa disebut dengan konektor PCB atau PCB connector. Selain itu, konektor ini memiliki banyak bentuk dan jumlah pin (kaki) konektor PCB tergantung dari kebutuhan rangkaian PCB yang terkait.



Fungsi Konektor

Sebelum membahas lebih jauh, kami akan menjelaskan mengenai fungsi konektor terlebih dahulu. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari konektor yang harus Anda ketahui:

  • Untuk dapat memenuhi kapasitas dan ketahanan keluaran dari masing-masing jenis perangkat
  • Untuk dapat menjaga kestabilan sinyal informasi yang berasal dari pengirim maupun penerima
  • Sebagai titik pertemuan antara kabel dengan instrumen

Baca juga: Cara Mengukur Triac Yang Benar

Jenis-Jenis Konektor Standar

Konektor-konektor standar yang paling sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari ataupun dalam industri adalah konektor USB, konektor BNC, konektor Koaksial, konektor DC, Power Supply, konektor banana, konektor D, konektor RJ45 dan masih banyak lagi yang lainnya.

Berikut ini kami akan memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis konektor standar lengkap beserta bentuk (gambarnya).

  1. Banana Connector (Konektor Banana) dan Socket

Banana connector (konektor banana) juga biasa disebut sebagai konektor 4mm. Hal tersebut karena diameter yang dimiliki oleh banana connector ini memiliki ukuran 4mm. Pin pada konektor ini ada 1 atau 2 per (spring) yang tampak menonjol keluar, sehingga bentuknya sanga mirip dengan pisang atau banana.

Kelebihan utama yang dimiliki oleh banana connector adalah mampu melewatkan arus listrik yang sangat tinggi dan bahkan mencapai 10A. Maka tak heran jika konektor ini banyak digunakan sebagai penghubung antara speaker dengan amplifier. Selain itu, juga banyak digunakan pada peralatan tes equipment (alat-alat ukur atau uji) seperti multimeter dan osiloskop. Konektor banana ini ditemukan pertama kali pada tahun 1924 oleh seorang ilmuwan yang bernama Richard Hirschmann.

Berikut ini adalah gambar atau bentuk dari konektor banana atau banana connectordan socketnya:



  1. USB Connector (Konektor USB) dan Socket

USB adalah singkatan dari Universal Serial Bus yang merupakan salah satu jenis konektor paling populer dalam hal yang berhubungan dengan power supply (catu daya), komonukasi dan koneksi antara komputer dengan suatu peralatan elektronika seperti handphone, harddisk, digital kamera dan lain sebagainya.

Seiring dengan berkembangnya peralatan portable, konektor USB sekarang ini sudah tersedia dalam berbagai macam jenis ukuran, yaitu ukuran standar type, mini, dan micro. Jenis konektor yang satu ini dikembangkan oleh beberapa perusahaan besar dunia, seperti Compaq, DEC, IBM, Intel, Microsoft, NEC dan Nortel pada tahun 1994.

  1. Coaxial Connector (Konektor Koaksial) dan Socket

Coaxial connector atau konektor koaksial merupakan salah satu jenis konektor yang digunakan sebagai penghubung kabel koaksial yang membawa frekuensi tinggi seperti pada kabel antena TV. Kelebihan yang dimiliki oleh coaxial connector yaitu dapat mengurangi noise dalam frekuensi tinggi.



  1. BNC Connector (Konektor BNC) dan Socket

BNC connector atau konetor BNC merupakan jenis konektor yang dirancang secara khusus untuk kabel koaksial (coaxial) yang membawa signal frekuensi tinggi, dimana untuk tingkat kejerniah signal terbebas dari distorsi dan noise menjadi hal yang paling utama. Jenis konektor ini banyak digunakan pada test equipment frekuensi seperti osiloskop, signal generator, dan audio analyzer.

Konektor ini dibuat secara khusus oleh Paul Neill, Carl Concelman dan Octavio M.Salati yang kemudian dipatenkan pada tahun 1951. BNC sendiri merupakan singkatan dari Bayone Neill-Concelman. Berikut ini adalah gambar atau bentuk konekto BNC (BNC connector) dan socketnya:

  1. RCA Connector (Konektor RCA) dan Socket

RCA connector juga biasa disebut sebagai phono connector atau A/V jack. RCA connector adalah singkatan dari Radio Corporation of Amerika. Jenis konektor ini ditemukan pertama kali pada tahun 1940-an. Fungsi konektor RCA adalah sebagai kabel pembawa signal audio dan video.

Untuk dapat membedakan antara signal yang dibawanya, konektor RCA (RCA Connector) biasanya akan diberi warna yang berbeda-beda seperti misalnya kuning untuk signal video, dan merah atau putih untuk signal stereo (audio kiri dan kanan).



Leave a Comment