Hukum Kirchoff 1 Dan 2 Beserta Contoh Soal


Hukum Kirchoff 1 Dan 2 Beserta Contoh Soal –  Selamat datang di website kami, kali ini kami akan membahas tentang hukum kirchoff, baik itu kirchoff 1 ataupun kirchoff 2 lengkap beserta contoh soalnya. Tahukah anda membahas hukum kirchhoff berarti sama dengan membahas masalah kelistrikan.

Pengertian Hukum Kirchhoff



 

Mungkin anda pernah melihat rangkaian listrik di dalam rumah, terlihat sangat rumit bukan? Hal ini karena ada banya sekali kabel yang digunakan untuk instalasinya. Rangkaian listrik yang dipasang di dalam rumah sudah pasti mempunyai banyak titik percabangan.

Nah, untuk menentukan besarnya kuat arus listrik pada masing-masing titik percabangan inilah hukum kirchhoff nantinya akan digunakan. Supaya lebih jelasnya mari langsung saja simak pembahasan berikut ini.

Baca juga: Rumus Dan Jenis Arus Listrik

Penemu Hukum Kirchhoff

Penemu Hukum Kirchhoff

Sebelumnya perlu diketahui bahwa hukum kirchhoff merupakan suatu hukum yang ditemukan pertama kali oleh seorang ilmuwan fisika yang berasal dari Jerman, yaitu Gustav Robert Kirchhoff. Sebenarnya penelitian yang dilakukan tidak hanya fokus pada sistem kelistrikan saja, namun juga spektroskopi dan termodinamika.



Ilmuwan yang merupakan lulusan dari Universitas Albertus Konigsberg ini pada tahun 1845 telah berhasil untuk merumuskan hukum rangkaian listrik. Sampai sekarang ini, hukum kirchhoff sudah banyak digunakan dalam rekayasa kelistrikan.

Pengertian Hukum Kirchhoff

Hukum kirchhoff merupakan salah satu hukum dalam ilmu elektronika yang memiliki fungsi untuk menganalisis arus dan tegangan pada suatu rangkaian. Banyak sekali rangkaian listrik sederhana (seperti gambar berikut ini) yang tidak dapat  dianalisis hanya dengan menggantikan rangkaian seri dan paralel resistor untuk menyederhanakan rangkaian yang memiliki banyak resistor.

Tegangan yang jatuh R1 dan R2 sudah pasti berbeda, hal ini dikarenakan adanya ggl E2. Dengan demikian maka rangkaian kedua resistor tersebut bukan merupakan rangkaian seri ataupun rangkaian paralel, karena arus yang telah mengalir pada kedua resistor tidaklah sama.

Namun, ada dua hukum yang berlaku pada rangkaian yang memiliki arus tetap atau tunak. Hukum tersebut adalah hukum kirchhoff 1 dan kirchhoff II.

Karya-Karya Kirchoff

Sebagaimana dijelaskan di atas, Kirchoff menyumbangkan 3 karya penting untuk peradaban fisika.

Pertama, Hukum Kirchoff yang ditemukannya saat ia masih berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Albertus Konigsberg pada 1845.



Kedua, Caesium dan Rubidium. Caesium adalah unsur kimia bersimbol ‘Cs’ dalam table periodik dan memiliki nomor atom 55. Unsur kimia ini berbentuk logal alkali berwarna putih keemasan dan lunak. Sementara itu, Rubidium adalah unsur kimia bersimbol Rb dalam table periodic dan memiliki nomor atom 37. Unsur kimia ini seperti caesium dan termasuk logam alkali (logam lunak) dengan warna perak keputihan.

Ketiga, Hukum Kirchoff dalam Spektroskopi, yang terkenal dengan 3 pernyataan Kirchoff. Berikut 3 pernyataan yang dimaksud:

  1. Bila suatu benda gas atau cair yang memiliki tekanan tinggi dipijarkan maka akan menghasilkan cahaya dengan spectrum kontinu;
  2. Jikalau suatu benda gas yang bertekanan rendah dipijarkan maka dia bakal membentuk sinar dengan bentuk spektrum emisi berupa garis-garis terang di panjang gelombang yang diskret, hal ini tergantung tingkatan energi atom-atom yang dikandung gas tersebut;
  3. Bila spektrum kontinu dialirkan pada suatu benda gas dingin yang memiliki tekanan rendah maka akan menghasilkan cahaya dengan spectrum serapan berupa garis-garis gelap di panjang gelombang yang diskret, hal ini tergantung dengan tingkatan energi atom-atom yang dikandung gas dingin tersebut.

Hukum Kirchhooff I

Bunyi Hukum Kirchhoff 1



Leave a Comment