Penjelasan Kabel Fasa, Kabel Netral Dan Kabel Arde


Cara yang terakhir adalah memberikan garis pada ujung kabel atau menjepitnya sedikit dengan menggunakan tang. Cara ketiga ini sering dilakukan teknisi apabila kabel tidak dapat dibedakan berdasarkan ukuran maupun warnanya. Berikut ini adalah perbedaan jumlah garis atau jepitan yang diberikan pada masing – masing kabel yaitu:

  • Kabel Netral. Tidak ada garis/jepitan
  • Kabel Fasa. satu Garis/jepitan
  • Kabel Fasa ke Lampu. dua garis/jepitan, dan seterusnya

Cara ini juga perlu dilakukan meskipun kabel memiliki warna yang berbeda, hal tersebut memiliki tujuan yaitu unutk membedakan mana ujung dan pangkalnya saat dimasukkan kedalam pipa – pipa.



Baca juga: Mengenal Kabel NGA, Fungsi Dan Harganya

Baca juga: Mengetahui Listrik 450 VA Berapa Watt

Perbedaan Kabel Instalasi Listrik (Fasa, Netral, Arde) Saat Sudah Terpasang Instalasi Listrik

Berikut ini beberapa cara membedakan kabel instalasi listrik rumah maupun gedung apabila telah dilakukan instalasi listrik yaitu:

Melihat Warna Kabel

Pada instalasi listrik yang telah dipasang kita tidak kesulitan dalam membedakan kabel – kabelnya karena dapat melihat dari warna – warna kabel yang sudah dijelaskan seperti yang sebelumnya.

Menggunakan Testpen

Berikut ini cara mudah dalam membedakan kabel menggunakan terpen dengan langkah – langkah dibawah ini:



1) Pastikan Posisi MCB utama menyala

2) Kabel Fasa, jika ditespen maka tespen akan menyala

3) Kabel Netral, jika ditespen maka tespen tidak menyala

4) Kabel Arde, juga jika ditespen maka tespen tidak menyala.

Terkadang kabel netral dan kabel arde tidak menyala saat dilakukan pengukuran maka untuk membedakannya diperlukan cara dibawah ini:

  • menelusuri pangkal kabel
  • Kabel Netral berasal dari sumber listrik (PLN atau Genset).
  • Kabel Arde adalah jalur tersendiri dan bukan berasal dari sumber listrik (PLN atau Genset), yang pangkal kabelnya di hubungkan ke dalam tanah, dan ujungnya dipasangkan ke terminal Arde pada setiap Stopkontak.

Terdapat juga cara lainnya yaitu dengan menggunakan alat ukur multi tester (AVO meter) dengan langkah – langkahnya seperti dibawah ini:



  • Gunakan Multitester, dengan cara mengatur penggunaan pada selektor pengukuran x 1 Ohm (Hambatan), kemudian salah satu ujung probe dihubungkan ke ujung Kabel, dan Probe lainnya dihubungkan ke tanah.
  • Jika jarum ukur Multitester bergerak ke kanan, maka Kabel tersebut adalah kabel Arde, namun jika jarum tidak bergerak, berarti kabel tersebut adalah Kabel Netral.
  • Jika setelah kedua Kabel diukur, namun jarum ukur multitester tidak ada yang bergerak, berarti Kabel Arde tidak tersambung ke tanah.

Baca juga: Pengertian Dan Jenis Gelombang Listrik / Waveform

Baca juga: Pengertian, Jenis Dan Rumus Daya Listrik

Demikian atikel kali ini yang membahas tentang kabel – kabel yang terdapat pada instalasi listrik salah satunya adalah kabel arde atau kabel grounding. Disarankan untuk indtalasi listrik rumah agar aman dapat menggunakan konsultasi ke jasa listrik atau instalato listrik yang memiliki pengalaman dibidang ini. Semoga artikel kali ini dapat membantu anda dalam lebih memahami sistem grounding beserta kabelnya pada suatu instalasi listrik rumah maupun gedung.



Leave a Comment