Fungsi TOR (Thermal Overload Relay)


TOR akan dapat bekerja apabila dihbungkan terlebih dahulu ke kontaktor pada kontak utama sebelum ke motor listrik (beban). Selain adanya kelebihan arus berikut adalah beberapa faktor yang dapat memicu agar komponen ini dapat bekerja yaitu:

  • Terjadinya sebuah hubung singkat/ korsleting listrik
  • Motor listrik berhenti mendadak karena arus Start terlalu bebas.
  • Salah satu fasa dari 3 fasa motor listrik terbuka dengan sendirinya.
  • Terjadi beban mekanik yang terlalu besar, misalnya bearing pada salah satu motor macet/ bermasalah.

Baca juga: Pengertian Relay Dan Cara Kerjanya

Bagian – Bagian Thermal Overload Relay

Berikut ini adalah bagian – bagian dari thermal overload beserta dengan masing – masing fungsinya yaitu seperti gambar dibawah ini:



1) Terminal menuju kontaktor, biasanya langsung dikoneksikan ke terminal kontaktor, 3 fasa R,S dan T

2) Test Trip, untuk menguji fungsi overload

3) Tombol reset berfungsi untuk mengembalikan TOR ke kondisi normal supaya motor listrik bisa bekerja

4) Tombol Stop untuk menghentikan kerja dari motor listrik/ menguji Auxilary NC dan NO

5) Auxilary NC, saat kondisi normal akan terkoneksi, dihubungkan ke rangkaian kontrol

6) Selector untuk memilih fungsi TOR apakah pada mode H ( manual ) atau A ( Automatic )



Leave a Comment