Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di RODABLOG

×

Pengertian High Pass Filter Dan Cara Kerjanya


Dapat dilihat dari gambar diatas bahwa kapasitor sebaga komponen reaktif dan akan menawarkan resistansi yang berbeda terhadap sinyal frekuensi yang berbeda saat masuk melaluinya. Kapasitor ini akan memiliki nilai resistensi yang tinggi terhadap sinyal frekuensi yang rendah atau sinyal DC sedangkan nilai resistansi akan rendah terhadap sinyal frekuensi yang tinggi.

Hal ini disebabkan oleh karekteristik dari kapasitor yang memiliki resistansi tinggi terhadap sinyal frekuensi rendah atau sinyal DC. Jadi kapasitor tersebut akan menghalangi sinyal frekuensi rendah yang melewatinya sehingga hanya frekuensi tinggi saja yang dapat melewatinya. Jenis kapasitor ini merupakan jenis kopling dimana akan melewatkan sinyal AC tetapi menghambat sinyal DC.



Jenis filter dengan konfigurasi ini banyak sekali digunakan dalam kehidupan contohnya saja mikrofon. Pada mikrofon memerlukan daya DC agar dapat bekerja dan membutuhkan sinyal AC (suar manusia dan musik) sebagai sinyal INPUT – nya. Jadi dapat diartikan sinyal DC hanya digunakan sebagai daya agar mikrofon dapat bekerja tetapi tidak boleh muncul pada OUTPUT yang bersinyal AC (audio). Agar dapat meneruskan sinyal audio yang berbentuk sinyal AC dan harus memblokir sinyal DC maka diperlukan rangkaian HPF

Rumus

Berikut beberapa rumus yang dapat digunakan untuk mencari nilai dari HPF RC

Frekuensi cut – off

Frekuensi resonansi

Untuk frekuensi resonansi dari filter HPF ini dapat mengikuti nilai dari time constant () dari rangkaian RC

Sinyal Output

Untuk grafik dari filter HPF ini dengan menggunakan komponen RC, sehingga dapat digambarkan dengan perbandingan antara tegangan output filter dengan frekuensi yang dierikan pada rangkaian filter HPF tersebut. agar lebih jelas dapat dilihat dari penggambaran tabel dibawah ini:

Baca juga: Rumus Dan Cara Menghitung Induktor

High Pass RL Filter

Rangkaian HPF dengan konfigurasi ini menggunakan komponen yang terdiri dari resistor dan juga induktor, sehingga dapat digunakan untuk meneruskan sinyal berfrekuensi tinggi akan tetapi dapat melemahkan atau melakukan blokir terhadap sinyal dengan frekuensi yang rendah.

Untuk rangkaian dengan konfigurasi RL ini komponen induktor akan diletakan secara paralel dengan sinyal sumber daya yang memasuki rangkaian HPF tersebut. sedangkan untuk komponen resistor dapat ditempatkan secara seri dengan sinyal INPUT yang dapat ditunjukkan seperti gambar dibawah ini

Gambar diatas merupakan rangkaian RL dimana dapat melewatkan sinyal frekuensi tinggi dan dapat melemahkan sinyal frekuensi yang rendah. Komponen yang ada pada rangkaian ini adalah resistor dan induktor, disni induktor sama dengan kapasitor yang merupakan salah satu komponen reaktif yang dapat berbubah nilai resistansinya tergantung dengan sinyal frekuesi yang melalui komponen tersebut.

Fekuensi rendah dengan resistansi yang rendah pula akan dapat melewati induktor, sedangkan frekuensi yang tinggi dengan resistansi tinggi akan dilemahkan.

Pada rangkaian diata menggunakan prinsip reaktansi induktif. Dimana arus akan melewati resistansi yang paling rendah. Hal ini dikarenakan oleh induktor yang menawarkan resistansi yang tinggi terhadap sinyal frekuensi tinggi, dan sinyal frekuensi tinggi tidak dapat melalui induktor dan akhirnya akan mengambil jalur alternatif yang menawarkan resistansi yang rendah, yaitu pada jalur OUTPUT pada rangkaian ini. Sedangkan untuk jalur lainnya merupakan kebalikan dari jalur ini dimana frekuensi dengan resistansi rendah akan dapat melewati induktor.

Cara membuat HPF RL adalah dengan membuat rangkaian HPF RL dengan komponen resistor dan induktor. Untuk melihat hasil dari rangkaian ini dapat dilihat dengan menggunakan osiloskop sedangkan untuk meliha sumber sinyal frekuensinya dapat menggunakan alat seperti funtion generator atau signal generator.