Pengertian, Fungsi Dan Perhitungan Kapasitor Bank


Jenis ini merupakan jenis kapasitor yang terhubung secara seri dengan reaktor. Panel dari kapasitor bank dapat menghasilkan suatu ruang agar dapat membuat rangakain resonansi seri. Dan memiliki hasil yang diperoleh berdasarkan pada frekuensi yang diperlukan saja.

Manfaat kapasitor bank jenis ini yaitu dapat meningkatkan faktor daya dan stabilitas tegangan. Tidak hanya itu jenis kapasitor ini dapat mengurangi line loss, melakukan filter harmonisa yang ada dalam sistem, dan juga untuk menghindari masalah amplifikasi gangguan listrik dan resonansi.



Kapasitor Bank Bilik

Sistem yang terdapat pada kapasitor bank jenis ini adalah sistem kompensasi reaktif tetap yang digunakan untuk kompensasi motor. Jenis kapasitor bank ini memiliki beberapa model yang dapat dipilih yang sesuai dengan kebutuhan.

Kapasitor Bank Open – rack

Jenis kapasitor bank ini memiliki kegunaan untuk menignkatkan daktor daya yang adala dalam jaringan sehingga kemampuan dari transmisi daya dan kontreol aliran daya juga akan meningkat. Dalam penggunaan nya juga dapat untuk meningkatkan stabilitas tegangan sehingga dapat mengurangki kerugian jaringan.

Manfaat lain dari penggunaan jenis ini adalah untuk mengurangi biaya konsumsi daya reaktif yang berlebih jadi akan lebih hemat. Selain itu juga dapat meningkatkan kemungkinan muatan pada transformator dan saluran transmisi.

Kapasitor Bank Pole Mounted (Dipasang di Tiang)

Pemasangan jenis kapasitor bank ini terdapat pada tiang listrik. Jenis ini memiliki fungsi utama sebagai pemberi dukungan tegangan dan juga dapat mengurangi terjadinya kehilangan sistem. Hal tersebut dapat membuat faktor daya dalam sistem distribusi ikut meningkat. Aliran daya yang ada diatara garis paralel dapat lebih optimal dengan menggunakan jenis ini. Dan juga profil tegangan pada saluran juga dapat lebih ditingkatkan lagi.

Baca juga: Pengering Mesin Cuci Tidak Berputar Hanya Mendengung

Hal – Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memasang Kapasitor Bank

Dalam melakukan penentuan pemasangan kapasitor yang sesuai dengan kebutuhan, maka anda harus memerhatikan kelebihan dan kekurangan dari masing – masing jenis kapasitor tersebut dan juga harus memperhatikan beberapa variabel yang ada pada pabrik tersebut seperti jenis beban, jumlah beban, kapasitas beban, dan motor starter.



Jenis Beban

Apabila pabrik menggunakan banyak motor dengan daa yang tinggi diatas 50KW, maka akan lebih ekonomis apabila memasang kapasitor pada setiap motor. Akan tetapi jika pabrik tersebut menggunakan banyak motor dengan daya yang kecil yang berukuran ½ sampai 25KW maka dapat dilakukan pengelompokan motor dan memasangkan kapasitor pada titik tengan dari sistem distribusi daya. Dan bila pabrik menggunakan motor besar dan kecil maka dapat menerapkan kedua jenis kapasitor tersebut.

Ukuran Beban

Apabila terapat fasilitas beban tinggi merupakan kombinasi dari satu beban, bank beban dan unit bank kapasitor tetap yang secara otomatis beralih. Tetapi disisi lain untuk perangkat kecil kemungkinan akan membutuhkan kapasitor hanya pada panel kontrol Tetapi kadang hanya beberapa tempat tertentu yang membutuhkan koreksi faktor daya yang berlebih. Hal tersebut dapat terjadi apabula pabrik memiliki mesin las, pemasan induksi atau penggerak DC.

Daya Dukung

Apabila sumber tegangan atau dapat disebut juga dengan trafo memiliki beban yang berlebih atau jika ingin menmabahkan ke beban yang sudah ada pada saluran beban, maka harus dilakukan perbaikan beban tersebut. dan apabila arusnya terlalu besar, bank kapasitor dapat dilakukan pemasangan pada pengumpan daya.

Baca juga: Jenis Kerusakan Pada Mesin Cuci 1 Tabung

Fungsi Kapasitor Bank

Berikut adalah fungsi lain kapasitor bank selain memperbaiki pwer factor yaitu:

  • Mensupply daya reaktif dengan tujuan untuk memaksimalkan penggunaan daya komplek (KVA)
  • Mengurangi terjadinya Voltage drop atau turun tegangan
  • Mencegah overload atau kelebihan beban pada transformer karena kapasitor bisa berfungsi juga sebagai tambahan daya
  • Mencegah kenaikan temperatur suhu kabel
  • Menghemat daya / efesiensi yaitu dengan menurunkan kVA total karena pemakaian kVA lebih mendekati kW yang terpakai
  • Meminimalisir terjadinya rugi – rugi jaringan listrik
  • Mencegah denda PLN karena adanya daya reaktif.

Selain fungsi – fungsi diatas kapasitor bank juga memiliki fungsi yang lebih spesifik berdasarkan kebutuhan tertentu. Berikut ini adalah beberapa fungsi tersebut:

Kapasitor Bank Untuk Industri





Leave a Comment