Pengertian High Pass Filter Dan Cara Kerjanya


Pengertian High Pass Filter Dan Cara Kerjanya – Dalam dunia elektronika dikenal beberapa filter yang digunakan saat proses transmisi data. Filter ini digunakan untuk mengalirakan sinyal dengan pita frekuensi tertentu dan dapan menghilangkan frekuaensi yang berbeda dengan pita yang digunakan.



Filter ini dapat bersifat aktif maupun pasif. Perbedaan antara filter aktif dan pasif terdapat pada komponen yang digunakan yaitu apabila filter aktif maka komponen aktif membutuhkan sumber agar dapat bekerja (op – amp dan transistor yang membutuhkan sumber agar dapat bekerja). Sedangkan untuk filter pasif menggunakan komponen pasif yang tidak membutuhkan sumber catuan lagi untuk membuatnya bekerja.

Berdasarkan sifat dari penguatnya filter dapat dibagi menjadi dua yaitu filter aktif dan filter pasif, sedangkan apabila dilihat berdasarkan daerah frekuensinya filter dapat dibagi menjadi empat macam yaitu low pass filter, band pass filter, high pass filter, dan band stop filter.

Baca juga: Pengertian Band Stop Filter (BSF) Dan Cara Kerjanya

Pada artikel kali ini akan dibahas tentang penggunaan filter berjenis high pass filter. Filter jenis ini memiliki pengertian yaitu suatu filter yang dapat digunakan untuk menyaring frekuensi yang hanya melewatkan sinyal frekuensi yang tinggi dan dapat menghambat apabila sinyal frekuensi tersebut rendah.

Filter ini juga dapat disingkat menjadi HPF. HPF ini dapat dikatakan baik apabila sama sekali tidak melewatkan sinyal dengan frekuensi bawah atau rendah yang berda dibawah frekuensi cut – off. Pada dasarnya filter HPF ini merupakan kebalikan dari filter LPF (Low Pass Filter).

Struktur High Pass Filter

Rangkaian filter ini terbuat dari komponen pasif seperti resistor, kapasitor, dan induktor. Untuk filter yang komponennya terdiri dari resistor dan kapasitor dapat disebut dengan High Pass RC Filiter, sedangkan untuk filter yang terbuat dari resistor dan induktor dapa disebut dengan High Pass RL Filter.



Filter pasif dapat diartikan dengan penggunaan koponen pasif yang tidak memiliki elemen pengua seperti transistor dan op – amp, oleh karena itu tidak memiliki perolehan penguatan sinyal maka tingkat output selalu kurang dari tingkat inputnya.

Baca juga: Pengertian Band Pass Filter (BPF) Dan Fungsinya

Cara Kerja High Pass Filter

Pada filter ini frekuensi yang redah maka reaktansi kapasitor akan sangat besar, karen akan bertindak seperti rangkaian terbuka dan akan melakukan blokir terhadap sinyal input yang berada dibawah tititk frekuensi cut – off (fc).

Tetapi apabila titik dari frekuensi cut – off maka reaktansi dari kapasitor akan mulai berkurang serta dapa memungkinkan sinyal lewat secara langsung. Berikut adalah kurva tapilan yang terjadi pada keluaran kapasitor:

Penguat Filter

Suatu filter membutuhkan penguat dalam melakukan pekerjaannya agar sinyal yang difilter memiliki kualitas yang baik

Penguat Inverting

Untuk penguat inverting dapat juga disebut dengan penguatan membalik. Penguat ini memiliki perngertian dimana isyarat keluaran dari hasil penguatan memiliki beda fase 180° dibandingkan isyarat masukannya dan terjadi pembalikan dase sebesar 180°. Berikut adalah gambar dari rangkaian penguat inverting



Besar dari penguatan ini dapat dihitung dengan menggunakan rumus perhitungan dibawah ini:

Keterangan:

Av sebagai nilai besar pengutan

R2 sebagai resistor feedback (Rf)



R1 sebagai resistor input

Penguat Non – Inverting

Penguat ini juga dapat disebut dengan penguat yang tidak membalik dan memiliki pengertian dimana isyarat keluaran dari hasil penguatan, akan memiliki fase yang sama dengan isyarat dari masukkan. Jadi pada penguatan ini tidak terjadi pembalikan fase antara isyarat input dan outpunya. Berikut adalah gambar rangkaian dari penguat non – inverting:

Dan berikut adalah rumus untuk mencari besar penguatan non – inverting:

Baca juga: Pengertian Low Pass Filter (Tapis Lolos Bawah)

Baca juga: Pengertian SNR (Signal to Noise Ratio)

Konfigurasi Utama High Pass Filter

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa HPF ini memiliki dua konfigurasi utama, berikut adalah penjelasan pada masing – masing konfigurasi tersebut:

High Pass RC Filter

Merupakan rangkaian yang digunakan untuk menyaring frekuensi, untuk konfigurasi jenis ini menggunakan komponen resistor dan kapasitor yang bekerja untuk meneruskan sinyal frekuensi tinggi, akan tetapi juga dapat membhambat atau memblokir sinyal frekuensi rendah.

Dalam pembuatan rangkaian konfigurasi ini penggunaa dari resistor akan ditempatkan secara pararel (sejajar) dengan sinyal INPUT seperti yang ditunjukkan oleh gambar dibawah ini

Dapat dilihat dari gambar diatas bahwa kapasitor sebaga komponen reaktif dan akan menawarkan resistansi yang berbeda terhadap sinyal frekuensi yang berbeda saat masuk melaluinya. Kapasitor ini akan memiliki nilai resistensi yang tinggi terhadap sinyal frekuensi yang rendah atau sinyal DC sedangkan nilai resistansi akan rendah terhadap sinyal frekuensi yang tinggi.

Hal ini disebabkan oleh karekteristik dari kapasitor yang memiliki resistansi tinggi terhadap sinyal frekuensi rendah atau sinyal DC. Jadi kapasitor tersebut akan menghalangi sinyal frekuensi rendah yang melewatinya sehingga hanya frekuensi tinggi saja yang dapat melewatinya. Jenis kapasitor ini merupakan jenis kopling dimana akan melewatkan sinyal AC tetapi menghambat sinyal DC.

Jenis filter dengan konfigurasi ini banyak sekali digunakan dalam kehidupan contohnya saja mikrofon. Pada mikrofon memerlukan daya DC agar dapat bekerja dan membutuhkan sinyal AC (suar manusia dan musik) sebagai sinyal INPUT – nya. Jadi dapat diartikan sinyal DC hanya digunakan sebagai daya agar mikrofon dapat bekerja tetapi tidak boleh muncul pada OUTPUT yang bersinyal AC (audio). Agar dapat meneruskan sinyal audio yang berbentuk sinyal AC dan harus memblokir sinyal DC maka diperlukan rangkaian HPF



Leave a Comment