Komponen Elektronika Pasif Dan Aktif


Silicon Control Rectifier (SCR) adalah komponen elektronika aktif yang bisa digunakan sebagai pengendali tegangan listrik dan daya besar. Komponen aktif yang satu ini juga merupakan bagian dari komponen Thyristor.

SCR memiliki 3 terminal yang terdiri dari Anoda, Katoda, dan Gate. Komponen SCR biasanya digunakan pada rangkaian listrik seperti pada inverter, osilator, chopper, timer, lampu dimmer, dan lain sebagainya.



Kenapa Disebut Komponen Elektronika Aktif

Sebagai contoh pada dioda, komponen dioda yang dipasangkan pada sebuah rangkaian elektronika yang sudah dialiri oleh arus listrik tidak akan bisa beroperasi sebagai penghantar arus listrik jika tegangan yang diterimanya masih belum mencapai titik tegangan tertentu.

Khusus untuk komponen dioda yang dibuat dari bahan dasar silikon akan membutuhkan tegangan 0,7V, sedangkan komponen dioda yang dibuat dari bahan germanium akan membutuhkan sekitar 0,3v agar bisa bekerja secara maksimal sesuai dengan fungsinya.

Komponen Elektronika Pasif (Pasive Electronic Components)

Komponen elektronika pasif merupakan jenis komponen elektronika yang tidak membutuhkan sumber arus listrik ekternal untuk bisa mengoperasikannya. Komponen pasif ini dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu resistor, kapasitor dan induktor.

  1. Resistor

Resistor

Resistor atau hambatan merupakan jenis komponen elektronika pasif yang memiliki fungsi sebagai penghambat dan pengatur arus listrik pada suatu rangkaian elektronika. Satuan nilai hambatan atau resistor adalah (Ω) Ohm.



Komponen-komponen elektronika yang tergolong dalam jenis resistor adalah resistor bernilai tetap, variabel resistor atau resistor yang bisa diatur hambatannya (potensiometer), Light Dependent Resistor (LDR), dan Thermistor (PTC dan NTC).

  1. Kapasitor (Capacitor)

Kapasitor (Capacitor)

Kapasitor atau yang biasa disebut dengan kondensator merupakan komponen elektronika pasif yang mampu menyimpan muatan listri untuk sementara waktu. Satuan nilai dalam kapasitor adalah Farad (F).

Komponen-komponen yang tergolong dalam jenis kapasitor (capacitor) adalah kapasitor nilai tetap (kapasitor kertas, kapasitor keramik, kapasitor mika, kapasitor elektrolit, kapasitor tantalum), dan juga kapasitor yang nilainya bisa diatur (kapasitor varco, kapasitor trimer).

  1. Induktor (Inductor)

induktor

Induktor atau yang biasa disebut sebagai coil merupakan komponen elektronika pasif yang terdiri dari susunan lilitan kawat yang memiliki bentuk seperti sebuah kumparan. Komponen elektronika pasif ini bisa menghasilkan medan magnet ketika dialiri oleh arus litrik.



Satuan nilai dalam induktor adalah Henry (H). Komponen-komponen yang termasuk dalam golongan induktor adalah iron core induktor, air core inductor, torroidal core inductor, ferrite core inductor, variable inductor, dan laminated core inductor.

  1. Saklar (Switch)

Secara sederhana, saklar terdiri dari dua bilah logam yang menempel pada suatu rangkaian, dan bisa terhubung atau terpisah sesuai dengan keadaan sambung (on) atau putus (off) dalam rangkaian itu.

Material kontak sambungan umumnya dipilih agar supaya tahan terhadap korosi. Kalau logam yang dipakai terbuat dari bahan oksida biasa, maka saklar akan sering tidak bekerja.



Leave a Comment