Jenis Jenis Motor DC (Arus Searah)


Pada motor penguat seri, kumparan medan dihubungkan seri dengan angker.



  • Motor DC Tipe Gabungan (Compound DC Motor)

Compound DC motor atau motor DC tipe gabungan merupakan suatu gabungan antara motor DC tipe Shunt dengan motor DC tipe seri. Pada motor DC tipe gabungan ini, ada dua buah kumparan medan (field winding) yang masing-masing akan dihubungkan dalam bentuk paralel atau seri dengan kumparan angker (armature winding).

Dengan gabungan antara hubungan seri dengan paralel tersebut maka motor DC jenis compound ini memiliki karakteristik sama dengan series DC motor yang mempunyai torsi (torque) awal yang cukup tinggi dan karakteristik Shunt DC motor yang memiliki kecepatan hampir konstan..

Motor DC tipe gabungan (Compound DC Motor) ini masih bisa dibedakan lagi menjadi dua jenis, yaitu Long Shunt Compound DC Motor dan Short Shunt Compound DC Motor. Untuk Long Shut Compound DC Motor ini sendiri memiliki kumparan medan yang akan dihubungkan dalam bentuk paralel dengan kumparan angkernya saja.

Sedangkan untuk Short Shunt Compound DC memiliki kumparan medan yang dihubungkan secara paralel dengan gabungan dari kumparan medan seri dengan kumparan angker. Untuk bentuk rangkaiannya bisa anda lihat sendiri pada gambar berikut.

Rangkaian Motor Compound Panjang

Pada motor kompon mempunyai dua buah kumparan medan dihubungkan seri dan paralel dengan angker. Bila motor seri diberi penguat shunt tambahan seperti gambar diatas disebut motor kompon shunt panjang.

Rangkaian Motor Compound Pendek

Motor kompon mempunyai dua buah kumparan medan dihubungkan seri dan paralel dengan angker. Bila motor shunt diberi tambahan penguat seri seperti gambar diatas disebut motor kompon shunt pendek.

Sebagai simulasi (karena alat yang dibuat miniatur) maka disini dipilih motor yang memiliki daya tidak terlalu tinggi, yaitu menggunakan motor arus searah. Sedangkan motor yang dipakai dalam proyek akhir ini adalah jenis motor arus searah dengan penguat sendiri karena motor tersebut mempunyai magnet permanen pada statornya dan memperoleh sumber arus searah dari motor itu sendiri.

Untuk membalik arah putaran motor arus searah, dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

  1. Membalik arah arus angkernya, sedangkan katup magnet tetap.
  2. Membalik katup magnetnya, sedangkan arah arus angkernya tetap.

Jika kedua-duanya dibalik (katup magnet dan arah arus angker), maka putaran motor akan tetap (tidak dapat membalik). Cara yang lazim dipakai atau dilakukan dalam membalik putaran motor arus searah ialah dengan cara membalik arah arus angkernya sedangkan membalik arah arus pada penguat magnetnya jarang dilakukan.

  • Motor DC Magnet Permanen

Pada motor DC magnet permanen, magnet yang kuat digunakan untuk menghasilkan medan magnet, maka dari itu motor DC magnet permanen hanya terdiri dari belitan dinamo saja.



Leave a Comment