IC 555, Rangkaian, Fungsi, Dan Cara Kerjanya


Berikut ini adalah contoh gambar rangkaian simulasi rangkaian monosotble:

Rangkaian Monostable Multivibrator



Cara kerja rangkaian Monsotable Multivibrayor adalah memanfaatkan pengisian serta pengosongan kapasitor sebagai delay timer-nya. Adapun rumus yang digunakan untuk menghitung besarnya waktu tunda adalah sebagai berikut:

Td = 1,1 RC

keterangan :
Td adalah Delay timer (second)
R adalah resistor (ohm)
C adalah kapasitor (Farad)

2. Rangkaian Astable Multivibrator

Rangkaian Astable Multivibrator adalah kebalikan dari rangkaian yang pertama, yakni monostable multivibrator. Astable sendiri artinya adalah tidak stabil. Hal ini karena rangkaian astable tidak mempunyai output yang selalu dalam kondisi stabil dan selalu mengalami perubahan.

Kondisi seperti ini umumnya terjadi karena pengisian dan pengosongan kapasitor yang bisa digunakan untuk beberapa aplikasi rangkaian kendali. Rangkaian astable multivibrator akan bekerja sebagai Square Wave Oscilator atau gelombang kota yang memliki fungsi sebagai generator pulas, lampu blinking (kedip), pemodulasi, dan lain sebagainya. Adapun contoh rangkaian sebagai lampu blinking (kedip) adalah sebagai berikut :

Rangkaian Astable Multivibrator



Untuk bisa mengetahui frekuensi yang telah dihasilkan pada rangkaian diatas maka bisa digunakan rumus sebagai berikut ini:

f = 1 / (ln (2) * (R1 + 2*R2) * C)

Keterangan :
f adalah frekuensi (Hz)
ln(2) adalah 0.7
R1 dan R2 adalah  resistor (Ohm)
C adalah kapasitor rangkaian (Farad/F)

Baca juga: Pengertian Dan Jenis IC Regulator

Demikian informasi secara lengkap dan jelas mengenai IC timer 555 yang sudah disampaikan pada kesempatan kali ini oleh Rodablog.com. Terima kasih sudah mengunjungi website kami, dan semoga bermanfaat.



Leave a Comment