Pengertian Hall Sensor (Sensor Jarak)


Untuk bisa menghasilkan perbedaan potensial di semua perangkat maka garis fluks magnetik diharuskan tegak lurus hingga (90 derajat) pada aliran listrik dengan kutub yang tepat. Seperti yang sudah kami jelaskan diatas bahwa jenis sensor yang satu ini dinamakan dengan “Hall” karena diambil dari nama penemunya yang bernama Dr. Edwin Hall.

Prinsip kerja yang dimiliki oleh efek hall adalah gaya lorentz, yakni sebuah gaya yang bisa timbul karena adanya muatan listrik yang mengalami pergerakan pada sebuah medan magnet (B).



Mengukur Tegangan Hall Sensor

Tegangan keluaran, disebut tegangan Hall, ( VH ) dari Elemen Hall dasar berbanding lurus dengan kekuatan medan magnet yang melewati material semikonduktor (output ∝ H).

Tegangan output ini bisa sangat kecil, hanya beberapa microvolt bahkan ketika mengalami medan magnet yang kuat sehingga sebagian besar perangkat Efek Hall yang tersedia secara komersial diproduksi dengan amplifier DC built-in, rangkaian pengalihan logika, dan pengatur tegangan untuk meningkatkan sensitivitas sensor, histerisis, dan tegangan output.

Ini juga memungkinkan sensor efek Hall beroperasi pada kisaran yang lebih luas dari catu daya dan kondisi medan magnet.

Dengan mengukur tegangan Hall yang melalui bahan, kita dapat menentukan kekuatan medan magnet yang ada. Hal ini bisa dirumuskan :

V_{H}=\frac{IB}{ned}

Dimana VH adalah tegangan yang melalui lebar pelat, I adalah arus yang melalui panjang pelat, B adalah medan magnet, d adalah tebal pelat, e adalah elektron, dan n adalah kerapatan elektron pembawa. Dalam keberadaan kekuatan medan magnetik yang besar dan temperatur rendah, kita dapat meneliti quantum Hall effect, yang dimana adalah kuantisasi tahanan Hall.

Magnetis Hall Efek Sensor

Sensor Efek Hall dan Bagaimana Magnet membuatnya Bekerja



Leave a Comment