Pengertian, Fungsi Dan Prinsip Kerja Potensiometer


Jika rangkaian potensio telah saling dihubungkan dengan rangkaian lainnya maka tahap selanjutnya adalah melakuka pengujian dengan menggunakan colmeter. Cara pengukurannya yaitu dengan menghubungkan kawat atau kabel volume yang terdapat pada terminal output dan input dari potensio dan putar porosnya (pengukuran pada volmeter ini seharusnya mengalami perubahan ketika poros tersebut diputar).



6) Tempatkan Potensiometer di Dalam Rangkaian Listrik

Jika seluruh rangkaian telah tersambung dengan benar dan juga sudah dilakukan pengukuran atau pengujian, maka anda dapat menempatkan rangkaian potensio tersebut sesuai dengan kebutuhan anda. Pasanglah kembali penutup komponen listrik dan pasanglah juga kenop pada poros potensio apabila menginginkannya.

Baca juga: Rumus OHM Pada Rangkaian Seri, Paralel, Tertutup

Fungsi Potensio Meter

Potensiometer memiliki kemampuan untuk dapat mengubah – ubah nilai dari resistansinya atau nilai hambatanya sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu potensiometer dapat digunakan pada peralatan elektronika dengan fungsi – fungsinya sebagai berikut:

  • Sebagai pengatur Volume pada berbagai peralatan Audio/Video seperti Amplifier, Tape Mobil, DVD Player.
  • Sebagai Pengatur Tegangan pada Rangkaian Power Supply
  • Sebagai Pembagi Tegangan
  • Aplikasi Switch TRIAC
  • Digunakan sebagai Joystick pada Tranduser
  • Sebagai Pengendali Level Sinyal

Baca juga: Rumus Pembagi Tegangan Dan Arus Resistor

Kelebihan dan Kekurangan Potensiometer

Suatu komponen listrik ataupun komponen elektronika pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari potensiometer yaitu:

Kelebihan

Berikut adalah kelebihan – kelebihan apabila menggunakan komponen potensiometer yaitu:

  • Keandalan yang lebih tinggi
  • Peningkatan akurasi
  • Ukuran kecil, beberapa potensiometer dapat dikemas dalam satu chip
  • Pergeseran resistansi yang dapat diabaikan
  • Tidak terpengaruh oleh kondisi lingkungan seperti getaran, kelembapan, guncangan, dan kontaminasi wiper
  • Tidak ada bagian yang bergerak
  • Toleransi hingga ±1%
  • Disipasi daya sangat rendah, hingga puluhan miliwatt

Kekurangan

  • Dimana terdapat kelebihan pasti suatu komponen juga memiliki kekurangan dalam proses penggunaannya, berikut adalah kekurangan dari penggunaan komponen potensiometer yaitu:
  • Tidak cocok untuk lingkungan suhu tinggi dan aplikasi daya tinggi.
  • Karena kapasitansi parasitic dari sakelar elektronik, ada pertimbangan bandwidth yang menyebabkan frekuensi sinyal maksimum yang dapat melewati terminal resistansi dengan redaman kurang dari 3 dB di wiper.
  • Nonlinier dalam resistansi wiper menambahkan distorsi harmonik ke sinyal keluaran. Distorsi harmonik total, mengkuantifikasi sejauh mana sinyal terdegradasi setelah melewati resistansi.

Baca juga: Komponen Elektronika Pasif Dan Aktif

Pengaplikasian Potensiometer

Pada umumnya penggunaan potensio ini sering ditepui dalam beberapa perangkat elektronika. Berikut adalah contoh pengaplikasian dari potensio:

  • Potensiometer Untuk Pembagi Tegangan

sebagai pembagi tegangan. Hal ini dilakukan agar mendapatkan tegangan output yag dapat disesuaikan secara manual pada slider dari tegangan input tetap yang telah diterapkan pada kedua ujung kaki terminal dari potensiometer. Perhitungan dari beban RL dapat dihitung dengan menggunakan rumus ini:

VL = R2RL. VS / (R1RL + R2RL + R1R2)

  • Kontrol Audio

Dalam penggunaan potensio berjenis putar ini sering digunakan untuk potensio modern dengan dayanya yang rendah, yaitu sebagai pengontrol dari perangkat audio. Jenis potensio gesr dan putar ini secara teratur dapat digunakan sebagai pengatur atenuasi frekuaensi yang disesuaikan dengan kenyaringan dan untuk karekter sinyal audio yang berbeda – beda.

  • Televisi

Penggunaan komponen potensiometer ini juga dapat digunakan sebagai pengatur kecerahan, kontras, dan juga respon warna gambar yang ada pada televisi. Komponen ini juga dapat digunakan untuk menyesuaikan “vertikal hold” yang dapat mempengaruhi sinkronasi antara sinyal gambar yang telah diterima dan rangkaian sapuan internal penerima (multivibrator).

  • Tranduse

Pengaplikasian ini merupakan salah satu pengaplikasian yang paling sering digunakan untuk pengukuran perpindahan, maksudnya mengukur perpindahan tuhub potensiometer yang sedang bergerak dan dapat dihubungkan ke elemen geser yang terletak pada potensiometer.

Ketika tubuh tersebut sedang bergerak maka posisi dari silinder juga akan berubah mengikuti resistansi antara titik tetap dan perubahan silinder tersebut. apabila hal ini terjadi maka tegangan yang ada pada titik – titik juga akan berubah.

Adanya perubahan resistansi atau tegangan memiliki nilai yang sebanding dengan perubaha perpindahan tubuh tersebut. jadi dapat dikatakan bahwa perubahan teganan dapat menunjukkan perpindahan tubuh tersebut yang dikarenakan dapat digunakan untuk pengukuran perpindahan serta rotasi.

Hal tersebut disebabkan karena prinsip kerja potensio yang berada pada prinsip resistansi maka potensio dapat juga disebut dengang potensiometer resistif. Contohnya saja apabila rotasi poros memungkinan melewati sudut dan rasio pembagian tegangan dapat dibuat secara proposional dengan kosinus sudut.

Baca juga: Komponen Elektronika, Jenis Dan Fungsinya

Contoh Rangkaian Potensiometer

Berikut adalah salah satu contoh rangkaian yang salah satu komponennya menggunakan potensio sebagai pengatur gelap terang lampu (LED). berikut skema dan contoh perangkaiannya



Leave a Comment